Bocah Ini Rela Jual Puding Keliling Demi Bantu Korban Bencana

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 12 Oktober 2018 17:43
Bocah Ini Rela Jual Puding Keliling Demi Bantu Korban Bencana
Ranu bersemangat ingin meringankan beban para korban bencana Lombok dan Palu.

Dream - " Saya ingin membantu orang lain." Begitulah kalimat yang diucapkan Ranu Belizal Noer. Bocah 8 tahun asal Dusun Semoyo, Berbah, Sleman, Yogyakarta, ini rela berpanas-panasan sembari menjual puding.

Bukan uang yang dicari Ranu, namun kebaikan. Ya, Ranu tidak menggunakan hasil penjualannya untuk diri sendiri. Seluruhnya untuk para korban bencana Lombok dan Palu.

Setiap kali pulang sekolah, bocah itu segera keliling kampung. Ditentengnya kontainer kecil berisi puding yang sudah dikemas dalam gelas-gelas plastik kecil.

Satu gelas puding dijual Ranu dengan harga Rp2.500. Dia tawarkan dagangannya ke setiap orang yang ditemui.

 Ranu

Pada hari Minggu, Ranu ditemani ayah dan ibunya, Noer Choliq dan Vina Mardiana, berjualan di area pasar pagi Sanmor UGM. Bocah itu mengeliling kampus agar pudingnya terjual dan donasi terkumpul.

" Saya tidak pernah menyuruh dia jualan, itu kemauan dia sendiri," kata ayah Ranu, Noer.

1 dari 2 halaman

Belajar dari Youtube

Ide berjualan puding untuk donasi itu berasal dari istri Noer, Vina. Wanita itu terpanggil untuk membantu para korban bencana.

Dia lalu memutuskan untuk jualan puding donasi. Padahal, dia mengaku belum pernah membuat puding.

" Saya belajar masak puding pun dari YouTube," kata Vina.

 Ranu

Vina menyampaikan idenya kepada sang suami. Noer pun langsung mengiyakan ide tersebut. Hal itu rupanya diketahui Ranu. Bocah itu langsung semangat untuk membantu.

2 dari 2 halaman

Target 1.000 Puding

Vina memiliki target menjual seribu gelas puding. Dia mengaku sempat merasa pesimis target itu dapat tercapai. " Seiring berjalannya waktu, 1.000 cup puding akhirnya tercapai juga," kata Vina.

Keluarga ini lalu menyerahkan hasil penjualan tersebut kepada LAZ Al Azhar untuk disalurkan kepada para korban bencana.

Koordinator Tim Formula LAZ Al Azhar, Suryamin, mengucapkan terima kasih atas donasi Ranu. Dia juga mengatakan donasi Ranu telah diwujudkan dalam bentuk tempat penampungan air (water torn).

" Ini contoh yang baik bagi anak-anak lain di Indonesia untuk senantiasa peduli dengan penderitaan sesama," kata Suryamin.

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi