Doa Terhindar dari Aktivitas yang Sia-sia

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 24 Januari 2022 06:00
Doa Terhindar dari Aktivitas yang Sia-sia
Aktivitas sia-sia hanya mendatangkan kerugian.

Dream - Aktivitas yang mendatangkan manfaat tentu perlu diprioritaskan. Sebab kita bisa mendapatkan manfaat darinya.

Tetapi, ada kalanya aktivitas kurang berfaedah tampak mengasyikkan. Membuat kita sedikit terlena dan melepas beban.

Sayangnya, aktivitas itu justru membuat kita membuang waktu percuma. Sementara keperluan kita belum juga terpenuhi.

Karena itulah, sangat tepat untuk mengisi lebih banyak waktu dengan kegiatan berfaedah. Sehingga waktu tidak terbuang sia-sia.

Agar terhindar dari aktivitas yang sia-sia, dianjurkan membaca doa ini.

 

1 dari 3 halaman

Doa Terhindar dari Aktivitas Sia-sia

اّللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْئَلُكَ اَنْ تَفْرَحَهُمْ فِي اْلاَخِرَةِ كَمَا فَرَحْتَهُمْ فِي الدُّنْيَا

Allahumma inni as aluka an tafrahahum fil akhirati kama farahtahum fid dunya.

Artinya,

" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk memberikan kesenangan kepada mereka di akhirat sebagaimana Engkau telah memberikan kesenangan kepada mereka di dunia."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 3 halaman

Doa Untuk Menjaga Perkataan Dari Keburukan

Dream - Lidah tidak bertulang namun bisa menjadi penentu masa depan. Karena pada lidah dapat terucap segala macam perkataan.

Pun demikian, lidah juga menjadi cerminan seseorang di mata yang lain. Perkataan yang terucap akan menentukan bagaimana dia dinilai orang.

Seseorang akan disukai bila dia kerap mengucap kata-kata baik. Sebaliknya, dia dibenci jika sampai terucap kata-kata buruk.

Meski begitu, kecenderungan orang untuk berkata apapun bisa dipengaruhi kondisi kejiwaannya. Yang perlu diwaspai yaitu ketika marah karena dapat mengeluarkan kata-kata buruk

Agar lisan dan perkataan kita terjaga dari hal-hal buruk, amalkan doa ini.

 

3 dari 3 halaman

Doa Perkataan Terjaga

اللهم اسألك كلمة الحق في الغضب والرضىا

Allahumma as'aluka kalimatal haq fi ghadab wa ridla.

Artinya,

" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar