Doa Suami Istri Agar Menjadi Pasangan Shalih Shalihah

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 14 Oktober 2021 20:00
Doa Suami Istri Agar Menjadi Pasangan Shalih Shalihah
Sifat shalih shalihah pada pasangan membuat rumah tangga tenteram.

Dream - Menjadi pasangan suami istri bukan persoalan mudah. Masing-masing perlu terus belajar satu sama lain dan baru selesai ketika mau memisahkan.

Sebelum menikah, suami maupun istri sebelumnya adalah pribadi dengan watak masing-masing. Ketika dipersatukan dalam pernikahan, keduanya akan menemukan banyak sekali perbedaan sebelum akhirnya bisa saling memahami.

Tetapi, perbedaan bukan untuk pemisah. Melainkan untuk dikelola agar dicapai kebahagiaan bersama.

Suami istri perlu saling menguatkan, terutama dalam hal agama. Saling memberikan kebaikan satu sama lain sehingga rumah tangga menjadi harmonis.

Tentu semua orang ingin punya pasangan shalih shalihah. Nah, biar terwujud, rutinkan membaca doa ini.

 

1 dari 6 halaman

Doa Agar Pasangan Shalih Shalihah

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allahumma inni as aluka khoiraha wa khoira ma jabaltaha 'alaihi wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaihi.

Artinya,

" Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dia dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya, dan aku mohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan dia dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya."

Sumber: Bincang Syariah.

2 dari 6 halaman

Doa Usai Akad Nikah Agar Pasangan Raih Berkah

Dream - Menikah selalu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi setiap pasangan. Setelah lama menunggu, akhirnya ada seseorang yang mendampingi hingga akhir hayat. Kita tak lagi sendiri. Ada seseorang yang siap jadi apapun untuk kita.

Ketika mengalami masalah rumah tangga, suami dan istri bersama-sama mencari jalan keluar. Di kala mendapat kebahagiaan, dinikmati bersama pasangan.

Sebelum memasuki dunia rumah tangga, momen pernikahan yang sangat menegangkan adalah saat mengucapkan akad nikah. Biasanya, usai akad nikah baik mempelai pria maupun wanita akan sama-sama merasa canggung.

Ketika hal ini terjadi, perlu dicarikan jalan keluar. Ada baiknya suami membaca doa ini usai akad nikah agar pernikahan mendapat berkah.

3 dari 6 halaman

Doa Usai Akad Nikah

Doa Usai Akad Nikah© Dream.co.id

Barakallah li kullin minna fi shahibihi.

Artinya,

" Ya Allah, berikanlah keberkahan pada kami satu sama lain untuk pasangan kami."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 6 halaman

Menikah di Bulan Syawal Dianjurkan dalam Islam, Ini Alasannya

Dream - Pernikahan tidak semata jalan bersatunya insan lawan jenis menjadi suami istri. Lebih dari itu, menikah merupakan bentuk ibadah dalam Islam.

Pernikahan juga menjadi salah satu sunah Rasulullah Muhammad SAW yang dicontohkan umat Islam. Mengikuti sunah tersebut, maka kita termasuk dalam golongan umat Rasulullah.

Dalam Islam sendiri, pernikahan memiliki derajat sangat tinggi. Bahkan dinyatakan setengah dari amalan ibadah seseorang sepanjang hidupnya.

Hal itu disinggung dalam hadis yang diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik RA. Di hadis tersebut, Rasulullah menyatakan seseorang yang menikah berarti telah menyempurkan setengah dari agamanya.

Menikah dapat dilakukan pada bulan apapun. Tetapi, ada bulan-bulan tertentu yang dianjurkan bagi Muslim untuk menikah.

Salah satu bulan itu adalah Syawal. Ada beberapa alasan di balik anjuran tersebut.

 

5 dari 6 halaman

Bulan pernikahan Rasulullah dengan Aisyah RA

Syawal menjadi istimewa karena Rasulullah melangsungkan pernikahannya dengan Aisyah binti Abu Bakar RA. Inilah yang jadi dasar dianjurkannya menikah di bulan Syawal.

Hal ini seperti disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dari Aisyah RA.

Aisyah RA berkata, " Rasulullah SAW menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan Syawal pula. Maka istri-istri Rasulullah yang manakah lebih beruntung di sisinya dariku?"

Aisyah sendiri diketahui suka menikahkan wanita di bulan Syawal. Sedangkan bagi umat Islam menikah pada Syawal maka dinilai menjalankan sunah Rasulullah.

 

6 dari 6 halaman

Membantah Tahayul

Ibnu Katsir dalam kitabnya, Bidayah Wan Nihayah, menjelaskan Rasulullah punya maksud tertentu dengan menikahi Aisyah di bulan Syawal. Maksud tersebut yaitu membantah mitos yang diyakini masyarakat jahiliyah.

Di masa jahiliyah, terdapat kepercayaan untuk tidak menikah di waktu antara dua Id, sementara Syawal termasuk di dalamnya. Alasannya, ada kekhawatiran akan terjadi perceraian.

Masyarakat jahiliyah menganggap unta betina mengangkat ekornya di bulan Syawal, pertanda tidak mau dikawini unta jantan. Para orangtua memahami anggapan ini sebagai pertanda kesialan.

Mereka tidak mau menikahkan anaknya di bulan Syawal karena menganggap waktu ini dapat mendatangkan kesialan. Demikian pula para wanita, tidak mau dinikahi di bulan Syawal karena anggapan tersebut.

Rasulullah ingin menghilangkan kepercayaan tersebut. Sehingga, pernikahan di bulan Syawal sangat dianjurkan.

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar