Bacaan Niat Puasa Idul Adha: Puasa 7 Hari, Tarwiyah, dan Arafah Beserta Dalilnya

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 24 Mei 2022 15:00
Bacaan Niat Puasa Idul Adha: Puasa 7 Hari, Tarwiyah, dan Arafah Beserta Dalilnya
Berikut adalah bacaan niat puasa 7 hari, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Dream – Idul Adha memiliki hubungan yang sangat erat dengan kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. Saat itu Nabi Ismail rela disembelih oleh ayahnya, Nabi Ibrahim, sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT. Namun, Allah SWT ternyata menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba.

Dari peristiwa itulah, umat Islam rutin melaksanakan Idul Adha atau disebut juga Idul Kurban setiap tahunnya yang jatuh pada tanggal 10 Zulhijah. Sebelum memperingati Idul Adha, umat Islam juga bisa mengerjakan ibadah sunah terlebih dahulu, yakni dengan berpuasa.

Puasa sunah sebelum Idul Adha misalnya saja puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah atau sehari sebelum hari H Idul Adha. Selain itu ada juga puasa sunah lainnya yang bisa dikerjakan sebelum Idul Adha. Tapi, sebelum menjalankan puasa-puasa sunah tersebut, sahabat Dream sebaiknya mengetahui juga bacaan niat puasa Idul Adha agar ibadah yang dijalankan benar-benar sah di mata Allah SWT.

Berikut adalah beberapa puasa sunah yang bisa dijalankan sebelum Idul Adha beserta bacaan niat puasa Idul Adha sebagaimana dirangkum Dream melalui bola.com.

1 dari 3 halaman

Puasa 7 Hari di Awal Bulan Zulhijah

Puasa 7 Hari di Awal Bulan Zulhijah© Shutterstock.com

Puasa sunah pertama yang bisa sahabat Dream lakukan sebelum Idul Adha adalah puasa 7 hari di awal bulan Zulhijah. Puasa ini memiliki keutamaan bagi umat Islam yang menjalankannya, yakni sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT serta untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Pelaksanaan puasa selama 7 hari di awal bulan Zulhijah ini dengan berdasar pada sebuah hadis yang diceritakan dari Hunaidah bin Khalid yang istrinya mengatakan pada salah satu istri Rasulullah SAW:

“ Nabi Muhammad SAW terbiasa puasa di hari Asyura, sembilan hari di bulan Dzulhijjah, dan tiga hari setiap bulan yaitu Senin pertama di bulan tersebut dan dua Kamis.” (HR An-Nasa'i).

Seperti halnya saat menjalankan puasa yang lain, puasa 7 hari di awal bulan Zulhijah ini haruslah diawali dengan niat terlebih dahulu. Hal inilah yang akan menentukan sah atau tidaknya puasa yang sahabat Dream jalankan. Berikut adalah niat puasa Idul Adha 7 hari di awal bulan Zulhijah yang bisa kamu hafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzil hijjati sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya:Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala."

Bacaan niat puasa Idul Adha di atas diperintahkan untuk dibaca pada malam sebelum tanggal 1 Zulhijah. Baru kemudian dilanjutkan dengan melakukan sahur dan mengerjakan puasa sunah tersebut selama tujuh hari berturut-turut atau tidak boleh dilakukan secara terputus.

2 dari 3 halaman

Puasa Tarwiyah

Puasa sunah lainnya yang bisa dikerjakan sebelum Idul Adha adalah puasa Tarwiyah. Puasa ini dilakukan setelah menyelesaikan puasa selama tujuh hari berturut-turut pada awal bulan Zulhijah. Pelaksanaan puasa sunah Tarwiyah ini dengan berdasar dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah saw berkata:

“ Tiap hamba Allah SWT yang berpuasa sehari karena Allah SWT, maka Allah SWT akan menjauhkan wajahnya dari api neraka hingga jarak 70 tahun.” (HR Muslim).

Nah, dengan menjalankan puasa Tarwiyah ini, sahabat Dream akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Berikut adalah bacaan niat puasa Tarwiyah yang bisa sahabat Dream hafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'aala.

Artinya:" Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala."

Niat puasa Idul Adha di atas dibaca pada tanggal 8 Zulhijah, yakni tepat setelah sahabat Dream menyelesaikan puasa tujuh hari berturut-turut. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan sahur pada dini harinya dan melaksanakan puasa Tarwiyah.

3 dari 3 halaman

Puasa Arafah

Puasa Arafah© Shutterstock.com

Puasa Sunah lainnya menjelang Idul Adha adalah puasa Arafah. Bagi sebagian besar umat Islam sudah sangat familiar dengan puasa Arafah ini. Bahkan tak sedikit orang yang mengingatkan dan mengajak untuk menjalankan puasa sunah Arafah menjelang Idul Adha.

Pelaksanaan puasa Arafah sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis, Aisyah mengatakan, Rasulullah saw berkata:

Tidak ada hari saat Allah SWT membebaskan lebih banyak hambaNya dari api neraka selain pada Hari Arafah. Allah SWT mendekat, membanggakan hambaNya di depan para malaikat, dan berkata: Apa yang hambaKu inginkan?” (HR Muslim).

Puasa Arafah dilaksanakan setelah selesai menjalankan puasa Tarwiyah. Namun puasa ini dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam yang tidak sedang melakukan ibadah haji. Pelaksanaan puasa Arafah tepatnya adalah pada tanggal 9 Zulhijah. Berikut adalah bacaan niat puasa Arafah yang bisa sahabat Dream hafalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: " Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala."

Itulah penjelasan tentang tiga puasa sunah yang bisa sahabat Dream kerjakan sebelum Idul Adha. Tentunya sebelum menjalankan puasa tersebut, sebaiknya tidak lupa untuk membaca niat puasa Idul Adha terlebih dahulu agar puasanya sah di mata Allah SWT.

Beri Komentar