Doa Tahiyat Awal dan Akhir yang Dilengkapi dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Rabu, 19 Januari 2022 12:12
Doa Tahiyat Awal dan Akhir yang Dilengkapi dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
Doa tahiyat adalah bagian dari rukun sholat yang jangan sampai ditinggalkan.

Dream – Setiap umat Islam yang sudah baligh sudah terkena kewajiban menjalankan sholat fardhu setiap harinya. Sholat wajib tersebut harus ditunaikan sebanyak lima kali masing-masing sholat subuh, dhuhur, ashar, maghrib, dan isya.

Sebagai tiang agama, sholat merupakan bentuk ibadah yang menunjukkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat An-Nisa ayat 103 yang bunyinya sebagai berikut:

فَاِذَاقَضَيْتُمُالصَّلٰوةَفَاذْكُرُوااللّٰهَقِيَامًاوَّقُعُوْدًاوَّعَلٰىجُنُوْبِكُمْۚفَاِذَااطْمَأْنَنْتُمْفَاَقِيْمُواالصَّلٰوةَۚاِنَّالصَّلٰوةَكَانَتْعَلَىالْمُؤْمِنِيْنَكِتٰبًامَّوْقُوْتًا

Artinya: Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103).

Tentunya menjalankan sholat jangan hanya sebatas kebiasaan dengan melakukan gerakan demi gerakannya saja. Muslim dan muslimah harus bisa memetik hikmah dari ibadah yang diperintahkan Allah SWT langsung kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain berusaha khusyuk, muslim yang mau menjalankan sholat harus memenuhi rukun-rukun sholat yang dilakukan secara baik dan benar. Menjalankan sholat dengan memenuhi setiap rukun-rukunnya, hal ini yang akan menentukan sah atau tidaknya sholat yang dilakukan.

Salah satu rukun sholat yang tidak boleh ditinggalkan itu adalah bacaan doa tahiyat. Di mana tahiyat awal dan tahiyat akhir adalah termasuk dalam rukun qauli. Meskipun bacaan doa tahiyat awal dan akhir kelihatannya mirip, namun keduanya tetap memiliki perbedaan.

Berikut adalah doa tahiyat awal dan tahiyat akhir yang biasa dibaca dalam sholat sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui Merdeka.com.

1 dari 2 halaman

Bacaan Doa Tahiyat Awal

Bacaan Doa Tahiyat Awal© Shutterstock.com

Pada saat tahiyat awal, maka posisi duduk sahabat Dream adalah dengan duduk di antara dua sujud yang dilakukan dengan duduk iftirasy. Di saat inilah, kamu membaca doa tahiyat awal yang bunyinya sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُالْمُبَارَكَاتُالصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُلِلَّهِالسَّلَامُعَلَيْكأَيُّهَاالنَّبِيُّوَرَحْمَةُاللَّهِوَبَرَكَاتُهُالسَّلَامُعَلَيْنَاوَعَلَىعِبَادِاللَّهِالصَّالِحِينَ

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin.

Artinya: “ Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh."

Kemudian ada juga bacaan doa tahiyat awal yang dikutip dari kitab Fathul Muin dengan bacaan berikut ini:

فتح المعين بشرح قرة العين بمهمات الدين وعاشرها: تشهد أخير وأقله ما رواه الشافعي والترمذي [الأذكار الأرقام: ٣٦٨- ٣٩١] : التيحات لله إلى آخره تتمته: سلام عليك أيها النبي ورحمة الله وبركاته سلام علينا وعلى عباد الله الصالحين أشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله

Artinya: “ Rukun shalat yang kesepuluh adalah tasyahud akhir. Minimal bacaan dalam tasyahhud akhir sebagaimana yang diriwayatkan oleh As-Syafi'i dan At-Tirmidzi adalah bacaan,

At-tahiyyâtu lillâh, salâmun alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh, salâmun 'alainâ wa 'alâ ibâdillâhis shâlihîn. Asyhadu al-lâilâha illallâh, wa anna muhammadar rasûlullâh. (Syekh Zainuddin Al-Malyabari, Fathul Muin, Hlm.118).

2 dari 2 halaman

Bacaan Doa Tahiyat Akhir

Bacaan Doa Tahiyat Akhir© Shutterstock.com

Dalam bacaan doa tahiyat akhir ini memang tampak memiliki kesamaan dengan doa tahiyat awal. Namun pada tahiyat akhir ada diberikan tambahan bacaan. Di mana terdiri dari bacaan tahiyat awal, bacaan syahadat, dan kemudian bacaan sholawat. Berikut adalah bagian-bagian bacaan dari doa tahiyat akhir:

Bacaan Tahiyat Awal

التَّحِيَّاتُالْمُبَارَكَاتُالصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُلِلَّهِالسَّلَامُعَلَيْكأَيُّهَاالنَّبِيُّوَرَحْمَةُاللَّهِوَبَرَكَاتُهُالسَّلَامُعَلَيْنَاوَعَلَىعِبَادِاللَّهِالصَّالِحِينَأَشْهَدُأَنْلَاإلَهَإلَّااللَّهُوَأَشْهَدُأَنَّمُحَمَّدًارَسُولُاللهِ

 Attahiyyâtul mubârakâtush shalawâtut thoyyibâtu liLlâh, assalâmu 'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatuLlâhi wabarakâtuh, assalâmu 'alainâ wa 'alâ 'ibâdillâhish shâlihîn, asyhadu al-lâ ilâha illa-Llah, wa asyhadu anna muhammadar rasûlullah.

Artinya:Segala penghormatan yang penuh berkah, segenap salawat yang penuh kesucian, (semuanya) adalah milik Allah. Salam padamu wahai para Nabi, beserta rahmat dan berkah Allah. Salam bagi kami, dan bagi hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”

Bacaan Syahadat

Setelah membaca bacaan doa tahiyat awal, lalu dilanjutkan dengan membaca syahadat berikut ini:

أَشْهَدُأَنْلَاإلَهَإلَّااللَّهُوَأَشْهَدُأَنَّمُحَمَّدًارَسُولُاللهِ

Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullaah.

Artinya: “ Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Bacaan Sholawat

Setelah membaca bacaan syahadat, kemudian ditutup dengan membaca sholawat berikut ini:

اللَّهُمَّصَلِّعَلَىمُحَمَّدٍ،وَعَلَىآلِمُحَمَّدٍ

Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidina muhammad.

Artinya:Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad."

Lalu dilanjutkan dengan bacaan sholat ibrahimiyah yang bacaannya berikut ini:

،كَمَاصَلَّيْتَعَلَىإِبْرَاهِيمَوَعَلَىآلِإِبْرَاهِيمَ،إِنَّكَحَمِيدٌمَجِيدٌ،اللَّهُمَّبَارِكْعَلَىمُحَمَّدٍ،وَعَلَىآلِمُحَمَّدٍ،كَمَابَارَكْتَعَلَىإِبْرَاهِيمَ،وَعَلَىآلِإِبْرَاهِيمَ،إِنَّكَحَمِيدٌمَجِيدٌ

Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibraahim wa'alaa aali sayyidinaa ibraahim wabaarik 'alaa sayyidinaa muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad.

Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahiim wa 'alaa aali sayyidina Ibraahiim fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: “ Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia."

Itulah bacaan doa tahiyat awal dan akhir yang dilengkapi dengan artinya. Bacaan tersebutlah yang seharusnya dihafalkan dan diaplikasikan dalam menjalankan sholat sehari-hari. Tentunya penting untuk dipastikan bahwa doa yang dibaca sudah baik dan benar agar sholatmu benar-benar sah.

Beri Komentar