Guru Terenyuh Lihat Seorang Muridnya Pakai Masker Dekil dan Dijahit

Reporter : Sugiono
Jumat, 7 Agustus 2020 09:41
Guru Terenyuh Lihat Seorang Muridnya Pakai Masker Dekil dan Dijahit
Bagi yang berduit mungkin tak masalah dengan membeli masker sekali pakai, tapi yang hidup serba kekurangan?

Dream - Sebagaimana diketahui, pemakaian masker yang menutupi hidung dan mulut telah diwajibkan di beberapa negara, termasuk Malaysia, sejak 1 Agustus lalu.

Aturan memakai wajib masker ini sebenarnya sudah diterapkan jauh sebelumnya ketika pemerintah Malaysia membuka beberapa sekolah sejak Juli lalu di masa new normal.

Namun baru-baru ini sebuah kisah menyedihkan tentang masker menjadi viral di Twitter. Kisah ini dibagikan oleh seorang guru yang prihatin melihat kondisi masker salah seorang muridnya.

1 dari 3 halaman

Terkejut Lihat Masker Kotor dan Dijahit

Masker tersebut bukan saja terlihat sudah kotor dan dekil, di talinya terlihat bekas dijahit lagi menggunakan benang hitam. Benar-benar menyedihkan.

Masker terlihat kotor dan dekil, talinya dijahit dengan benang hitam.© Twitter @fazri_hassan

Menurut Fazri Hassan, guru Sekolah Kebangsaan Gas di Sandakan, Sabah, kejadian pada Rabu pagi itu menimbulkan kesan mendalam pada dirinya.

Dia terenyuh dan hanya bisa terdiam saat melihat salah satu masker muridnya tampak sudah tidak layak untuk digunakan lagi.

2 dari 3 halaman

Selalu Sediakan Masker di Kelas

" Waktu itu sedang jam mengajar dalam kelas, saya berbincang dengan murid-murid tentang kewajiban memakai masker

" Saat sesi tanya jawab satu-satu itulah, saya melihat masker dia tampak kotor dan dekil," kata Fazri.

Lebih miris lagi, tali masker yang terlepas dijahit lagi dengan menggunakan benang hitam. Beruntung, Fazri selalu sedia masker di kelas dan di mobil.

Akhirnya dia membagikan satu lembar masker baru untuk anak didiknya yang duduk di kelas enam Sekolah Dasar tersebut.

3 dari 3 halaman

Ingin Murid Pakai Masker yang Bersih dan Layak

Prihatin dengan masalah ini, Fazri mengaku akan sering melakukan pemeriksaan terhadap pemakaian masker oleh murid-muridnya.

Dia ingin memastikan murid-muridnya selalu memakai masker yang bersih dan nyaman agar bisa beraktifitas dengan baik di kelas.

" Saya tahu ada beberapa keluarga yang mungkin tidak bisa menyediakan masker baru setiap hari.

“ Karena masker sudah jadi kebutuhan. Bagi yang punya uang, mungkin tidak ada masalah. Tapi ada yang hidupnya kesusahan, ada yang kehilangan pekerjaan, dan sebagainya," imbuhnya.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar