Tata Cara Sholat yang Benar Bagi Laki-laki, Lengkap dengan Bacaannya

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 19 Januari 2022 06:01
Tata Cara Sholat yang Benar Bagi Laki-laki, Lengkap dengan Bacaannya
Sebenarnya rangkaian cara sholat yang benar bagi laki-laki dan perempuan itu sama saja.

Dream – Cara mendirikan sholat yang benar perlu diperhatikan oleh setiap muslim dan muslimah yang sudah mencapai usia baligh. Selain bacaannya, tata urutan cara sholat yang benar juga harus sudah dipahami di luar kepala. Kesempurnaan dalam menjalankan sholat akan menentukan sah atau tidaknya ibadah Rukun Islam ini dijalankan.

Sebenarnya rangkaian cara sholat yang benar bagi laki-laki dan perempuan itu sama saja. Akan tetapi tetap ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam tata cara sholat yang benar bagi wanita. Cara sholat yang benar bagi laki-laki sangatlah mudah untuk diikuti.

Agar lebih khusyuk melakukannya, berikut ini dibahas tentang rangkaian cara sholat yang benar bagi laki-laki.

1 dari 5 halaman

Cara Sholat yang Benar Bagi Laki-laki

Ilustrasi© Pexels.com

Setiap orang yang beragama Islam wajib mengerjakan sholat lima waktu. Maka dari itu mengetahui serangkaian cara sholat yang benar perlu diketahui agar sholat wajib yang kamu lakukan sah. Sebab jika tidak sesuai urutan, sholat bisa menjadi tidak sah.

Laki-laki maupun perempuan memang ada sedikit perbedaan dalam melakukan gerakan sholat.  Berapapun jumlah rakaat sholatnya, namun inti dari gerakan sholatnya adalah yang akan dibahas berikut. Ini cara sholat yang benar bagi laki-laki yang perlu kamu ketahui:

1. Membaca Niat

Niat memang tidak wajib untuk dilafalkan. Namun membaca niat sebelum takbiratul ihram, menurut para ulama hanya untuk membantu menguatkan kesempurnaan niat (menuntun dan menghadirkan hati) tetapi belum masuk kepada niat yang menjadi syarat sah dan rukun sholat. Setiap bacaan niat sholat fardhu bisa kamu lihat di sini.

2. Takbiratul Ihram

Setelah membaca niat, cara sholat yang benar bagi laki-laki selanjutnya adalah melakukan gerakan takbiratul ihram. Takbiratul ihram merupakan salah satu rukun sholat yang tidak boleh ditinggalkan.

Gerakan takbiratul ihram dilakukan dengan mengangkat kedua tangan sampai samping telinga seraya mengucapkan kalimat takbir yaitu Allaahu akbar, yang artinya Allah Maha Besar.

2 dari 5 halaman

3. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, cara sholat yang benar bagi laki-laki selanjutnya adalah membaca doa iftitah. Membaca doa ini sebenarnya hukumnya sunnah. Sehingga jika tidak membaca sebenarnya juga tidak masalah. Namun membaca doa iftitah memiliki keutamaan yang tinggi menurut sabda Nabi SAW. Rasulullah SAW bersabda bahwa dengan membaca doa iftitah maka pintu-pintu langit akan terbuka.

Membaca doa iftitah dilakukan setelah takbiratul ihram. Kemudian tangan disedekapkan di depan dada dan baru membacakan doa iftitah. Berikut bacaannya:

Allaahu akbar kabiiraw walhamdu lillaahi katsiira wa subhaanallaahi bukrataw wa'ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fataras samawaati wal ardha, haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin. Inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya: “ Allah maha besar, maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang." Sesuggunya kuhadapkan wajahku kepada zat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku semuanya untuk Allah, penguasa alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang muslim.”

4. Membaca Al-fatihah

Kemudian cara sholat yang benar bagi laki-laki selanjutnya adalah membaca surat al-fatihah. Hukum membaca surat Al-Fatihah adalah wajib karena termasuk dalam rukun sholat.

Bismillahir rahmaa nirrahiim. Alhamdu lilla hi rabbil 'alamin. Ar rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shiraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladh-dhaalliin.

Artinya: “ Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang. Segala puji bagi Allah, tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

3 dari 5 halaman

Ilustrasi© vripmaster.com

5. Membaca Surat Pendek

Cara sholat yang benar bagi laki-laki setelah membaca al-fatihah adalah membaca surat pendek. Surat pendek dibaca pada dua rakaat pertama. Berbeda dengan surat Al-Fatihah, membaca surat pendek hukumnya sunnah. Pilihlah bacaan ayat pendek yang sudah kamu hafal ya, Sahabat Dream. Atau boleh juga kamu membaca surat yang panjang-panjang.

6. Ruku’ dengan Tuma’ninah

Cara sholat yang benar setelah membaca surat pendek adalah gerakan ruku'. Gerakan ruku' yaitu mengangkat kedua tangan dan membaca 'Allahu akbar'. Kemudian badan dibungkukkan dan kedua tangan memegang lutut. Usahakan antara punggung dan kepala sama rata. Saat gerakan ruku' ini dianjurkan membaca doa berikut:

Subhaana robbiyal 'adziimi wabihamdih, dibaca sebanyak 3 kali.

Artinya: " Maha suci tuhan yang maha agung serta memujilah aku kepadanya."

7. I’tidal dengan Tuma’ninah

Selanjutnya yaitu gerakan i'tidal. Gerakan ini diawali dengan bangkit dari ruku' kemudian berdiri tegak dan mengangkat kedua tangan setinggi telinga bagi laki-laki, kemudian sambil membaca doa Sami'allaahu liman hamidah yang artinya “ Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya."

Setelah berdiri tegak, lalu membaca:

Robbanaa lakal hamdu mil us-samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syain ba'du.

Artinya: " Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu."

4 dari 5 halaman

8. Sujud dengan Tuma’ninah

Setelah i'tidal, cara sholat yang harus lakukan adalah sujud. Gerakan sujud dilakukan dengan meletakkan dahi di lantai yang telah diberikan alas bersih. Sementara itu kedua tangan terbuka seperti posisi menyangga tubuh. Ketika turun ke bawah dari posisi i'tidal, lakukanlah sambil membaca Allahu akbar dan sujud dengan membaca doa berikut:

Subhaana robbiyal a'la wabihamdih. Dibaca sebanyak tiga kali.

Artinya: " Maha suci tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya."

9. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah

Cara sholat yang benar selanjutnya adalah duduk di antara dua sujud sambil membaca doa berikut:

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya: “ Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

Setelah selesai membaca lakukan gerakan sujud dengan bacaan yang sama sebelumnya. Selesai sujud, berdiri lagi dan melanjutkan rakaat selanjurnya. Jumlah rakaat tergantung dengan jenis sholat yang dilakukan.

10. Duduk Tasyahud Awal

Duduk tasyahud awal dilakukan pada rakaat kedua semua sholat fardhu kecuali pada sholat subuh. Sebab sholat subuh tidak ada duduk tasyahud awalnya. Setelah sujud yang kedua, posisi tasyahud awal yaitu dengan sikap kaki tegak dan kaki kiri diduduki sambil membaca doa berikut:

Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli 'alaa muhammad.

Artinya: " Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad."

5 dari 5 halaman

11. Duduk Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir dilakukan pada rakaat terakhir. Bacaan dan posisi gerakannya sama dengan tasyahud awal dengan ditambah solawat nabi.

Allahumma sholli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohim wa 'alaa aali ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik 'alaa muhammad wa'alaa aali muhammad kamaa baarokta 'alaa ibroohim wa 'alaa aali ibroohimm fil ‘alamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: " Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia."

12. Mengucap Salam

Setelah membaca selawat nabi, cara sholat yang benar dan terakhir adalah membaca salam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.

ASSALAAMU ALAIKUM WA RAHMATULLAH.

Artinya:

" Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu."

Itulah cara sholat yang benar bagi laki-laki yang perlu kamu ketahui. Semua cara tersebut harus dilakukan dengan urutan yang benar. Jika tidak urut, maka sholat fardhu yang kamu lakukan tidaklah sah, Sahabat Dream. Maka sudah seharusnya melaksanakan cara sholat yang benar di atas agar sholat kita diterima oleh Allah SWT.

Beri Komentar