Doa setelah Mendapat Pujian dan Cara yang Dilakukan Rasulullah saat Menghadapi Pujian

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 17 Mei 2022 20:00
Doa setelah Mendapat Pujian dan Cara yang Dilakukan Rasulullah saat Menghadapi Pujian
Pujian yang didapatkan bisa menjadi penyemangat, tetapi bisa menjadikan seseorang sombong.

Dream – Pujian adalah bentuk kata-kata baik atau sanjungan yang diberikan pada seseorang sehingga membuat orang tersebut merasa senang. Pujian ini pada umumnya memang sangat disukai oleh setiap orang. Bahkan bisa membuat orang tersebut mendapatkan semangat.

Namun sahabat Dream juga harus berhati-hati, pujian juga bisa membuat seseorang menjadi sombong. Sifat ini bisa hadir di saat seseorang mendapat pujian dan merasa dirinya sangat senang hingga lupa bahwa hal tersebut hadir karena Allah SWT. Sifat inilah yang sangat tidak disukai oleh Allah SWT dan sudah seharusnya dijauhi oleh setiap umat Islam agar tidak terjerumus ke dalam lubang dosa.

Oleh karena itu, penting bagi kita ketika mendapat pujian adalah berusaha untuk mengendalikan diri dan tak ketinggalan juga untuk membaca doa setelah mendapat pujian sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Nah, berikut adalah bacaan doa setelah mendapat pujian dan cara Rasulullah saat menghadapi pujian sebagaimana dirangkum Dream melalui bincangsyariah.com dan islampos.com.

1 dari 2 halaman

Bacaan Doa setelah Mendapat Pujian

Bacaan Doa setelah Mendapat Pujian© Shutterstock.com

Pastinya senang bukan ketika sahabat Dream mendapatkan pujian? Tapi tunggu dulu. Tetap menahan diri dan jangan sampai gembira yang berlebihan ya. Sahabat Dream juga harus ingat ketika mendapatkan pujian, maka alangkah lebih baik jika membaca doa setelah mendapat pujian berikut ini:

الحمدلله الذي اظهر الجميل وستر القبيح

Alhamdulillah alladzi azhara al-jamila wa satara al-qabiha.

Artinya:Segala puji bagi Allah, Zat yang menampakkan kebagusan dan menutup kejelekan.”

Nah, setelah membaca doa di atas, tetaplah menganggap bahwa dirimu tidak lebih baik dari orang lain. Karena sesungguhnya yang pantas untuk dipuji hanyalah Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat An-Najm ayat 32 berikut ini:

اَلَّذِيْنَيَجْتَنِبُوْنَكَبٰۤىِٕرَالْاِثْمِوَالْفَوَاحِشَاِلَّااللَّمَمَۙاِنَّرَبَّكَوَاسِعُالْمَغْفِرَةِۗهُوَاَعْلَمُبِكُمْاِذْاَنْشَاَكُمْمِّنَالْاَرْضِوَاِذْاَنْتُمْاَجِنَّةٌفِيْبُطُوْنِاُمَّهٰتِكُمْۗفَلَاتُزَكُّوْٓااَنْفُسَكُمْۗهُوَاَعْلَمُبِمَنِاتَّقٰىࣖ

Artinya: “ (Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa.”

Sedangkan jika pujian yang sahabat Dream dapatkan tidak sesuai dengan kenyataannya, maka doa inilah yang bisa kamu amalkan:

اللَّهُمَّ لا تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُولُونَ، واغْفِر لِي مَا لَا يَعْلَمُونَ واجْعَلْنِي خَيْراً مِمَّا يَظُنُّونَ

Allahumma la tuakhidzni bima yaqulun, waghfirli ma la ya’lamun, waj’alni khairam mimma yazhunnuna.

Artinya:Ya Allah, jangan Engkau menghukumku disebabkan pujian yang dia ucapkan, ampunilah aku, atas kekurangan yang tidak mereka ketahui. Dan jadikan aku lebih baik dari pada penilaian yang mereka berikan untukku.”

2 dari 2 halaman

Cara Rasulullah Menghadapi Pujian

Cara Rasulullah Menghadapi Pujian© Shutterstock.com

Mungkin ada beberapa dari sahabat Dream yang merasa bingung ketika tiba-tiba mendapatkan pujian dari orang lain. Ada yang merasa malu dan ada juga yang hanya senyum saja. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa cara yang dilakukan oleh Rasulullah saw ketika menghadapi suatu pujian dan bisa sahabat Dream teladani:

Selalu Mawas Diri

Cara pertama yang dilakukan oleh Rasulullah saw ketika menghadapi pujian adalah dengan selalu mawas diri. Mawas diri ini adalah suatu upaya agar diri kita tidak terlalu terbawa oleh pujian yang diberikan oleh seseorang. Oleh karena itulah, ketika Rasulullah saw mendapatkan pujian, maka beliau langsung berdoa:

Ya Allah, janganlah Engkau hukum aku karena apa yang dikatakan oleh orang-orang itu.” (HR. Bukhari).

Menyadari Bahwa Pujian Adalah Topeng dari Sisi Gelap kita

Cara yang kedua adalah dengan menyadari bahwa pujian yang diberikan oleh seseorang adalah topeng dari sisi gelap diri kita yang sebenarnya tidak diketahui oleh orang lain. Saat ada orang yang memuji kita, maka mereka hanya melihat sisi baik diri kita saja. Sedangkan sisi buruk kita tidak terlihat. Menyadari bahwa setiap manusia tidaklah ada yang sempurna. Di mana ada sisi baik dan ada sisi buruknya juga.

Oleh karena itu, saat Nabi Muhammad saw mendapatkan pujian, maka beliau pun menanggapinya dengan doa:

Ya Allah ampunilah aku dari apa yang tidak mereka ketahui (dari diriku).” (HR. Bukhari).

Jika Pujian Benar, Maka untuk Menjadikan Diri Lebih Baik

Cara ketiga yang diajarkan Rasulullah saw ketika mendapatkan pujian yang baik adalah dengan memohon kepada Allah SWT agar menjadikan pribadi kita lebih baik lagi. Karena pujian tersebut bisa dijadikan motivasi agar diri ini bisa semakin berkembang. Berikut adalah doa yang dibaca Rasulullah saw:

Ya Allah, jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka kira.” (HR. Bukhari).

Beri Komentar