Ironi Jenderal Ahmad Yani Beli Panser yang Digunakan Mengantar Jasadnya

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 16 September 2021 14:01
Ironi Jenderal Ahmad Yani Beli Panser yang Digunakan Mengantar Jasadnya
Ironisnya, panser itulah yang akhirnya mengangkut jenazah sang jenderal.

Dream - Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani meninggalkan nama yang harum di hati setiap warga Indonesia. Mengorbankan jiwa dan raga demi Pancasila, semangat yang diwariskan sang jenderal menjadi pelajaran yang akan selalu dijunjung setiap masyarakat.

Di balik sikap patriotismenya, kehidupan Jenderal Ahmad Yani berakhir dengan rasa duka mendalam. Jasadnya yang ditemukan di dalam lobang buaya, Jakarta Timur diusung ke pemakaman terakhirnya menggunakan mobil panser. 

Potret lawas kala jasad sang Jenderal diangkut di atas panser Saracen itu tengah beredar di sosial media. Di masa awal kemerdekaan, mobil panser itu memang biasa digunakan untuk mengangkut para pahlawan yang gugur di medan tempur. 

Yang memilukan panser saracen yang merupakan kendaraan tempur berlapis baja itu ternyata dibeli dari hasil diplomasi yang dilakukan jenderal Ahmad Yani.

Penasaran seperti apa kisahnya? Simak selengkapnya berikut ini.

1 dari 3 halaman

Potret Lawas Jenderal Ahmad Yani

Ilustrasi© Instagram/@revolusi_bangsa1965

Potret lawas ini memperlihatkan jenderal Ahmad Yani sedang melakukan proses pembelian panser saracen.

Terlihat dalam foto lawas itu Duta Besar RI Sutoyo yang berada di sebelah kiri dan juga Mr. Soenario Atase Militer RI di London yang turut menyaksikan penandatanganan pembelian panser buatan Inggris oleh Jenderal Ahmad Yani.

Usai momen penandatanganan pembelian panser tersebut, Inggris pun segera mengirim panser ke Indonesia pada 1965.

" Pesanan Panser Panser Ini Baru Dikirim Sebelum Peristiwa 1965 Meletus," tulis keterangan seperti dikutip dari akun Instagram @revolusi_bangsa1965.

2 dari 3 halaman

Dipakai Angkut Jenazah Sang Jenderal

Ilustrasi© Instagram/@revolusi_bangsa1965

Namun beberapa bulan berselang, panser-panser hasil pembelian yang disaksikan sang jenderal itu digunakan pemerintah untuk mengangkut jasad para pahlawan yang gugur karena kudeta yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) di tanggal 30 September 1965.

Panser saracen mengangkut jasad-jasad para pahlawan bangsa itu dalam proses iring-iringan di tanggal 1 Oktober 1965.

Salah satu pahlawan yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah Jenderal Ahmad Yani. Sehingga ia juga diangkut dalam panser yang sengaja dipesan dari Inggris tersebut.

" Panser Inilah Kendaraan Yang Akan Mengangkut Jenazah Para Pahlawan Revolusi Yang Gugur Pada 1 Oktober 1965," tulis keterangan akun Instagram.

3 dari 3 halaman

Respon Warganet

Foto lawas momen tersebut berhasil menarik perhatian para netizen yang kemudian memberikan beragam komentarnya.

" Rada aneh juga ya, padahal Indonesia sedang konfrontasi dengan Malaysia yang di back up Inggris, tapi dapat panser dari Inggris," tulis komentar @jesslynthemixhus.

" Ini proses pembelian panser saracen ... tak lama setelah penandatanganan panser pun dikirim dan sampai awal 1965," papar @meidinarsagita turut memberikan komentar membenarkan.

" Panser saracen, buat ngangkut jenazah," lanjut @kemangsatu.

Beri Komentar