Hikmah di Balik Syariat Sujud Dua Kali

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 22 Januari 2019 13:01
Hikmah di Balik Syariat Sujud Dua Kali
Di setiap rakaat sholat, manusia diharuskan bersujud sebanyak dua kali.

Dream - Gerakan sholat yang dilakukan umat Islam hingga saat ini bukanlah kreasi manusia. Gerakan itu diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW setelah mendapat perintah dari Allah SWT.

Dalam satu rakaat terdapat beberapa gerakan mulai berdiri, rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk antara dua sujud. Hanya sujud yang disyariatkan untuk dilaksanakan sebanyak dua kali setiap rakaat.

Tentu ada sebab mengapa sujud sampai harus dilakukan dua kali. Ada kisah mengenai hal ini.

Dikutip dari Islami.co, keterangan mengenai sujud harus dua kali dapat ditemukan dalam kitab Al Jauhar Al Mauhub wa Munbihat Al Qulub karya Syeikh Ali b Abdurrahman.

Dalam kitab tersebut, diterangkan perintah sujud dua kali agar manusia tidak meniru sujudnya iblis. Disebutkan iblis dulunya adalah makhluk yang menjadi teladan para malaikat waktu masih dipanggil Azazil.

 

1 dari 2 halaman

40 Ribu Tahun Menghuni Surga

Azazil menghuni surga selama 40 ribu tahun. Setiap tahun dia menjalankan 120 ribu ibadah dan memimpin mujahadah di antara para malaikat.

Azazil tentu dianggap paling sholeh. Banyak malaikat sampai bertawasul padanya.

Salah satu malaikat yang bertawasul kepada Azazil adalah Malaikat Israfil ketika menjumpai seorang hamba beribadah 80 ribu tahun namun ditolak oleh Allah.

Dia kemudian bertawasul kepada Azazil agar Allah tidak murka kepada hamba tersebut.

" Hai Azazil, tolong doakan hamba itu agar tidak dimurkai Allah," kata Israfil.

Azazil kemudian berdoa, " Ya Allah, jangan murkai mereka."

 

2 dari 2 halaman

Terusir Karena Congkak

Azazil adalah sosok yang sangat rajin ibadah. Tetapi, dia tidak pernah sekalipun berdoa untuk dirinya sendiri.

Cara ibadah Azazil adalah dengan sujud sekali. Berbeda dengan manusia yang diperintahkan sujud dua kali hingga berkesempatan berdoa untuk diri sendiri ketika duduk di antara dua sujud.

Bisa dikatakan, Azazil sangat yakin ibadahnya diterima Allah. Sehingga dia merasa tidak perlu berdoa untuk dirinya sendiri.

Suatu saat, Allah menciptakan Adam. Azazil yang merasa makhluk paling sholeh dan cerdas tidak mau tersaingi oleh Adam.

Ketika diperintah Allah SWT untuk bersujud kepada Adam, kecongkakan Azazil muncul. Dia pun menolak perintah tersebut hingga akhirnya diusir dari surga.

(ism, Sumber: Islami.co)

Beri Komentar