(Foto: Instagram/Rosshairaa)
Dream - Tanyakan pada setiap wanita, sebagian besar pasti tidak akan setuju untuk hidup berpoligami atau dengan kata lain rela hati dimadu.
Namun, jangan terkejut karena ada gadis 19 tahun memiliki pendirian berbeda. Dia justru mengaku mengimpikan hidup dimadu seandainya berumah tangga.
Pengakuan mengejutkan pemilik akun Instagram yang menggunakan nama Rosshairaa langsung menjadi sensasi dalam semalam.
Melalui status itu, Rosshairaa memberitahu, dia bercita-cita untuk memiliki madu karena menginginkan suaminya hidup bahagia.
Katanya lagi, dia sudah berpikir panjang dan tidak akan menyesal dengan 'impiannya' itu.
" Saya umur 19. Saya bercita-cita, jika saya sudah kawin nanti, ingin ada MADU. Yes, madu! Pasti banyak yang merasa aneh dan tak percaya dengan apa yang saya bicarakan?
" Orang lain tak ingin dimadu, tapi saya mau. Sebab apa? Sebab saya ingin bahagiakan suami (kalau dia ingin istri satu lagi)," katanya.
© Dream
Masih menurut Rosshairaa, dia tak masalah mesti harus berkorban perasaannya. Itu semua demi kebahagiaan suaminya.
" Sebab dia nanti yang menanggung semua dosa-dosa saya, jadi mengapa tidak? Saya hanya ingin membalas jasa-jasanya. Walau jasa saya tidak besar, tapi itu sudah cukup melihatnya tersenyum," sambung Rosshairaa.
Kontan saja status Rosshairaa di Instagram mendapat tanggapan sinis dari netizen, terutama yang wanita. Mereka mengkritik pengakuan Rosshairaa itu yang mereka anggap belum mengerti arti kehidupan berumah tangga yang sebenarnya.
" Jangan nanti setelah menikah minta tukar payung terjun sebab dapat madu yang berbisa. Bicara seperti sudah pernah hidup sebagai istri!" kritik Laura Dealova.
Sementara yang lain, Zurina Aizan menulis, " Biasalah baru 19 tahun lihat dunia. Dia masih belum tahu sepak terjang dunia rumah tangga. Aneh-aneh gadis-gadis zaman sekarang."
Namun tidak kurang juga yang memuji keikhlasan hati Rosshairaa yang sudi 'berbagi' suami dengan wanita lain.
Saat melihat profil Rosshairaa, ternyata gadis ini sekarang sedang dalam proses bertunangan.
(Sumber: mynewshub.cc)
© Dream
Dream - Ini kisah istri yang rela dimadu oleh sang suami. Perempuan ini menghadiri proses akad nikah sang suami dengan istri ke dua, serta memberikan doa yang mengharukan kepada mereka.
Ummu Aiman Mohd Sani. Demikian nama perempuan 27 tahun yang rela dimadu itu. Istri pertama itu menguatkan hati menyaksikan proses akad nikah suaminya, Mohd Salman Mohd Sabri (33) dengan istri ke dua, Nurul Mubaraqah Najri (21).
" Saya doakan suami menjadi pemimpin yang baik dan bertanggungjawab. Sekaligus dapat mendidik kami berdua menjadi isteri solehah," kata Ummu Aiman, sebagaimana dikutip Dream dari laman Siakap Keli, Senin 2 Mei 2016.
" Saya berharap kesediaannya berpoligami ini mampu menjadi contoh kepada masyarakat di luar sana," tambah dia.
Pernikahan antara Mohd Salman dengan Nurul Mubaraqah ini digelar secara meriah di Masjid Cahaya Iman, Bandar Country Homes, Rawang, Selangor, Malaysia, pada Minggu malam, 1 Mei 2016.
" Saya harap ia (keluarga) menjadi model keluarga poligami kepada semua," kata Ummu Aiman. Sementara, Mohd Salman berharap kedua isterinya dapat menjalin hubungan yang baik.
© Dream
Dream - Pernikahan unik terjadi di Tembilahan, Riau, pada Minggu 3 Januari 2016. Seorang istri menikahkan suaminya dengan perempuan lain. Pernikahan itu dilakukan untuk memenuhi nazar sang istri pertama.
Adalah Siti Aminah (50), perempuan yang memiliki nazar suaminya, Kasmuri (50). Siti mencarikan sendiri perempuan yang dinikahkan dengan kasmuri itu. Dan perempuan yang dipilih oleh Siti untuk istri ke dua Kasmuri adalah Khariah (34), sales obat yang masih kerabat mereka.
Dikutip Dream dari riauposting.com, Rabu 6 Januari 2016, Kasmuri dan Siti sudah menikah sejak 1986. Keluarga mereka berjalan harmonis. Tak ada riak berarti. Selama mengayuh biduk rumah tangga ini, mereka dikaruniai lima anak dan beberapa cucu. Perekonomian mereka juga bagus. Keluarga ini sukses dengan jual beli hasil perkebunan.
Roda hidup memang berputar. Tak selamanya mereka berada di atas. Ada kalanya mereka berada di bawah. Pada 2007, Siti sakit. Kedua kakinya sulit digerakkan.
Berbagai ikhtiar dilakukan. Terapi dokter sampai perawatan tradisional telah dilakoni. Tujuannya hanya satu, menyembuhkan kaki Siti. Namun, rupanya usaha itu tak kunjung berbuah hasil.
Biaya pengobatan menguras pundi kekayaan keluarga ini. Mereka bagai berada di titik nadir. Hingga akhirnya, Siti bernazar alias berjanji akan mencari istri ke dua untuk Kasmuri jika kakinya sembuh. Dan rupanya, nazar itu dijawab Tuhan. Kaki Siti perlahan sembuh.
Dan tak mau ditagih di akhirat, Siti mencarikan istri ke dua untuk sang suami. Dan Siti memilih Khariah untuk Kasmuri.
Tak mudah memang. Keinginan Siti ini ditentang anak-anaknya. Tapi dengan sabar Siti menjelaskan bahwa ini nazar yang harus dipenuhi. Dia mengaku sudah siap menanggung segala risiko.
Dan anak-anak mereka kemudian bisa menerima. Nazar Siti akhirnya terpenuhi. Dia telah menikahkan Kasmuri dengan Khariah. Pernikahan ini resmi tercatat dalam buku administrasi pemerintah di Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Merah.
Janji adalah utang. Dan Siti telah membayarnya. Dia merasa lega, karena terbebas dari nazar itu, meski hidup dimadu. [Baca selengkapnya kisah ini di riauposting.com]