Bantu Sesama yang Kesusahan, Ini Ganjaran di Akhirat Kelak

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 26 Desember 2018 20:02
Bantu Sesama yang Kesusahan, Ini Ganjaran di Akhirat Kelak
Secara rinci, ganjaran yang dimaksud disebutkan Rasulullah dalam sebuah hadis.

Dream - Indonesia kembali berduka. Setelah gempa dahsyat di NTB dan tsunami Palu, bencana tsunami menerjang Anyer, Banten dan Lampung. Semua terjadi di tahun yang sama, 2018.

Banyak saudara kita meninggal akibat bencana tersebut. Tidak sedikit pula dari mereka yang selamat kini menjalani hidup dengan susah payah.

Harta hilang, rumah hancur, ditambah kehilangan orang yang sangat dicintai. Banyak sekali derita yang mereka alami.

Dalam ajaran Islam, setiap Muslim tidak boleh berpangku tangan melihat saudaranya kesusahan. Menolong mereka adalah kewajiban, meski dengan kadar yang sedikit.

Kita mungkin sering mendengar anjuran yang menyebut ganjaran orang yang gemar menolong adalah kelak di akhirat. Tetapi, apa sebenarnya ganjaran tersebut?

 

1 dari 1 halaman

Ini Ganjarannya

Dikutip dari Islami, ganjaran tersebut ada dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA.

" Rasulullah Muhammad SAW bersabda, 'Barangsiapa yang meringankan kesusahan orang mukmin dalam urusan dunia maka Allah akan meringankan kesusahan akhirat bagi dirinya. Barangsiapa menutupi aib orang lain, maka akan ditutupi aibnya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang sedang dilanda kesusahan makan akan dimudahkan urusannya di akhirat. Dan pertolongan Allah akan selalu turun selagi seorang hamba menolong saudaranya."

Hadis di atas menjelaskan tiga perkara yang apabila dilakukan, seorang Muslim kelak mendapatkan ganjarannya. Ketiganya berupa kegiatan tolong menolong.'

Amalan pertama yaitu meringankan beban dunia yang dihadapi saudaranya. Ganjaran bagi orang yang melakukannya adalah diringankan susahnya saat di akhirat kelak.

Amalan kedua yaitu menutupi aib orang lain. Orang yang menjalankan amalan ini kelak aibnya akan ditutupi oleh Allah di akhirat.

Sedangkan amalan ketiga yaitu memudahkan orang yang terkena musibah. Ganjarannya, urusan orang tersebut akan dimudahkan oleh Allah.

Pertolongan dapat kita berikan dalam bentuk apapun. Jika tidak ada harta, kita bisa memanfaatkan kemampuan kita. Ini menunjukkan kepedulian kita terhadap orang lain dapat menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(ism, Sumber: Islami.co)

Beri Komentar