Berzikir tapi Keadaan Berhadas, Bagaimana Hukumnya?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 29 November 2018 09:01
Berzikir tapi Keadaan Berhadas, Bagaimana Hukumnya?
Lewat zikir, seorang mukmin akan selalu ingat kebesaran Tuhannya.

Dream - Zikir merupakan sarana bagi seorang mukmin untuk mengingat Tuhannya. Berzikir dianjurkan dilakukan kapan saja agar selalu teringat kebesaran-Nya.

Dalam Surat Ali Imron ayat 190, Allah SWT berfirman yang artinya, " Mereka adalah orang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring. Mereka merenungkan penciptaan langit dan bumi."

Para ulama dalam menafsirkan ayat ini menyatakan berzikir dilakukan dalam keadaan apapun. Zikir dilakukan dengan mengucapkan kalimat tasbih, tahmid, takbir, maupun kalimat thoyyibah lainnya.

Lantas, bagaimana jika seseorang berzikir dalam keadaan berhadats?

 

1 dari 1 halaman

Pandangan Ulama

Dikutip dari NU Online, Imam An Nawawi dalam kitab Al Adzkar menjelaskan jumhur ulama membolehkan zikir dalam keadaan apapun, termasuk ketika berhadas.

" Ulama bersepakat atas kebolehan zikir dengan hati dan lisan bagi orang yang berhadats, junub, haid, dan nifas. Zikir itu meliputi bacaan tasbih, tahlil, tahmid, takbir, shalawat untuk Nabi Muhammad SAW, doa, dan selain itu."

Namun begitu, bukan berarti kita mengabaikan perintah bersuci. Ulama tetap menganjurkan orang berhadas untuk bersuci lebih dulu sebagai bentuk keutamaan.

Ibnu Alan As Shiddiqi dalam Al Futuhatur Rabbaniyah memberikan penjelasan sebagai berikut.

" (Imam An Nawawi) berkata di dalam Al Majmu' perihal kesepakatan ulama mengenai kebolehan membaca Al Quran bagi orang yang berhadats. Yang afdhal, orang yang berhadats sebaiknya bersuci terlebih dahulu untuk membacanya. Imam Al Haramain dan Imam Al Ghazali dalam Kitab Al Basith mengatakan bahwa kami tidak mengatakan makruh atas bacaan Al Quran oleh orang yang berhadats. Hadits shahih meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca dalam keadaan hadats."

Penjelasan di atas memang membolehkan berzikir dalam keadaan berhadas. Namun demikian, lebih dianjurkan untuk bersuci lebih dulu.

Sumber: NU Online

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie