Doa Saat Melihat Tempat Ibadah Agama Lain

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 21 Oktober 2021 20:00
Doa Saat Melihat Tempat Ibadah Agama Lain
Ada kalanya berkunjung ke tempat ibadah agama lain baik karena wisata ataupun ada urusan sosial.

Dream - Bagi umat beragama, tempat ibadah adalah sakral. Sebab, bangunan yang biasa dirawat kesuciannya itu hanya dimanfaatkan untuk beribadah, berinteraksi dengan Tuhan.

Tetapi kini sudah banyak tempat ibadah yang menjadi destinasi wisata. Sebut saja Masjid Biru di Turki yang menjadi salah satu spot travel yang disinggahi para pelancong dari berbagai negara di dunia.

Tempat ibadah memang mencerminkan karakter dari sebuah kebudayaan. Melihat tempat ibadah agama lain tidak ada salahnya. Kita bisa mendapat pengetahuan mengenai bagaimana umat agama lain menjalankan ibadahnya.

Tentunya, kunjungan tersebut bukan dimaksudkan untuk ibadah. Sebab masing-masing agama punya tempat ibadah sendiri-sendiri.

Ketika melihat tempat ibadah agama lain baik, untuk saat sedang traveling maupun urusan sosial, maka dianjurkan membaca doa ini.

 

1 dari 5 halaman

Doa Masuk Tempat Ibadah Agama Lain

أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِلهًا وَاحِداً لاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ

Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahu la syarikalahu ilahan wahidan la na'budu illa iyyahu.

Artinya,

" Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, Tuhan Yang Esa, dan kami tidak menyembah kecuali hanya kepada-Nya."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Pengganti Ketika Masuk Masjid tapi Belum Berwudhu

Dream - Sebagai rumah ibadah, masjid tentu perlu mendapat penghormatan karena posisinya yang istimewa bagi umat Islam. Selain tempat melakukan ibadah, masjid adalah salah satu tempat bagi manusia untuk memohon apapun kepada Sang Khalik lewat doa-doanya. 

Sebagai tempat istimewa, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan ketika masuk masjid. Penghormatan itu sudah dilakukan ketika kaki kanan melangkah masuk ke rumah ibadah itu dengan membaca doa ketika masuk masjid. 

Adab lain yang dianjurkan saat hendak ke masjid adalah kondisi diri yang sudah suci karena telah berwudhu. Karena sifatnya menyucikan, para ulama menyatakan perlunya wudhu untuk masuk masjid dan apabila tidak dilakukan maka dihukumi makruh.

Tetapi, kita tidak selamanya masjid untuk ibadah. Kadang kala, kita perlu masuk masjid untuk urusan yang termasuk ibadah seperti mengambil barang atau menemui seseorang. Meski setelah berada di dalam masjid, tak ada salahnya kita untuk mendirikan sholat tahiyatul masjid dengan memanjatkan beberapa doa yang sudah diajarkan

Nah, ketika masuk masjid tidak punya wudhu, maka dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut insya Allah dapat menjadi pengganti wudhu.

 

3 dari 5 halaman

Doa Masuk Masjid Tak Punya Wudhu

سُبْحَانَ الله وَالْحَمْد لله وَلَا إِلَه إِلَّا الله وَالله أكبر وَلَا حول وَلَا قُوَّة إِلَّا بِاللَّه الْعلي الْعَظِيم

Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallahu wallahu akbar wa la hawla wa laa quwwata illa billahil 'aliyyil 'adhim.

Artinya,

" Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, tiada daya dan upaya melainkan hanya dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 5 halaman

Tempat Ibadah Sudah Dibuka, Ini Doa Saat di Dalam Masjid

Dream - Tempat ibadah akhirnya boleh kembali menggelar kegiatan. Sebelumnya, Pemerintah sempat membatasi akses ke tempat ibadah dengan maksud mengantisipasi penularan Covid-19.

Umat Islam kini bisa kembali sholat berjemaah di masjid. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster penularan di tempat ibadah.

Hal ini perlu kita sambut dengan senang. Karena kita bisa kembali beraktivitas di masjid maupun mushola.

Kita tidak lagi sholat sendirian atau bersama keluarga di rumah. Kita bisa berinteraksi dengan sesama Muslim namun tetap berhati-hati.

Ketika berada dalam masjid, perbanyak amalan sholeh. Juga, amalkan doa ini.

 

5 dari 5 halaman

Doa di Dalam Masjid

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كُلُّهُ وَلَكَ الْمُلْكُ كُلُّهُ , وَبِيَدِكَ الْخَيْرُ كُلُّهُ , وَإِلَيْكَ يَرْجِعُ الأَمْرُ كُلُّهُ عَلانِيَتُهُ وَسِرُّهُ فَأَهْلٌ أَنْ تُحْمَدَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جَمِيعَ مَا مَضَى مِنْ ذَنْبِي وَاعْصِمْنِي فِيمَا بَقِيَ مِنْ عُمْرِي وَارْزُقْنِي عَمَلًا زَاكِيًا تَرْضَى بِهِ عَنِّي

Allahumma lakal hamdu kulluhu wa lakal mulku kulluhu wa biyadikal khoiru kulluhu wa ilaika yarji'ul amru kulluhu 'alaniyyatuhu wa sirruhu fa ahlun antuhmada innaka 'ala kulli syaiin qodir. Allahummaghfirli jami'a ma madla min dzunbi wa'shimni fima baqiya min 'umri warzuqni 'amalan zakiyan tardla bihi 'anni.

Artinya,

" Ya Allah, bagi-Mu segala puji, bagi-Mu segala kekuasaan, pada kekuasaan-Mu segala kebaikan dan kepada-Mu pula kembali segala urusan, yeng terang maupun yang samar. Bagi-Mu segala puji, sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ampunilah dosa-dosaku yang telah lewat dan perihalah aku pada sisa umurku dan anugerahilah aku perbuatan-perbuatan suci yang mana dengannya Engkau ridha kepadaku."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar