Ibu dan Dua Anak Peluk Islam, Dibimbing Ketum PBNU

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 15 Juni 2020 17:00
Ibu dan Dua Anak Peluk Islam, Dibimbing Ketum PBNU
Dua anak dari Sofiah mendapatkan nama baru dari Kiai Said.

Dream - Hidayah hadir dan mengetuk hati Sofiah, 43 tahun, bersama dua anaknya, Alleka Gabriela Waleleng, 12 tahun, dan Armando Timotheus Waleleng, 10 tahun. Ketiganya bersama mengucapkan kalimat syahadat.

Dikutip dari NU Online, mereka pengucapan syhadat di gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mereka dibimbing langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, disaksikan dua Ketua PBNU, Robikin Emhas dan KH Abdul Manan Ghani.

Setelah prosesi pengucapan syahadat, Kiai Said mengajak seluruh hadirin membaca Surat Al Fatihah. Kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Kiai Manan.

Selain itu, Kiai Said memberikan nama baru kepada dua anak Sofiah. Alleka Gabriela Waleleng kini bernama Zulaikha Gabriela, sedangkan Armando Timotheus Waleleng resmi bernama Ahmad Ridho.

Sementara untuk Sofiah, Kiai Said tidak memberikan nama baru. Setelah itu, Kiai Said menghadiahkan masing-masing satu Alquran kepada ketiganya.

1 dari 4 halaman

Islam Agama Sempurna

Kiai Said mengatakan Islam adalah agama yang sempurna. Ajaran Islam orisinil baik aqidah, syariah, maupun akhlaknya.

" Kitab sucinya tidak berubah. Sholat, puasa, zakat, haji, dari dulu sampai sekarang sama," kata dia.

Sofiah, kata Kiaia Said, dulu seorang Muslimah. Wanita itu keluar dari ajaran agama yang disyiarkan Rasulullah Muhammad SAW karena mengikuti suaminya.

" Sofiah pernah keluar dari Islam, hari ini kembali ke Islam. Mudah-mudahan semuanya ada hikmahnya. Rahasia Tuhan yang sangat bernilai kembali ke Islam lagi," ucap Kiai Said.

Sumber: NU Online

2 dari 4 halaman

Gus Miftah Teladani Mualaf yang Jual Aset Rp12 M Demi Atasi Covid-19

Dream - Baru-baru ini pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta, KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mengunggah video di Instagramnya.

Video itu mengisahkan seorang mualaf yang menjual asetnya hingga terkumpul Rp12 miliar dan digunakan untuk membantu penanganan Covid-19.

Video yang merupakan rekaman pemberitaan sebuah stasiun televisi swasta nasional itu, memuat sosok mualaf bernama Steven Indra Wibowo. Steven menjual rumah, beberapa mobil dan sepeda motor senilai Rp12 miliar lalu disedekahkan.

" Seorang mualaf rela menjual hampir seluruh hartanya demi membantu korban Covid-19. Dia adalah Steven Indra Wibowo atau yang akrab dipanggil Steven. Steven telah menjual 2 rumah, 7 mobil dan 3 motor miliknya dengan total sekitar Rp12 miliar. Ini dia gunakan untuk memproduksi 48 ribu baju hazmat atau alat pelindung diri," ujar narator dalam video Gus Miftah.

Tidak hanya itu, Steven diketahui juga telah menyumbang 43 ribu sarung tangan bedah, 150 ribu masker dan 80 ribu liter hand sanitizer bagi para tenaga medis.

Tak berhenti sampai situ, Steven juga kerap membagikan ribuan sembako dan makanan siap saji kepada warga yang terkena dampak Covid-19.

 

3 dari 4 halaman

Yakin Semua Hanya Titipan

Steven percaya, apa yang dia miliki saat ini hanya titipan dari Allah SWT semata. Dia yakin suatu hari nanti akan kembali kepada Allah SWT.

" Aku sama istriku punya prinsip hidup yang dititipin sama Allah sekarang pasti akan diambil lagi. Caranya aja, dengan cara baik-baik seperti kita sedekah digunakan untuk jalan yang baik atau harta kita dijajanin ke sesuatu yang tidak bermanfaat atau mungkin karena kita gak pernah sedekah segala macem, sama Allah diambil secara paksa," ungkap Steven.

 

4 dari 4 halaman

Pujian Gus Miftah

Dalam unggahan Gus Miftah, ia memuji langkah yang diambil Steven.

" Izinkan kami meneladani mu wahai sang muallaf.

Seorang mualaf @steven.indra.wibowo menjual semua rumah dan mobilnya untuk disedekahkan melawan covid-19 ..... anda keren broooo, kami iri dengan semua kebaikanmu. Bukan begitu kang @andiantony ?," tulis Gus Miftah.

 Gus Miftah© Instagram

Instagram @gusmiftah

Beri Komentar