Harapan Warga Irak di Hari Raya Idul Fitri 2017

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 25 Juni 2017 08:04
Harapan Warga Irak di Hari Raya Idul Fitri 2017
Banyak kemiripan tradisi menyambut Lebaran di Irak dengan Indonesia.

Dream - Konflik yang tengah berkecamuk di Irak tak menyurutkan langkah umat Muslim untuk terus mempersiapkan Idul Fitri. Warga Iraq memiliki tradisi unik saat merayakan Idul Fitri.

Jurnalis Luxemburg Wort Hind Alharby membagi kisah dan pengalamannya selama menjalani Lebaran di kampung halamannya.

Menurut dia, dalam menyambut Ramadan, warga Irak biasanya membersihkan dan menyiapkan rumah dalam keadaan yang indah. Tetapi, ada satu syarat yang harus dipenuhi.

" Semua anggota keluarga harus ikut ambil bagian dan memberikan tangan untuk membersihkan rumah," tulis Hind.

Hampir mirip dengan tradisi umat Muslim di Indonesia, warga Irak juga menyiapkan baju baru. Para orang tua di sana, biasanya akan membelikan baju baru lebaran untuk anak-anak.

Sementara itu, para perempuan menyiapkan makanan untuk tiga hari perayaan Idul Fitri. Para perempuan biasanya memasak menu confetti bites, klighah, dan berbagai jenis pencuci mulut. Pada malam pertama Idul Fitri, wanita berkumpul menyiapkan makanan berupa kue kering diisi dengan kurma.

Pada pagi pertama Idul Fitri, para pria sholat di masjid-masjid mengenakan pakaian baru mereka dan saling bertukar harapan satu sama lain. Anak-anak menerima Eidia- uang untuk membeli apapun yang mereka inginkan saat Idul Fitri.

Sementara itu, beberapa keluarga mengunjungi pemakaman usai sholat Idul Fitri. Mereka membawa cabang zaitun dan bunga untuk mengingat orang yang mereka cintai.

Siang harinya, keluarga berkumpul untuk makan siang. Anak-anak, kata dia, punya tradisi Lebaran tersendiri. Mereka biasanya berkeliling dan mengetuk pintu tetangga untuk meminta makanan penutup dan berharap mendapatkan " berkah Idul Fitri" .

Di taman, anak-anak bermain permainan sembari menyanyikan lagu-lagu populer untuk Idul Fitri.

Tetapi, dalam beberapa tahun terakhir, banyak keluarga yang belum bisa merayakan Idul Fitri karena kurangnya keamanan di Irak, tingginya jumlah ledakan dan teror.

Setiap tahun selama Idul Fitri, orang Irak menginginkan negara mereka damai. Mereka berharap Irak akan aman dan selamat dan keluarga bisa hidup dalam damai. (ism) 

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya