Kumpulkan Uang demi Beli Laptop Cucu, Kakek Ini Sampai Kena Stroke

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 18 November 2020 11:33
Kumpulkan Uang demi Beli Laptop Cucu, Kakek Ini Sampai Kena Stroke
Begini kisahnya.

Dream - Pandemi virus Corona membuat pemerintah mengambil kebijakan untuk menutup sekolah dan memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar online.

Dengan diberlakukannya PJJ, setiap siswa diharuskan untuk mempersiapkan koneksi internet yang stabil serta alat penunjang belajar yang diperlukan seperti laptop, tablet ataupun HP.

Demi menunjang belajar sang cucu saat PJJ berlangsung, seorang kakek asal Johor, Malaysia, rela tidak berobat hanya untuk menabung membelikan cucunya laptop.

1 dari 3 halaman

Berhenti Merawat Kesehatan Dirinya

Untuk menabung membeli laptop bekas dan membayar jaringan internet, seorang kakek dari Segamat ini mulai mencari cara dengan meminjam uang dari tetangganya, bahkan ia berhenti membeli obat-obatan untuk kesembuhan dirinya.

Lantaran harus menabung dan mengirit, kakek yang tidak disebutkan namanya itu jatuh pingsan dan menderita strok setelah berhari-hari tidak meminum obat yang diresepkan untuk dirinya.

Menurut Sin Chew Daily, seorang guru tempat cucu kakek itu belajar, meminta bantuan dari sebuah organisasi amal untuk membantu sang kakek. Namun, kakek itu menolak bantuan sang guru dan mengatakan bahwa ada keluarga lain yang lebih membutuhkan.

© Dream
2 dari 3 halaman

Meminta Pertolongan Pemerintah

Sang guru, Liu, mengatakan bahwa pembelajaran online telah membuat banyak keluarga tertekan karena harus membeli alat penunjang belajar serta kuota internet.

" Kementerian Pendidikan harusnya bisa menangani masalah internet dan mempertimbangkan apa yang dialami beberapa keluarga," kata Liu.

Sebelumnya, pihak sekolah memberi tahu kakek sang cucu, apabila sang cucu melewatkan kelas online lagi, nilainya akan sangat terpengaruh.

3 dari 3 halaman

Minta Kerabat Guru Peka Terhadap Kondisi Murid

Liu berbagi kisah muridnya dalam unggahan Facebooknya, dengan harapan guru lain dapat mengerti kondisi beberapa siswanya yang tidak dapat menghadiri kelas online.

Namun Liu mengatakan, ia tidak mau menyalahkan pihak guru dalam situasi seperti ini, karena dirinya juga paham para guru jug amasih belajar untuk beradaptasi dengan situasi pandemi.

" Ketika masalah seperti ini terjadi, alih-alih saling menyalahkan, lebih baik kita fokus untuk menyelesaikan," ujar Liu.

Sumber: World of Buzz

© Dream
Beri Komentar