Lafal dan Arti Ucapan Barakallah Fii Umrik, Serta Pandangan Soal Ulang Tahun

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 12 November 2020 18:01
Lafal dan Arti Ucapan Barakallah Fii Umrik, Serta Pandangan Soal Ulang Tahun
Ucapan barakallah fii umrik sering didengar saat seseorang berulang tahun. Apa arti dan makna dari ucapan itu

Dream – Ucapan barakallah fii umrik sering kita dengar setiap ada teman atau kerabat yang berulang tahun. Arti barakallah fii umrik merupakan kalimat berupa doa kepada siapapun supaya umurnya mendapatkan keberkahan.

Karena ketika mengucapkan barakallah fii umrik kepada saudara kita, maka kita telah mendoakan supaya mereka senantiasa dilimpahi rahmat dan berkah oleh Allah Swt.

Ternyata ucapan barakallah fii umrik ini memunculkan perdebatan di kalangan umat muslim sendiri. Terdapat banyak pendapat yang menyatakan larangan terhadap perayaan ulang tahun bagi umat muslim.

Namun ada juga pendapat yang mengatakan kebolehannya mengucapkan ulang tahun. Nah kali ini Dream akan berusaha mengulas hukum ucapan barakallah fii umrik sata ulang tahun seperti dikutip dari berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Pendapat Haram

Pendapat pertama tentang hukum ucapan barakallah fii umrik saat ulang tahun dalam Islam adalah haram.

Alasannya dalam ulang tahun mengandung unsur-unsur menyerupai dengan orang kafir. Dalil yang dijadikan dasar alasan ini adalah peringatan yang telah disampaikan Nabi Muhammad SAW dalam hadistnya. 

“ Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud, shahih).

Ulang tahun yang dirayakan sebagai perayaan biasa saja, artinya tidak diniatkan ibadah, hukumnya haram, terlebih jika ulang tahun diniatkan sebagai ibadah, lebih parah keraharamannya.

Alasannya yang pertama adalah menodai ibadah dengan perbuatan tasyabbuh dengan orang kafir. 

2 dari 4 halaman

Hukum Kebolehan

Ilustrasi© walpaperlist.com

Berbagai pendapat muncul menanggapi perayaan ulang tahun bagi umat muslim. Ada dua pendapat yang menyatakan larangan merayakan ulang tahun bagi umat muslim. Namun ada pendapat yang mengatakan kebolehannya merayakan ulang tahun bagi umat muslim.

Pendapat yang menyatakan kebolehan merayakan ulang tahun dilandasi dengan syarat merayakan ulang tahun dengan cara yang tidak mengandung kemungkaran. Ketika merayakan ulang tahun juga tidak boleh berlebih-lebihan serta mampu memaknai arti ulang tahun dengan benar. Dengan merayakan ulang tahun, umat muslim mensyukuri atas apa yang sudah dicapai selama ini.

3 dari 4 halaman

Arti Barakallah fii Umrik

Ilustrasi© freepik.com

Terlepas dari dua pandangan tersebut, sebaik-baiknya umat adalah mereka yang memanfaatkan sisa umurnya dengan sebaik mungkin, dengan bermanfaat bagi sesama mahluk hidup di dunia.

Memiliki umur panjang adalah suatu anugerah karena semakin bisa memanfaatkan umur untuk berbuat kebajikan kepada orang lain.

Saat ini, banyak orang muslim kekinian yang mengucap kata barakallah fii umrik kepada saudaranya sesama muslim yang sedang ulang tahun.

Sebenarnya arti barakallah fii umrik adalah kalimat berupa doa kepada siapapun supaya umurnya mendapatkan keberkahan.

Saat kamu mengucapkan barakallah fii umrik kepada saudaramu, maka kamu telah mendoakan supaya mereka senantiasa dilimpahi rahmat dan berkah oleh Allah Swt.

Arti barakallah fii umrik adalah doa yang baik kepada saudara kita kapanpun tanpa harus sedang ulang tahun. Selain ungkapan itu, kamu juga bisa mengucapkan doa agar diberikan umur yang panjang dan berkah.

4 dari 4 halaman

Doa Lain Agar Diberi Keberkahan Umur

 

Berikut lafal doa minta diberikan umur Panjang:

Allohumma innaa nas-aluka thuulal ‘umuri bith thaa’ati wakhtimlanaa bil a’maalis shaalihati.

Artinya: “ Wahai Tuhanku, kami memohon kepada Engkau umur Panjang dengan selalu digunakan untuk taat dan akhirilah umur kami dengan melakukan perbuatan yang baik.”

Selain doa di atas, masih ada doa lain yang diungkapkan untuk mendoakan orang lain supaya mendapatkan keberkahan umur. Berikut lafa doanya:

Allohumma thowwil umuurona, wa shohhih ajsaadanaa, wa nawwir quluubanaa, wa tsabbit imaananaa, wa ahsin a’maalanaa, wa wassi’ arzaaqonaa, wa ilal khoiri qorribnaa wa ‘anissyarri ‘abdinaa, waqdi hawa-ijanaa fid diini wa dunya wal aakhiroh, innaka ‘ala kulli syai-in qodir.

Artinya: “ Ya Allah! Penjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kebulkanlah segala kebutuhan kami dalam agama, dunia, dan akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

(Sumber: Konsultasi Syariah, berbagai sumber)

Beri Komentar