Hukum Suami Memakan Gaji Istri

Reporter : Puri Yuanita
Sabtu, 19 Maret 2016 13:17
Hukum Suami Memakan Gaji Istri
Suami dan istri memiliki hak dan kewajiban masing-masing sesuai dengan ajaran-Nya. Salah satu perkara yang harus diketahui adalah masalah nafkah.

Dream - Seiring pergeseran zaman, kini banyak wanita yang lebih memilih untuk berkarir ketimbang hanya diam di rumah mengurus rumah tangga.

Mereka bekerja mencari uang dengan tujuan menambah penghasilan keluarga. Tak jarang uang yang mereka hasilkan juga ikut digunakan dalam urusan rumah tangga, bahkan terkadang ikut terpakai sang suami. Padahal seperti diketahui, mencari nafkah adalah kewajiban mutlak seorang suami.

Lantas bagaimana jika seorang suami ikut 'memakan' gaji istrinya? Bagaimana hukum gaji istri untuk suami dalam Islam? Islam sangat menghormati setiap kedudukan manusia, termasuk kedudukan dalam keluarga.

Suami dan istri memiliki hak dan kewajiban masing-masing sesuai dengan ajaran-Nya. Salah satu perkara yang harus diketahui adalah masalah nafkah. Inilah pandangan Islam mengenai suami yang makan gaji istri.

Sebelumnya, kita sebagai wanita harus bersyukur atas kedudukan yang diberikan Islam pada kita. Islam sangatlah menghormati wanita. Bahkan dalam beberapa hadits dikatakan bahwa seorang laki-laki dianjurkan untuk menjaga wanita dengan baik. Oleh karena itu, seorang wanita harus memahami bagaimana kedudukannya dalam Islam karena ia akan diberikan kemuliaan, perlindungan, dan hak-hak yang sebagaimana mestinya.

Sebenarnya, wanita tidak memiliki kewajiban untuk mencari uang bagi keluarganya. Setelah menikah, maka tanggung jawab mencari nafkah untuk dirinya dan anak-anaknya adalah tanggung jawab suami. Hal ini merupakan bentuk dari penghormatan laki-laki terhadap wanita.

Selengkapnya baca di sini.        

 

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary