Doa Mohon Agar Meninggal Khusnul Khotimah

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 9 April 2020 20:00
Doa Mohon Agar Meninggal Khusnul Khotimah
Kematian baik jadi harapan semua orang.

Dream - Setiap orang telah memiliki ketentuan dari Yang Maha Esa saat menjalani kehidupan. Kita sering mendengar ada tiga hal yang sudah ditakdirkan kepada manusia yaitu jodoh, rezeki, dan mati. 

Kematian bagi setiap makhluk hidup, termasuk manusia, adalah kepastian. Namun kapan waktunya seseorang menghadapi Sang Pencipta akan selalu menjadi misteri. 

Tetapi, kematian seperti apa yang diharapkan? Sebab, kematian bisa terjadi secara baik ataupun buruk. Dalam Islam dikenal Khusnul Khotimah dan Su'ul Khotimah.

Khusnul khotimah merupakan kematian yang selalu dinantikan orang. Meninggal karena sebab dan keadaan yang baik menjadi harapan semua orang.

Untuk itu, kita patut memohon agar dimatikan dalam keadaan Khusnul Khotimah. Mati dalam keadaan baik dan memberikan kebaikan.

Agar hal itu terjadi, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut diajarkan Imam Al Ghazali.

1 dari 5 halaman

Doa Khusnul Khotimah

Doa Khusnul Khotimah© dream.co.id

Bismillahir rahmanir rahim. Ya hayyu ya qoyyumu ya badi'as samawati wal ardli ya dzal jalali wal ikram. Allahumma inni as-aluka an tuhyiya qolbi binuri ma'rifatika abada. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya rahmaan, ya rahim, bi rahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya,

" Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Berdiri Sendiri, wahai Dzat Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat Yang Maha Agung dan Mulia. Ya Allah, saya memohon kepada-Mu agar Engkau menghidupkan hatiku dengan nur makrifat kepada-Mu selamanya. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, wahai Dzat Maha Pengasih, wahai Dzat Maha Penyayang, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Maha Pengasih di antara para pengasih."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Mohon Ampun Karena Khilaf Telah Menyakiti Orang Lain

Dream - Emosi manusia sering kali bergejolak. Semua bergantung pada situasi yang dihadapinya. Rasa bosan dan penat bisa membuat emosi seseorang meluap. Hingga tanpa sadar mengeluarkan ucapan makian kepada orang lain.

Orang yang mendengarnya jadi tidak nyaman. Alhasil, dia akan menjauh dari orang yang telah memakinya.

Apalagi seperti sekarang ini, yang sebagian besar orang terpaksa beraktivitas di rumah. Stres tentu dirasakan dan jika tidak bisa dikendalikan, maka bisa menjadi amarah.

Perasaan tak nyaman akan muncul ketika kita, baik sadar maupun tidak, telah menyakiti orang lain. Hubungan pun menjadi renggang.

Jika sudah terlanjur, dianjurkan membaca doa ini. Dengan doa ini, kita memohon ampunan kepada Allah karena telah menyakiti orang lain.

 

3 dari 5 halaman

Doa Terlanjur Bikin Orang Lain Sakit Hati

Doa Terlanjur Bikin Sakit Hati© dream.co.id

Allahumma innama ana basyarun fala tu'adzdzibni lisyatmi rajulin syatamtuhu aw adzaituhu.

Artinya,

" Ya Allah, sesungguhnya aku hanya manusia, maka janan Engkau siksa aku karena mencela atau menyakiti seseorang."

4 dari 5 halaman

Doa di Malam Nisfu Syaban Untuk Kebaikan Hidup

Dream - Nisfu Syaban adalah waktu terbaik untuk memanjatkan doa. Memohon apapun dalam hidup, terutama ampunan.

Sudah menjadi kebiasaan umat Islam untuk merayakan Nisfu Syaban dengan kemeriahan. Di masjid-masjid digelar pengajian diakhiri dengan makan bersama atau kegiatan lainnya.

Tidak sedikit orang yang memanfaatkan Nisfu Syaban untuk memperbanyak amalan ibadah sunah. Baik itu sholat ataupun membaca Alquran

Ini karena karunia Allah terlimpah di hari tersebut. Kita bisa memohon ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat.

Kita juga dapat memanjatkan doa untuk kebaikan hidup. Seperti kelancaran rezeki, mendapatkan nikmat kesehatan yang tak putus dan lain sebagainya.

Doa di bawah ini dapat diamalkan untuk kebaikan hidup ketika Nisfu Syaban.

5 dari 5 halaman

Doa Kebaikan Hidup Saat Nisfu Syaban

Doa Nisfu Syaban untuk Kebaikan Hidup© dream.co.id

Allahumma ya dzal manni wa la yumannu 'alaika, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thawli wal in'am, la ilaha illa anta zhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma'manal kha'ifîn.

Allahumma in kunta katabtan 'indaka fî ummil kitabi syaqiyyan aw mahruman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famhullahumma fî ummil kitabi syaqawatî wa hirmanî waqtitara rizqi, waktubni 'indaka sa'îdan marzuqan muwaffaqan lil khairat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitabikal munzal 'ala lisani nabiyyikal mursal, yamhullahu ma yasya'u wa yutsbitu, wa 'indahu ummul kitab. Wa shallallahu 'ala sayyidina muhammad wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallam, wal hamdu lillahi rabbil 'alamin.

Artinya,

" Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT."

Sumber: NU Online

Beri Komentar