Hindawiyah, Wilayah Miskin di Tengah Gemerlap Jeddah

Reporter : Eko Huda S
Senin, 9 Juni 2014 16:40
Hindawiyah, Wilayah Miskin di Tengah Gemerlap Jeddah
Hindawiyah merupakan salah satu wilayah permukiman tertua di Jeddah. Dulunya, lingkungan Hindawiyah sangat aman. Namun kini semua telah berubah.

Dream - Distrik Hindawiyah menjadi ironi di tengah gemerlapnya Kota Jeddah, Arab Saudi. Di tengah gencarnya pembangunan Jeddah, distrik itu seolah tak tersentuh kebijakan pemerintah Negeri Petro-Dolar itu.

Laman Saudi Gazette, Senin 9 Juni 2014, memberitakan kondisi distrik itu sangat memprihatinkan. Banyak penduduk tak betah lagi tinggal di sana. Berduyun-duyun keluar dari distrik di sebelah selatan Jeddah ini.

Hindawiyah merupakan salah satu wilayah permukiman tertua di Jeddah. Dulunya, lingkungan Hindawiyah sangat aman. Saking amannya, warga tak perlu mengunci pintu saat tidur.

Namun, situasi itu kini jauh berubah. Warga harus mennggembok rapat-rapat pintunya. Bahkan warga seolah harus tidur di dalam kerangkeng besi jika ingin selamat dari para perampok.

Itulah sekelumit cerita Hindawiyah dari seorang warga bernama Hayat Ibrahim. Perempuan ini sudah tinggal di lingkungan itu selama lebih dari setengah abad.

" Warga mengeluhkan layanan air dan listrik di samping kurangnya layanan pembuangan sampah, dan situasi keuangan kami tidak memungkinkan kami untuk pindah ke daerah lain," kata Hayat.

 

 Hindawiyah, Wilayah Miskin di Tengah Gemerlap Jeddah© Dream

Lingkungan Hindawiyah. Foto: Saudi Gazette

Hayat tinggal bersama paman dan ketiga putranya. Di lingkungan kumuh itu, dia harus merawat sang paman yang kehilangan kami karena ampuitasi.

Saking tak terpeliharanya lingkungan itu, banyak tikus berseliweran. Tak hanya di rumah-rumah, binatang pengerat itu tak sungkan berlarian di tengah gang-gang sempit perumahan.

" Tikus-tikus itu memakan semuanya dan termasuk bayi yang baru dilahirkan," tambah Hayat.

Tikus-tikus itu pantas saja betah di sana. Sebab, samapah-samapah rumah tangga memang berserak di tepi jalan. Warga hanya membuang sampah di trotoar hingga menggunung. Sementara truk sampah tak rutin datangnya.

" Pemerintah Kotamadya Jeddah telah mengaspal sebagian jalan di sini dan terakhir kali jalanan di lingkungan ini diaspal lima belas tahun silam," tutur Hayat.

Kepala Dewan Kota Jeddah, Abdulmalik Al-Junaedi, mengatakan anggota Dewan sebenarnya rutin mengevaluasi kondisi lingkungan yang terus memburuk itu. Dewan juga telah menyerahkan rekomendasi untuk perusahaan air dan listrik serta badan terkait lainnya.

Junaedi mengatakan jaringan air di Hindawiyah akan diganti dan pengerjaan sistim pembuangan sampah akan segera diselesaikan. " Tikus-tikus itu masalah kotamadya," ujar Junaedi. (Ism)

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya