Doa Agar Obrolan Terhindar dari Ghibah, Penting Diamalkan!

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 15 Oktober 2019 12:01
Doa Agar Obrolan Terhindar dari Ghibah, Penting Diamalkan!
Potensi ghibah selalu ada dalam setiap obrolan.

Dream - Setiap kali berkumpul bersama teman, mengobrol sudah jadi kebiasaan. Apapun bisa jadi obrolan.

Kadang saking asyiknya, kita sampai lupa waktu. Pun hal yang diobrolkan tidak selalu berat, bisa jadi yang sifatnya remeh temeh.

Patut kita sadari, obrolan dengan teman berpotensi menjadi ghibah. Kalau sudah bicara seseorang, apalagi soal buruknya, rasanya obrolan jadi menarik.

Padahal, ghibah merupakan salah satu hal yang dilarang dalam Islam. Melakukannya, sudah tergolong ke dalam dosa besar.

Agar obrolan terhindar dari ghibah, dianjurkan untuk membaca doa ini. Doa tersebut terdapat dalam riwayat Imam Suyuthi.

 

1 dari 5 halaman

Doa Obrolan Terhindar dari Ghibah

 Doa Terhindar dari Ghibah

Bismillahir rahmanir rohim. Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya,

" Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Semoga senantiasa melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad, juga atas keluarga dan sahabatnya."

2 dari 5 halaman

Doa Ketika Melakukan Pelunasan Utang

Dream - Meski dibolehkan menurut syariat, utang bisa menjadi beban. Bahkan bebannya ditagihkan sampai meninggal dunia.

Utang yang tak dilunasi menjadi penghalang seseorang masuk surga. Karena itu, wajib hukumnya utang untuk dilunasi,

Memang, tidak semua orang bisa melakukan pelunasan utang seketika. Jika demikian, dianjurkan untuk melunasi utang melalui sistem angsuran.

Utang juga bisa menjadi salah satu penyebab seseorang bergantung pada orang lain. Bahkan tidak jarang ada orang yang mengalami penindasan karena utang.

Ketika memiliki rezeki yang cukup, sangat dianjurkan untuk melakukan pelunasan utang. Utang yang terbayar lunas akan membebaskan seseorang dari segala macam jeratan yang merugikan.

3 dari 5 halaman

Doa Melunasi Utang

 Doa Lunasi Utang

Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazani, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhli, wa a'udzu bika min ghalabatid dain wa qahrir rijal.

Artinya:

" Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kebingungan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari ketidakberdayaan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari kepengecutan dan kekikiran. Aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan penindasan orang."

4 dari 5 halaman

Doa Lengkap Terbebas dari Utang Menumpuk

Dream - Utang sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Transaksi ini kerap dipakai untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya jangka pendek.

Tak cuma dibuat perseorang, banyak juga perusahaan yang mengajukan pinjaman ke bank untuk menjalankan bisnis atau ekspansi usahanya.

Islam tidak melarang seseorang berutang. Meski begitu, seorang Muslim diharuskan berhati-hati dalam berutang.

Utang harus dikelola dengan baik. Ini agar utang tidak menjadi beban yang berat.

Selain itu, berutang juga sebaiknya tidak menjadi kebiasaan. Sebab, hidup tanpa utang jauh lebih nyaman dan menentramkan.

Ketika memiliki utang, dianjurkan untuk melantunkan doa ini.

5 dari 5 halaman

Doa Bebas dari Utang

 Doa Mujarab Bebas dari Utang

Allahumma rabbas samawatis sab'i wa rabbal 'arsyil 'azhim, rabbana wa rabba kulli syaiin, faliqol habbi wan nawa wa munzilat tauroti wal injil wal furqon. A'udzu bika min syarri kulli syaiin anta akhidzum binashiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qablaka syaiun wa antal akhiru falaysa ba'daka syaiun, wa antazh zhohiru fa laysa fauqoka syaiun, wa antal bathinu falaysa dunaka syaiun, iqdli 'annad daina wa aghnina minal faqri.

Artinya,

" Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai 'Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Alquran). Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelah-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang lahir, tidak ada sesuatu di atas-Mu. Engkaulah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran."

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting