Cara Mandi Wajib dan Doanya, Ketahui Juga Hukumnya Menurut Al-Quran

Reporter : Arini Saadah
Minggu, 28 November 2021 06:01
Cara Mandi Wajib dan Doanya, Ketahui Juga Hukumnya Menurut Al-Quran
Mandi wajib bertujuan untuk menghilangkan hadas besar setelah bersetubuh, keluar mani bagi laki-laki serta haid dan nifas bagi perempuan.

Dream - Bersuci sebelum beribadah merupakan hal yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Salah satu bentuk bersuci atau thaharah yang dilakukan oleh umat muslim adalah mandi wajib atau mandi besar.

Melansir dari NU Online, mandi wajib bertujuan untuk menghilangkan hadas besar setelah bersetubuh, keluar mani bagi laki-laki serta haid dan nifas bagi perempuan.

Mandi wajib setelah terkena hadas besar hukumnya adalah wajib. Jika seorang muslim tidak melakukan mandi besar, maka dapat menghalangi dirinya melakukan beberapa ibadah seperti salat, membaca Al-Qur'an, hingga thowaf.

Karena pentingnya mandi wajib bagi laki-laki dan perempuan yang sedang memiliki hadas besar, maka cara mandi wajib dan doanya pun penting diketahui oleh umat muslim di manapun berada.

Dalam artikel kali ini, Dream akan mengulas cara mandi wajib dan doanya serta hukum menjalankannya sesuai firman Allah dalam Al-Quran.

1 dari 4 halaman

Hukum Mandi Wajib Menurut Al-Quran

Ilustrasi© Freepik.com

Sebelum lebih jauh membahas tentan cara mandi wajib dan doanya, alangkah baiknya kamu juga mengetahui hukum mandi wajib. Perintah melaksanakan mandi wajib ini dasar hukumnya adalah Alquran.

Allah SWT berfirman, " Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6)

Dalam surat An-Nisa' Allah SWT juga menyuruh umat Muslim untuk mandi wajib jika dalam keadaan junub.

" Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi."   (QS. An-Nisa': 43)

Perkara yang menyebabkan seorang Muslim wajib menjalankan serangkaian cara mandi wajib an doanya adalah hadas besar karena haid dan nifas bagi wanita, berhubungan bagi pasangan suami istri, dan keluar air mani bagi pria (baik sengaja atau tidak sengaja seperti akibat mimpi basah).

Memahami cara mandi wajib dan doanya ini sangat penting bagi seorang Muslim. Sebab, ancaman bagi mereka yang menganggap enteng tata cara mandi wajib ini adalah neraka.

Diriwayatkan dalam hadis oleh HR. Abu Dawud, yang artinya, " Dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda, 'Barangsiapa yang meninggalkan bagian tubuh yang harus dialiri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka'."

2 dari 4 halaman

Doa Niat Mandi Wajib

Serangkaian cara mandi wajib dan doanya dilakukan dengan tujuan membersihkan diri seusai haid, nifas, dan bersyahwat.

Doa Niat Mandi Wajib Usai Bersyahwat

" Bismillahirahmanirahim, nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardlon lillahi ta'ala."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Doa Niat Mandi Wajib Usai Nifas

Saat hadas besar pada perempuan yang sedang nifas atau keluarnya darah dari organ intim setelah melahirkan, doa niat mandi junub yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

" Bismillahi, rahmani rahim nawaitu ghusla liraf’il hadatsil akbari minan nifasi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta'ala."

Doa Niat Mandi Wajib Usai Haid

Jika Sahabat Dream hendak mandi wajib setelah selesainya masa haid, maka berikut doa niat mandi wajibnya:

" Bismillahi rahmani rahim, nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:

" Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta'ala."

Setelah membaca niat mandi junub, langkah selanjutnya yaitu mulai mandi sesuai tata cara mandi junub yang baik dan benar.

3 dari 4 halaman

Cara Mandi Wajib dan Doanya

Ilustrasi© Freepik.com

Melakukan mandi wajib tidak hanya sekadar mandi seperti biasa, namun ada tata cara, niat, beserta doa yang mengikutinya. Tiap orang Muslim yang sudah baligh harus mengetahui sepenuhnya cara mandi wajib dan doanya saat akan melakukan mandi junub agar sah.

Berikut ini cara mandi wajib dan doanya yang benar dan lengkap bagi pria dan wanita, sesuai hadis Rasulullah SAW:

1. Mandi wajib diawali dengan membaca doa niat mandi wajib. Doa niat ini dibaca saat awal-awal mandi karena hukumnya wajib. Doa niat inilah yang membedakan mandi wajib dan mandi biasa. Caranya bisa dalam hati atau bersuara.

2. Agar sesuai sunnah Rasulullah SAW, mencuci tangan bisa dilakukan sampai tiga kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis dan kotoran yang menempel.

3. Kemudian membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan tersembunyi menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar, dan lain–lain.

4. Mengulangi mencuci kedua tangan. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang dengan cara mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru dibilas.

4 dari 4 halaman

Cara Mandi Wajid Selanjutnya

5. Selanjutnya berwudu seperti tata cara wudu saat akan melakukan sholat.

6. Menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah dicelup ke air sampai menyentuh bagian kulit kepala.

7. Membasahi kepala dengan mengguyurnya tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air.

8. Setelah itu membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai bagian kanan terlebih dahulu kemudian bagian kiri.

Pastikan kamu membersihkan seluruh area lipatan kulit atau area mana saja dari tubuh yang tersembunyi pada saat melaksanakan mandi junub.

Cara mandi wajib dan doanya bagi wanita setelah haid dan nifas, serta pria yang bersyahwat pada dasarnya adalah sama. Perbedaannya hanya terdapat pada niat yang harus dibaca sebelum mandi. Bagi wanita yang akan melakukan mandi junub, tidak perlu menyela pangkal rambut, dan bahkan tidak perlu membuka jalinan atau ikatan rambutnya.

Beri Komentar