Intan Khasanah, Hijabers Cantik Penyintas Kanker Limfoma

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 14 November 2019 08:12
Intan Khasanah, Hijabers Cantik Penyintas Kanker Limfoma
Di usia 18 tahun, Intan Khasanah harus menerima kenyataan mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 4.

Dream - Kanker menjadi momok menakutkan bagi setiap orang. Siapapun akan patah semangat begitu divonis kanker. Namun tidak dengan gadis satu ini.

Di usia 18 tahun, Intan Khasanah harus menerima kenyataan mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 4. Masa remaja terpaksa ia habiskan dengan bolak-balik ke rumah sakit.

Sebelum divonis kanker, Intan menjalani perawatan sebagai pasien TBC kelenjar getah bening pada 2012 silam. Nahas, vonis tersebut berujung salah dan menyebabkan Intan sempat koma di ruang ICU.

 Intan Khasanah

Foto:  Annisa Mutiara Asharini/Dream

" Pasiennya kakek-kakek dan nenek-nenek semua, dan yang keluar di sana biasanya meninggal," cerita Intan di seminar media bersama Takeda, Jakarta, Rabu 13 November 2019.

Setelah pindah dari Pekanbaru dan melakukan diagnosa di Jakarta, Intan diketahui mengidap kanker kelenjar getah bening jenis Limfoma Hodgkin (LH). Jenis kanker ini terbilang jarang ditemukan di kelompok kanker getah bening.

 Intan Khasanah

Foto:  Annisa Mutiara Asharini/Dream

Usai divonis kanker, bukan kematian yang terbesit di benak dara 23 tahun ini. Melainkan ujian dan kegiatan sekolah yang menumpuk menjelang kelulusan SMA.

" Aku enggak kaget dan enggak mikir kalau kanker berbahaya. Mindset aku adalah setiap penyakit pasti ada obatnya. Cepetan kek, di kemo. Aku lagi sibuk banyak ujian dan mau masuk universitas juga," ujarnya.

1 dari 4 halaman

Sempat Kabur dari Rumah Sakit

Intan akhirnya melakukan rangkaian kemoterapi selama 3 bulan. Kemoterapi yang dilakukan sebanyak 6 kali itu membuat benjolan di leher Intan mengempis.

Kondisi paru-paru yang tadinya dipenuhi air berangsur kering. Namun sayang, sel kanker masih betah bersemayam di tubuh Intan. Ia kemudian melakukan radioterapi.

 Intan Khasanah

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Dosis kemoterapi yang semakin tinggi membuat Intan jenuh dengan prosedur pengobatan yang ia jalani. Ia lelah dengan kanker dan rumah sakit.

" Saat itu aku berhasil masuk fakultas komunikasi Universitas Indonesia. Sempat down karena pengen merasakan euforia sebagai mahasiswa baru, ikutan ospek dan mencari teman baru. Sedih lah, pokoknya," kata Intan.

Hijabers kelahiran 25 Desember 1995 itu nekad kabur dan mogok melakukan pengobatan di rumah sakit. Ia memilih prosedur alternatif seperti herbal dan suntik stem cell.

2 dari 4 halaman

Semakin Parah

Selama dua tahun, Intan seakan lupa dengan sel kanker yang ada di tubuhnya. Ia merasa sehat dan jauh dari kata sakit. Hingga di 2016, ia merasakan otot tubuhnya mulai melemah dan mati rasa.

" Aku terpaksa balik ke dokter, ketika PET Scan ternyata ada kanker di tulang belakang aku. Lima hari diopname, tiba-tiba enggak bisa jalan, duduk bahkan angkat kaki," ungkapnya.

 Intan Khasanah

Foto: Instagram Intan Khasanah

Berbagai obat penahan sakit tak mampu menahan rasa ngilu di sekujur tubuhnya hingga Intan terpaksa melakukan bedah saraf tulang belakang. Ketika pulih, ia hanya bisa belajar bergerak di atas kasur selama tiga bulan.

" Setelah operasi memang rasa sakitnya hilang, tapi benar-benar sampai satu tahun baru bisa lepas tongkat. Saat itu aku merasakan bagaimana rasanya jadi seorang difabel," kata Intan.

3 dari 4 halaman

Bertemu Lisa Blackpink

Kapok bermusuhan dengan obat-obatan, Intan akhirnya melanjutkan kemoterapi dengan memakai obat ABDV. Ia kemudian berkesempatan melakukan terapi bertarget dengan obat BV yang minim efek samping.

Bahkan saat itu, Intan terbilang cukup energik sampai melakukan dance 'Ddu Du Ddu Du' ala Blackpink. Masih dengan kondisi tangan diinfus, ia menari di koridor rumah sakit.

 Intan Khasanah

Foto: Instagram Intan Khasanah

" Celebrate life aja, untuk kemoterapi yang ke-20. Tadinya mau bikin video sebelum dipasang selang infus tapi sudah terlanjur dipasang," jelasnya.

Video yang diunggah di akun Instagram itu langsung viral dan mencuri perhatian publik. Ia bahkan mendapat kehormatan untuk bertemu Lisa Blackpink di sebuah acara E-Commerce.

" Tadinya cuma nonton biasa, tapi pihak YG Entertaiment manggil aku untuk bertemu Lisa secara langsung. Mereka bilang Lisa juga sudah lihat video aku," ungkap Intan dengan mata berbinar.

 

4 dari 4 halaman

Sudah Sembuh

Enam tahun berjuang melawan kanker, Intan akhirnya divonis sembuh oleh dokter. Saat ini ia masih perlu melakukan kontrol rutin dengan melakukan PET Scan atau CT Scan guna memantau kembalinya sel kanker.

Menjadi penyintas kanker, Intan tak ingin dipandang sebagai orang sakit yang sewaktu-waktu akan mati. " Aku percaya selagi masih hidup, masih ada misi yang harus kuselesaikan. Aku enggak mau diperlakukan berbeda dengan orang sehat, tidak mau dilihat sebagai orang sakit yang penuh drama," kata pemilik Instagram @intankhasanah itu.

 Intan Khasanah

Foto: Instagram Intan Khasanah

Kanker tak menghalangi Intan untuk meraih gelar cumlaude di perguruan tinggi. Kini Intan bekerja di sebuah situs penggalangan dana di bidang kesehatan. Ia bertekad membantu semua orang sakit agar berjuang dan sembuh dari penyakit mereka.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone