Bocah 7 Tahun Bawa Celengan ke Ridwan Kamil: Buat Beli Masker

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 21 April 2020 07:13
Bocah 7 Tahun Bawa Celengan ke Ridwan Kamil: Buat Beli Masker
Bocah cantik itu ingin menyumbangkan tabungannya demi tim medis.

Dream - Kisah haru kembali dialami Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kisah itu berasal dari bocah perempuan 7 tahun, Azriliya Aliya Nabila.

Akhir pekan lalu, Ridwan dan sang istri, Atalia Praratya menyambut kedatangan Azriliya di komplek gubernuran. Bocah itu datang dengan membawa dua celengan plastik di dua tangannya.

Ternyata, celengan itu berisi uang hasil Azriliya menabung. Seluruh uang disumbangkan Aliya untuk membantu penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), terutama masker, bagi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien positif Covid-19.

" Setelah kemarin Hafidz, kali ini adinda Azriliya Aliya Nabila, anak SD usia 7 tahun dari Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, menyumbangkan seluruh tabungannya untuk para dokter yang berjuang melawan Covid-19," tulis Ridwan dalam Instagramnya.

 

1 dari 4 halaman

"Nanti Maskernya Pak Gubernur Kasiin ke Dokter Ya."

Dalam unggahan itu, Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) bercerita, Azriliya merupakan anak dari petani hidroponik.

Azriliya mengutarakan niatnya pada Ridwan untuk memberikan seluruh tabungannya agar dapat dibelikan masker bedah.

" Nanti maskernya Pak Gubernur kasiin ke dokter ya,"  kata Aliya kepada Ridwan.

" Siap neng Azriliya! Laksanakan,"  jawab Ridwan.

Ridwan pun mendoakan agar Azriliya dapat menjadi teladan bagi generasinya kelak. Dia juga berterima kasih kepada orangtua Azriliya yang telah mendidiknya dengan akhlak mulia.

3 dari 4 halaman

Bocah SD Anak Penjual Bakso di Bandung Berikan Tabungan Buat Bantu Tenaga Medis

Dream - Sungguh mulia perbuatan Moch Hafidh, 10 tahun. Di tengah situasi serba sulit, bocah kelas III Sekolah Dasar ini tergerak untuk membantu tim medis yang tengah menangani pasien virus corona.

Kamis kemarin, 16 April 2020, Hafidh diantarkan sang ibu mendatangi kantor Polsek Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dia bermaksud memberikan uang tabungannya sebagai donasi guna membantu tim medis.

Hafidh dan ibunya tiba di Polsek sekitar pukul 14.00 WIB membawa kaleng biskuit. Kaleng itu berisi recehan yang selama ini dikumpulkan Hafidh dari sisa uang jajannya.

Dalam akun Instagram Polsek Dayeuhkolot @dayauehkolot1, pecahan uang koin tersebut disumbangkan Hafidh dengan harapan bisa membantu pembelian Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis agar tehindar dari paparan virus corona.

" Hafidh sempat menanyakan kepada saya apa dan untuk apa APD itu dan saya menjelaskan kepadanya. APD adalah alat pelindung diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam menangani pasien corona. Lalu Hafidh mengungkapkan ingin membantu membeli APD dengan menyumbangkan tabungannya," jelas ibu Hafidh, Rikoh Rotikoh.

4 dari 4 halaman

Uang Jajan Untuk Donasi

Ayah Hafidh, Ruhiyatna, berprofesi sebagai tukang servis televisi. Sedangkan Rikoh sehari-hari berdagang bakso ayam. Meski berasal dari keluarga sederhana, Hafidh tidak berkecil hati dan ikhlas memberikan sumbangan kepada tim medis.

Hafidh sendiri diketahui telah menabung selama 9 bulan. Dengan uang jajan yang diberikan ibunya tidak seberapa.

      Lihat postingan ini di Instagram

Polsek Dayeuhkolot News - Anak kecil bernama Moch. Hafidh (9 tahun) yang duduk di kelas 3 SDN Pasigaran 3 Dayeuhkolot meminta ibunya Rikoh Rotikoh untuk mengantar ke Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung menemui Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat dengan membawa kaleng Biskuit yang berisikan pecahan uang koin untuk disalurkan membantu membeli APD (Alat Pelindung Diri). Kamis (16/04/2020). Berawal ketika Moch.Hafidh (9 tahun) diliburkan sekolah dikarenakan Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang terus mewabah di Indonesia dan melihat pemberitaan di Televisi bahwa langka dan mahalnya masker beserta APD (Alat Pelindung Diri) untuk pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang dibutuhkan para tenaga medis saat ini. Anak dari Bapak Ruhiyatna yang berprofesi sebagai tukang servis Televisi dan Ibu Rikoh Rotikoh yang berprofesi sebagai pedagang baso ayam tersebut membawa tabungannya berupa pecahan koin kepada ibunya yang dikumpulkan selama 9 bulan dengan menyisihkan sisa uang jajannya setiap hari untuk disumbangkan membantu membeli APD (Alat Pelindung Diri). Ibu Rikoh Rotikoh mengatakan " Bahwa banyaknya pemberitaan mengenai Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang terus mewabah dan sulitnya mendapatkan APD (Alat Pelindung Diri) di televisi, Moch.Hafidh (9 tahun) sempat menanyakan kepada saya apa dan untuk apa APD tersebut dan saya menjelaskan kepada Moch. Hafidh bahwa APD adalah Alat Pelindung Diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam menangani pasien Virus Corona kemudian Moch. Hafidh mengungkapkan ingin membantu membeli APD dengan menyumbangkan tabungannya yang Moch. Hafidh kumpulkan selama 9 bulan yang awalnya tabungan tersebut dikumpulkan untuk membantu biaya pernikahan kakaknya" . Kata Ibu Rikoh Rotikoh. Masih Ibu Rikoh Rotikoh " Saya hanya memberikan uang jajan sehari Rp.2000,- untuk Moch.Hafidh, sewaktu akan memberikan uang tabungannya Moch. Hafidh mengatakan wabah virus Corona yang menimpa Indonesia ingin segera berakhir supaya bisa bersekolah dan bermain kembali dengan teman-temannya" . @polrestabandung @tmcpolrestabandung @bhayangkari_pc_kotabdg_jabar @bag_sumdarestabdg @satnarkobaresbdg @satbinmas @sabharapolrestabdg @spkt_polreskotabandung

Sebuah kiriman dibagikan oleh POLSEK DAYEUHKOLOT (@polsekdayeuhkolot1) pada

" Saya hanya memberikan yang jajan sehari Rp2.000 untuk Hafidh. Hafidh mengatakan wabah virus corona yang menimpa Indonesia ingin segera berakhir supaya dirinya bisa bersekolah dan bermain kembali dengan teman-temannya," jelas Rikoh.

Keikhlasan hati Hafidh, membuat netizen ramai dan terharu ketika membacanya. Unggahan tersebut menjadi viral di Bandung.

Beri Komentar