Derita Bocah 8 Tahun Berakhir Saat Azan Maghrib Berkumandang

Reporter : Sugiono
Rabu, 14 Oktober 2020 11:01
Derita Bocah 8 Tahun Berakhir Saat Azan Maghrib Berkumandang
Bocah perempuan itu menderita penyakit kronis sejak dia lahir.

Dream - Kemiskinan memang menjadi tantangan besar dalam menjalani kehidupan. Apalagi bagi mereka yang salah satu anggota keluarganya sakit keras.

Begitulah yang dialami seorang wanita Malaysia yang resah dan gelisah memikirkan anak perempuannya yang sedang nazak di rumah sakit.

Bimbang dengan keadaan itu, wanita yang dirahasiakan identitasnya itu memberanikan diri untuk menghubungi Sukarelawan Pengurus Jenazah Malaysia (SPJM).

1 dari 3 halaman

Tak Ada Biaya Mengurus Jenazah

Wanita itu menghubungi Ketua Eksekutif SPJM Muhammad Rafieudin Zainal Rasid lewat WhatsApp. Dia meminta bantuan menguruskan jenazah seandainya putrinya yang sakit meninggal dunia.

" Wanita itu menghubungi kami terlebih dahulu. Dia khawatir tidak bisa mengurus jenazah putrinya karena tidak punya uang," tulis Ketua Eksekutif SPJM, Muhammad Rafieudin di halaman Facebooknya.

" Wanita itu bilang 'Saya betul-betul tak ada uang untuk mengurus dia'," imbuh Muhammad Rafieudin mengutip kata-kata ibu itu sekitar pukul 6 petang.

2 dari 3 halaman

Meninggal Saat Azan Maghrib Berkumandang

Muhammad Rafieudin mengatakan, anak perempuan wanita yang menghubunginya itu berusia delapan tahun dan mengidap penyakit kronis sejak lahir.

" Anak perempuannya menghembuskan napas terakhir ketika azan Maghrib sedang berkumandang di Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan di Kuantan, Pahang," katanya.

Pria yang lebih dikenal sebagai Ustaz Rafie mengatakan tak ada informasi lanjut mengenai wanita yang menetap di Kuantan itu, maupun anak-anaknya yang lain, selain anaknya yang mengidap penyakit kronis itu.

" Dia kemudian menghubungi saya setelah anaknya meninggal dunia. Dia menangis dan mengharapkan bantuan kami untuk menguruskan jenazah anaknya," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Semua Biaya Pengurusan Jenazah Gratis

Menurut Ustaz Rafie, biaya pengurusan jenazah bocah perempuan yang jumlahnya mencapai 400 ringgit (Rp1,4 juta) ditanggung oleh pihak SPJM.

Ustaz Rafie menambahkan jenazah bocah itu diurus oleh SPJM cabang Negeri Pahang sebelum dimakamkan di Tanah Perkuburan Islam Setali, Kuantan setelah Dzuhur pada Senin.

" Wanita itu telepon dan merasa bersyukur karena SPJM sudi membantunya. Terima kasih kepada para dermawan atas sumbangan yang diberikan selama ini.

" Semoga Allah SWT memudahkan urusan kita sebagaimana kita berusaha memudahkan urusan orang lain yang sedang dalam kesusahan. Amin," pungkas Ustaz Rafie.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar