Doa Ketika Utang Terlambat Dilunasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 1 Agustus 2020 06:00
Doa Ketika Utang Terlambat Dilunasi
Hati jadi cemas ketika utang tak juga dilunasi.

Dream - Utang-piutang merupakan salah satu transaksi yang dibolehkan dalam Islam. Transaksi ini dapat membantu ketika seseorang terdesak memenuhi kebutuhan.

Tetapi, patut diketahui utang harus secepatnya dikembalikan. Sebab, utang juga berkaitan dengan hajat di pemberi pinjaman.

Bagi kita yang memberikan pinjaman, tentu ada harapan si peminjam bisa segera mengembalikannya sesuai janji. Semakin melegakan jika piutang itu kembali saat kita sedang membutuhkan yang. 

Sayangnya, ada kalanya pengutang telat membayar pinjamannya. Bahkan bisa jauh dari tanggal yang ditetapkan.

Tentu hal ini membuat kita cemas. Karena kita sendiri memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi.

Ketika piutang terlambat dilunasi, dianjurkan membaca doa ini.

 

1 dari 5 halaman

Doa Utang Tak Juga Dilunasi

 Doa Utang Tak Juga Dilunasi© Dream.co.id

Allahumma lahzhotan min lahazhotikal kiram, tuyassiru 'ala ghuromai bihal qadlaa wa tuyassiru li biha minhumul iqtidlaa, innaka 'ala kulli syai-in qadir.

Artinya,

" Ya Allah, melalui karunia dari banyak karunia-Mu yang mulia, mudah-mudahan Engkau mempermudah dengannya pada orang-orang yang berutang padaku untuk melunasi, dan mudah-mudahan Engkau mempermudah padaku untuk menagih pada mereka, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Rasulullah di Hari Arafah

Dream - Hari Arafah merupakan momen yang begitu istimewa bagi umat Islam. Nama Arafah pada sebuah dataran luas yang terletak di sisi timur Mekah.

Dataran ini merupakan tempat suci yang menjadi lokasi digelarnya puncak haji. Setiap tanggal 9 Zulhijah, jemaah haji dari seluruh dunia berkumpul di sana.

Keistimewaan Hari Arafah tidak hanya untuk orang yang berhaji. Tetapi, umat Islam di seluruh dunia pun bisa mendapatkan keistimewaan tersebut.

Salah satunya yaitu dihapuskannya dosa sepanjang tahun. Ini mengingat Arafah, dalam sejumlah literatur, disebut sebagai hari pertobatan.

Hal ini merujuk pada kisah Nabi Adam AS bersama pasangannya, Hawa, yang bertobat setelah diusir dari surga. Sejumlah riwayat menyatakan tobat tersebut dilakukan Nabi Adam AS di tempat yang saat ini dikenal dengan nama Arafah.

Rasulullah Muhammad SAW sendiri menyatakan doa terbaik adalah doa yang diucapkan di Hari Arafah. Hal ini sebagaimana tercantum dalam hadisnya yang diriwayatkan Imam At Thabarani dari Amr bin Syuaib RA.

Doa yang diajarkan Rasulullah dalam hadis itu pula adalah doa para nabi terdahulu. Doa ini dibaca di Hari Arafah.

 

3 dari 5 halaman

Doa Hari Arafah

 Doa Hari Arafah© Dream.co.id

La ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir.

Artinya,

" Tidak ada Tuhan yang layak disembah kecuali Allah Yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah Dzat yang memiliki kekuasaan dan pujian. Dialah Dzat yang Maha Kuasa."

4 dari 5 halaman

Doa Ketika Hewan Kurban Akan Disembelih

Dream - Sebentar lagi kita akan menyambut Idul Adha 1441H. Hari raya yang identik dengan penyembelihan hewan kurban.

Kurban merupakan amalan sunah muakad atau sangat dianjurkan. Kedudukannya mendekati wajib.

Syariat kurban merupakan perwujudan dari keikhlasan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS. Bapak para Nabi ini ikhlas menjalankan perintah Allah SWT dengan menyembelih putranya, Ismail namun kemudian diganti dengan gibas gemuk.

Praktik kurban umum terjadi di masyarakat hingga saat ini. Penyembelihan biasanya dilakukan dengan diwakilkan kepada orang lain, meski ada sebagian orang yang memilih menyembelih sendiri.

Biasanya, pengkurban diminta menyaksikan hewan kurbannya disembelih. Ketika momen ini, pengkurban dianjurkan untuk membaca doa berikut.

 

5 dari 5 halaman

Doa Saat Hewan Kurban Disembelih

 Doa Menyembelih Hewan Kurban© Dream.co.id

Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.

Artinya,

" Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya Ya Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."

Sumber: NU Online

Beri Komentar