Heboh Bocah 12 Tahun Gelar Pesta Pertunangan, Ini Kisahnya

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 25 Oktober 2016 06:15
Heboh Bocah 12 Tahun Gelar Pesta Pertunangan, Ini Kisahnya
Setelah foto-foto pasangan cilik itu disiarkan oleh media lokal, banyak yang mengekspresikan kemarahan.

Dream - Seorang bapak, Nasser Hassan, menerima kecaman publik setelah dia mengumumkan pertunangan putrinya. Nasser mungkin pantas menerima kecaman itu itu setelah dia melangsungkan pertunangan anak-anak usia dini.

Bayangkan saya, Nasser melangsungkan `pertunangan dini` putrinya yang baru berusia 11 tahun, Gharam. Pasangannya, adalah keponakannya yang berusia 12 tahun.

Pertunangan ini berlangsung di Mesir baru-baru ini.

Pengumuman tersebut dibuat oleh Nasser pada pernikahan mewah anak sulungnya itu. Setelah Gharam diumumkan bertunangan dengan Omar, tamu yang hadir tidak percaya dan merasa terkejut. 

Undang-undang di Mesir memang tidak mengizinkan pernikahan di bawah usia 18 tahun.

 

1 dari 3 halaman

Alasan Si Ayah

Setelah foto-foto pasangan cilik itu disiarkan oleh media lokal, banyak yang mengekspresikan kemarahan kepada Nasser. 

Namun pria itu membela perbuatannya dengan menyatakan putrinya sekadar menjalankan pertunangan, bukannya pernikahan.

Sementara ayah Omar mendukung pengumuman saudaranya itu dan memberitahu tidak ada yang salah dengan hal tersebut.

" Omar selalu menyayangi Gharam dan dia selalu menyatakan akan menikahinya ketika mereka besar nanti sebelum pria lain melamar Gharam.

" Mereka akan menikah setelah mencapai usia yang diperbolehkan untuk menikah," katanya.

Sebuah LSM, Pusat Konseling Dan Legislatif Perempuan, telah melaporkan masalah tersebut ke polisi dan meminta agar insiden tersebut diselidiki.

" Pertunangan tersebut hanya akan menyebabkan pernikahan pada usia muda di mana gadis tersebut akan ditolak hak memperoleh pendidikan, kasih sayang, dan sosialnya," kata Reda Eldanbouki, kepala LSM tersebut.

(Sumber: mynewshub.cc)

2 dari 3 halaman

Heboh Kakek Nikahi Wanita yang Pantas Jadi Cucunya

Dream - Kadang-kadang untuk memahami realitas yang menjadi masalah global, orang-orang perlu menyaksikan realitas tersebut terjadi tepat di depan mata mereka.

Jadi, untuk mengingatkan masyarakat tentang isu global perjodohan atau pernikahan anak, Coby Persin, 21, memutuskan untuk membuat video eksperimen sosial.

Caranya, Coby merekam 'pengantin' perempuan yang masih berusia 12 tahun menjalani sesi foto pra-nikah dengan 'pengantin' pria yang pantas menjadi kakeknya di Times Squre.

Video Coby dimulai dengan menjelaskan kepada pemirsa bagaimana pernikahan anak tidak hanya legal di 91 negara di seluruh dunia, tetapi juga di AS - dengan beberapa negara mensyaratkan usia pengantin perempuan paling rendah 12 tahun.

Dalam eksperimen ini, Coby berpura-pura menjadi fotografer sesi foto pra-nikah kedua pasangan tersebut di Times Squre.

Saat ia mengarahkan mereka untuk duduk dan berpose, banyak yang menyaksikan pasangan tersebut dengan pandangan tidak percaya.

Tak lama kemudian, orang-orang mulai mengerumuni pasangan pengantin tersebut. Dengan berbagai cara, mereka meminta agar pernikahan tak layak itu dibatalkan.

Beberapa orang bahkan mengancam akan melaporkan pengantin pria ke polisi. Ketika pengantin pria memberitahu bahwa orang tua pengantin perempuan telah memberinya izin untuk menikahi putrinya, orang-orang semakin marah.

" Ini pasti sebuah lelucon," teriak seorang perempuan. Sementara seorang pria muda sangat marah dan bertanya secara mendetail tentang keadaan gadis kecil itu dan legalitas tentang pernikahan anak.

" Ini konyol! Ini tidak benar. Aku yakin jika kita melapor ke polisi, kamu akan dipenjara," katanya kepada pengantin pria.

Beberapa orang bahkan mulai bermain fisik dengan mendorong pengantin pria ke tembok dan memakinya. Beruntung, petugas keamanan yang disediakan oleh Coby sebelumnya berhasil meredakan situasi.

Di akhir video, Coby membeberkan fakta mencengangkan tentang perjodohan atau pernikahan anak. Bahwa 33.000 perempuan menikah sebagai anak-anak setiap hari. Pernikahan paksa itu telah menghilangkan masa kecil mereka yang bahagia. (Ism) 

[crosslink_1]

3 dari 3 halaman

Heboh Kakek-kakek Nikahi Gadis Cantik 18 Tahun

Dream - Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan berita pernikahan beda generasi yang menjadi viral di media sosial. Seorang kakek berusia 63 tahun yang diketahui bernama Haji Nasir mempersunting gadis cantik bernama Milawati yang masih berusia 18 tahun.

Setelah ditelusuri, pasangan fenomenal ini ternyata berasal dari Desa Suwa, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Pernikahan keduanya dilaksanakan pada 11 Juli 2016 lalu dan langsung menghebohkan masyarakat lantaran perbedaan usia yang terpaut 45 tahun.

Saat ditanya mengenai pernikahannya yang menghebohkan, Haji Nasir awalnya tak mau terbuka. Namun akhirnya ia menjelaskan juga awal perkenalannya dengan sang istri yang masih belia itu.

" Sebenarnya saya tidak pernah pacaran. Mengalir begitu saja. Tetapi memang, sebelum bertemu dengan Mila, saya sudah dua kali datang ke rumahnya. Pas bertamu kedua, saya langsung melamar. Alhamdulillah diterima," terang pria kelahiran 1953 itu.

Haji Nasir melanjutkan, Mila merupakan istri keduanya. Istri pertamanya, Hj Nurjannah sudah meninggal Februari lalu akibat penyakit sesak napas. Dan dari pernikahan pertamanya itu Haji Nasir tidak dikaruniai keturunan.

Diakui Haji Nasir, dirinya pertama mengetahui Mila dari warga setempat yang mengatakan ada anak perawan di Desa Suwa. Mendengar itu, suatu hari ia pun memutuskan datang ke rumah Mila. Ia langsung menyatakan niatnya untuk melamar kepada orangtua si gadis.

" Jadi tidak ada unsur paksaan atau jodoh-jodoh dalam perkawinan keduanya. Mila mau dan Haji Nasir juga menyatakan niatnya. Kami orangtua tinggal memberi restu," kata ayah Mila, Nasaruddin.

Akhirnya, Haji Nasir pun menikahi Milawati dengan uang lamaran sebesar Rp20 juta ditambah mahar dua gram emas. Tak seperti informasi yang beredar di masyarakat.

" Katanya uang panaik (lamaran) Haji Nasir Rp50 juta. Itu salah. Yang benar Rp20 juta," jelas Nasaruddin.

Kisah selengkapnya baca di sini.    (Ism) 

[crosslink_1]

Beri Komentar