Doa Agar Mendapat Kelembutan dan Kasih Sayang Allah

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 30 Juni 2020 20:00
Doa Agar Mendapat Kelembutan dan Kasih Sayang Allah
Allah memberikan kasih sayangnya kepada kita tanpa batas.

Dream - Kita mungkin merasa hidup yang sedang berjalan adalah hal biasa. Tidak ada yang istimewa.

Tetapi jika kita renungkan, ada yang terlupa. Bukan sengaja kita lupakan namun karena sudah terlalu biasa.

Hal itu adalah rahmat Allah. Dengan rahmatNya, kita merasakan segala macam nikmat.

Allah memberikan rahmatNya kepada kita sebagai bentuk kasih sayang. Sebagai makhluk, kita hanya diminta untuk beribadah kepadaNya.

Agar mendapatkan kelembutan dan kasih sayang Allah, dianjurkan membaca doa ini.

1 dari 5 halaman

Doa Kasih Sayang Allah

 Doa kasih sayang Allah© Dream.co.id

Bismillahir rahmanir rahim, wa la hawla wa la quwwata illa billahil 'aliyyil 'adhim, masya allahu kana wa hasbunallahu wa ni'mal wakil. Allahumma ya lathifu yaa lathifu ya lathifu ya man wasi'a luthfuhu ahlas samawati wal aradlina. As aluka allahumma an talthofa bi bi khofiyyi luthfikal khofiyyi, alladzi idza lathofta bihi 'ala ahadin min kholqika kafiyyun, fa innaka qulta wa qoulukal haqqu, allahu lathifun bi 'ibadihi yarzuqu may yasyau wa huwal qowiyul 'aziz.

Artinya,

" Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Apa yang Allah kehendaki pasti ada, Allah cukup bagi kami dan Dia sebaik-baik penolong. Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang kelembutan-Nya meluasi pada seluruh langit dan seluruh bumi. Aku memohon kepada-Mu, wahai Allah, agar Engkau lembut padaku melalui kerahasiaan kelembutan-Mu yang rahasia, yang mana jika Engkau bersikap lembut dengannya pada salah satu makhluk-Mu maka mencukupinya. Sesungguhnya Engkau berkata dan perkataan-Mu sangat benar; Allah sangat lembut pada hamba-hamba-Nya, Dia memberi rizeki pada orang-orang yang Dia kehendaki. Dia Maha Kuat dan Maha Mulia."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Bebas dari Masa Sulit Dikutip dari Ayat Quran

Dream - Menghadapi masa penuh kesulitan tentu membuat batin tak nyaman. Hidup juga terasa penuh tekanan.

Masa sulit menjadi pemicu gejolak emosi. Namun demikian, seseorang tetap diharuskan menahan diri dengan bersabar dan tabah.

Seseorang bisa kehilangan harta benda yang sudah lama didapatnya. Jika tidak bersabar, kondisi ini bisa memicu ketegangan batin maupun fisik.

Lepas dari masa-masa sulit menjadi kebahagiaan tersendiri. Perasaan lega muncul seiring hadirnya kemudahan usai kesulitan.

Ketika lepas dari masa-masa sulit, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut merupakan Surat Al Mukminun ayat 28-29.

3 dari 5 halaman

Ini Doanya

 Doa Lepas dari Masa Sulit© Dream.co.id

Alhamdulillahil ladzi najjana minal qaumidz dzalimin. Rabbi anzilni munzalan mubarakan wa anta khairul munzilin.

Artinya,

" Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim, Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat.

4 dari 5 halaman

Doa Mohon Dikuatkan Ketakwaan dan Kesucian Jiwa

Dream - Takwa adalah perkara hati dan jiwa seseorang. Tidak ada yang bisa menilainya selain Allah SWT.

Sementara takwa bisa terpengaruh oleh bersih dan sucinya jiwa. Akan sulit untuk bertakwa jika jiwa kita terkena sedikit saja penyakit.

Takwa dan kesucian jiwa merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena kunci kuatnya ketakwaan terletak pada kebersihan jiwa.

Memang, kita mungkin sulit menghindari penyakit hati. Meski begitu, bukan berarti kita boleh larut dalam keburukan.

Perlu kiranya kita memohon dikuatkan ketakwaan dan diberikan kesucian jiwa kepada Allah SWT. Salah satunya dengan membaca doa ini.

5 dari 5 halaman

Doa Agar Dikuatkan Ketakwaan

 Doa Mohon Dikuatkan Ketakwaan© Dream.co.id

Allahumma ati nafsi taqwaha anta waliyyuha wa mawlaha wa khairu man zakkaha.

Artinya,

" Ya Allah, berilah ketakwaan kepada jiwaku, sucikanlah jiwaku, Engkaulah yang menguasai dan yang menjaganya dan sebaik-baik Dzat yang menyucikannya."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar