Cerita Pilu ODGJ Melahirkan di Jalan, Kembali Ditelantarakan Setelah Bayinya Diambil

Reporter : Arini Saadah
Minggu, 17 Oktober 2021 15:01
Cerita Pilu ODGJ Melahirkan di Jalan, Kembali Ditelantarakan Setelah Bayinya Diambil
Wanita ODGJ ini melahirkan, kemudian dipaksa menyetujui surat adopsi.

Dream – Kehidupan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ memang selalu termarjinalkan. Kelompok ini rentang mendapat diskriminasi.

Seperti kisah ODGJ wanita yang satu ini. Dia melahirkan bayi. Anaknya diambil namun wanita ODGJ itu kembali ditelantarkan.

Kisah menyedihkan ini didapat dari perjalanan Pratiwi Noviyanthi dalam membantu orang-orang terlantar dan ODGJ.

Lantas siapakah yang mengambil bayi ODGJ tersebut? Dan mengapa si wanita ODGJ yang melahirkan bayi itu malah ditelantarkan lagi?

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1 dari 4 halaman

Diceraikan Suami, Anak Pertama Dibawa Mertua

Dikutip dari kanal YouTube Pratiwi Noviyanthi, seorang wanita ODGJ terlihat didampingi oleh salah satu warga. Seorang wanita paruhbaya didekatnya menceritakan kronologi ODGJ tersebut yang mana telah melahirkan bayi.

Namun setelah melahirkan bayinya diambil oleh orang tak dikenal, sementara dia ditelantarkan lagi di jalanan. Cerita itu pun menyedot simpati dari tim Pratiwi Noviyanthi.

ODGJ berinisial R itu sebelumnya pernah menikah dan memiliki anak. Namun ia diceraikan oleh suaminya, sedangkan anaknya dibawa oleh sang mertua.

Kemudian, R menghilang tak ada kabar. Saat kembali ke keluarganya lagi ia sudah dalam keadaan hamil besar.

“ Ia menghilang beberapa bulan kemudian, setelah menghilang ia datang lagi dalam keadaan hamil besar, udah jalan 9 bulan kayaknya,” kata Heni, sepupu R yang berhasil ditemui tim Novi.

© Dream
2 dari 4 halaman

Melahirkan, Lalu Bayi Diambil Orang Tak Dikenal

Ilustrasi© YouTube/Pratiwi Noviyanthi

Seminggu kemudian R menghilang lagi. Sepupunya itu pun lantas mencarinya kemana-mana hingga akhirnya ia mendapat kabar bahwa R berada di rumah sakit.

Sang sepupu langsung menjemput R ke rumah sakit. Namun hal tak terduga terjadi, bayi yang dilahirkan Rosi sudah diambil oleh orang tak dikenal.

“ 3 hari kemudian saya dapat kabar katanya ia lahiran,” ujar Heni yang mendampingi R.

“ Ketemu sama bidannya katanya anaknya sudah ada yang ngambil,” tambahnya.

3 dari 4 halaman

Dipaksa Tandatangani Surat Adopsi

Ilustrasi© YouTube/Pratiwi Noviyanthi

Sang sepupu berusaha mencari keluarga yang mengadopsi bayi R. Saat berhasil ketemu orang yang mengadopsi bayi R, dia tidak membawa sang bayi.

Sehingga hingga kini R dan keluarganya belum melihat bayi yang mereka rindukan. Rupanya usai melahirkan sebelum sepupu datang, R dipaksa menandatangani surat adopsi.

“ Jadi gini, ibunya itu dipaksa untuk menandatangani (surat adopsi). Ibunya gak ngerti apa-apa, cuman disuruh tanda tangan, terus ternyata ibunya sudah menyerahkan,” jelas Novi.

Sang ibu yang menderita ODGJ tidak mengerti apa-apa dan hanya diminta menandatangani surat adopsi. R pun tidak tahu menahu bahwa tanda tangan itu adalah bukti penyerahan bayinya kepada orang lain.

“ Ini dipisahkan bayi sama ibunya. Ini adalah anaknya dia, dia punya beban seorang ibu ingin merawat anaknya, meskipun dia ODGJ, namanya anak yang keluar dari rahimnya ya pasti merasakan sakitnya,” lanjut Novi.

© Dream
4 dari 4 halaman

Pergi Berobat

Padahal menurut keterangan Heni, ia siap merawat bayi sekaligus ibunya. Sehingga ia akan tetap mengusahakan agar bayi itu bisa kembali ke pangkuan ibunya.

Sementara itu, R akan diberi obat agar pelan-pelan bisa sembuh dari penyakit jiwanya. Sehingga ia bisa memperjuangkan untuk mendapatkan kembali hak asuh atas bayinya.

“ Nanti kalo berobat mau? Kalo sembuh nanti bisa merawat bayinya,” kata Novi.

Beri Komentar