Ini Tuntunan Mengurus Bagian Tubuh Jenazah yang Diamputasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 20 Desember 2018 18:00
Ini Tuntunan Mengurus Bagian Tubuh Jenazah yang Diamputasi
Amputasi dijalankan di dunia medis untuk mencegah infeksi merambat ke bagian tubuh lainnya.

Dream - Amputasi merupakan teknik medis untuk memisahkan bagian tubuh tertentu. Teknik ini dilakukan karena ada bagian tubuh yang tidak berfungsi dan harus dipotong untuk menghindari dampak buruk pada metabolisme.

Penyebabnya bisa karena luka yang menimbulkan infeksi. Bisa juga luka parah akibat kecelakaan.

Potongan hasil amputasi tetap bagian dari tubuh manusia meski hanya sebagian. Sedangkan apabila manusia meninggal, Islam mengharuskan jasadnya dirawat sesuai syariat mulai dari dimandikan, dikafani, disholatkan, lalu dikuburkan.

Lantas, bagaimana dengan bagian tubuh yang diamputasi?

Dikutip dari Bincangsyariah, para ulama fikih sejak dulu rupanya telah memberikan perhatian atas masalah ini. Dalam kitab masing-masing, para ulama membahas tata cara merawat bagian tubuh yang diamputasi.

 

1 dari 2 halaman

Keterangan Dalam Kitab Fikih

Beberapa kitab yang memuat bahasan mengenai perawatan bagian tubuh diamputasi yaitu Hasyiyatul Jamal karya Syeikh Abu Dawud Sulaiman bin Umar Al Ujaili Al Jamal dan Hasyiyatul Bujairimi karya Syeikh Al Bujairimi.

Dalam kitab Hasyiyatul Jamal disebutkan demikian,

" Dan disyaratkan bagian tubuh yang terpotong harus dari mayat agar bisa dikecualikan bagian tubuh yang terpotong dari orang hidup jika ditemukan setelah matinya, maka bagian tubuh tersebut tidak perlu disholati. Disunahkan membungkusnya dengan kain dan menguburnya. Iya, jika dipotong darinya dan kemudian dia mati seketika, maka semuanya dihukumi satu, yaitu wajib dimandikan, dikafani, disholati dan dikuburkan."

Kitab Hasyiyatul Bujairimi memberikan penjelasan yang senada.

" Maka dikecualikan bagian tubuh yang terpotong dari orang hidup dan tidak mati setelahnya, ketika ditemukan setelah matinya, maka bagian tubuh tersebut tidak disholatkan. Dan disunahkan membungkusnya dengan kain dan menguburnya."

 

2 dari 2 halaman

Dua Cara Merawat Bagian Tubuh

Berdasar dua kitab tersebut, ada dua tata cara perawatan bagian tubuh diamputasi.

Pertama, apabila bagian tubuh diamputasi lalu si pemilik meninggal dunia, perawatannya utuh seperti jenazah Muslim. Bagian tubuh maupun tubuh utama harus dimandikan, dikafani, disholatkan, lalu dimakamkan.

Kedua, apabila bagian tubuh diamputasi namun pemilik tetap hidup, maka tidak perlu disholatkan. Cukup dimandikan, dibungkus kain lalu dikuburkan.

Sumber: Bincangsyariah.com

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair