Doa Saat Mendengar Pengakuan Tobat

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 27 Juli 2021 06:01
Doa Saat Mendengar Pengakuan Tobat
Setiap orang pasti punya salah.

Dream - Setiap orang tidak bisa menghindar dari kesalahan. Entah itu besar ataupun kecil. Tetapi, sebaik-baik orang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau mengakui. Kemudian bertobat dan tak akan mengulanginya lagi.

Meminta pengampunan dengan cara bertobat tentunya harus harus disambut baik. Perbuatan tersebut harus diikuti dan bukan malah dijadikan sebagai bahan bercanda apalagi celaan.

Kita tentu sangat ingin melihat orang lain dalam kondisi baik apalagi jika sifatnya selama ini jauh dari keburukan. Akan lebih bagus lagi ketika perbuatan tersebut turut kita ikuti karena hampir semua orang memiliki dosa baik yang disadari maupun tidak. 

Ketika mendengar atau mengetahui seseorang mengakui kesalahannya, maka doakan dengan doa ini.

 

1 dari 3 halaman

Doa Untuk Orang Bertobat

اَللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ اَللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ

Allahumma tub 'alaihi, Allahumma tub 'alaihi.

Artinya,

" Ya Allah, terimalah tobatnya. Ya Allah, terimalah tobatnya."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 3 halaman

Doa Bertobat di Bulan Zulhijah

Dream - Zulhijah adalah bulan yang penuh rahmat. Di bulan ini, ada dua ibadah yang sangat bernilai, yaitu haji dan kurban.

Haji bagi Muslim yang mampu baik fisik maupun keuangan. Sedangkan kurban dianjurkan bagi mereka yang tidak melaksanakan haji.

Mengingat bulan ini sangat istimewa, kita dianjurkan tidak melewatkannya dengan biasa-biasa saja. Kita dapat memperbanyak memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Selain itu, Zulhijah menjadi bulan yang sangat tepat untuk memohon ampun kepada Allah. Kemuliaan bulan ini membuat Allah mendengarkan dan mengabulkan permohonan hamba-Nya.

Selama Zulhijah, sucikan hati dengan rutin membaca doa ini.

3 dari 3 halaman

Doa Ampunan di Bulan Zulhijah


لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ رَبِّ عَمِلْتُ سُوءًا وَظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي أَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ رَبِّ عَمِلْتُ سُوءًا وَظَلَمْتُ نَفْسِي فَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ رَبِّ عَمِلْتُ سُوءًا وَظَلَمْتُ نَفْسِي ، فَتُبْ عَلَيَّ ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيم

La ilaha illa anta subhanaka wa bihamdika rabbi 'amiltu suan wa dholamtu nafsi faghfirli anta khoirul ghofirin la ilaha illa anta subhanaka wa bihamdika rabbi 'amiltu suan wa dholamtu nafsi farhamni innaka arhamur rahimin la ilaha illa anta subhanaka wa bihamdika rabbi 'amiltu suan wa dholamtu nafsi fatub 'alayya innaka antat tawwabur rahim.

Artinya,

" Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan segala puji untuk-Mu. Tuhanku, aku telah melakukan dosa dan menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku karena Engkau sebaik-sebaik pemberi ampunan. Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan segala puji untuk-Mu. Tuhanku, aku telah melakukan dosa dan menzalimi diriku sendiri, maka kasihanilah aku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik pengasih. Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan segala puji untuk-Mu. Tuhanku, aku telah melakukan dosa dan menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik penerima taubat dan Maha Penyayang."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar