Istri Tak Perlu Malu 'Minta Duluan', Ini Faedahnya

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 26 Maret 2019 10:00
Istri Tak Perlu Malu 'Minta Duluan', Ini Faedahnya
Hubungan suami istri merupakan jalan meraih berkah dari Allah SWT.

Dream - Keridhaan suami dan khidmat istri merupakan kunci penting dalam keharmonisan rumah tangga. Ridho suami merupakan bakti yang dibalas istri lewat perilaku kesehariannya.

Hal ini termasuk pada urusan rumah tangga. Hubungan suami istri yang dijalankan secara patut dapat menuai hasil sempurna.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi dari Ummu Salamah RA, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

" Perempuan mana saja yang meninggal dunia, sedangkan suaminya bersikap ridha atasnya, niscaya ia masuk surga."

Dikutip dari NU Online, khidmat seorang istri pada suami merupakan jalan bagi dia untuk menuntut ridha Allah. Meski begitu, dia tetap diharuskan mendapatkan ridha dari suami, seperti dalam sabda Rasulullah diriwayatkan Ibnu Majah.

Rasulullah SAW bersabda, " … Demi Allah, Zat yang memegang jiwa Muhammad, seorang perempuan belum memenuhi kewajiban Tuhannya hingga ia memenuhi kewajiban terhadap suaminya."

 

1 dari 2 halaman

Tak Boleh Semena-mena

Meski begitu, bukan berarti istri hanya menjadi objek dari keinginan suami. Sang suami tidak dibolehkan memperlakukan istrinya secara semena-mena atas nama khidmat yang diwajibkan dalam Islam.

Ketentuan ini berlaku pada setiap segi dari hubungan suami istri. Tidak terkecuali ketika hubungan intim.

Pasangan suami istri dituntut melaksanakan hubungan intim secara patut, tidak saling memaksa satu sama lain. Sebab, hubungan intim antara suami istri tidak semata soal syahwat, namun juga kesiapan fisik dan mental.

 

2 dari 2 halaman

Faedah Istri 'Minta Duluan'

Hasrat seksual tentu tidak hanya ada pada pria melainkan juga wanita. Sehingga, bukanlah hal tabu jika seorang istri 'minta duluan' kepada suami ketika sedang dilanda hasrat menggebu.

Justru para istri yang mempersiapkan diri lebih dulu diganjar kemurahan dari Allah SWT. Bahkan kemurahan yang diberikan Allah kepadanya sangat besar.

Syeikh An Nawawi Al Bantani dalam kitabnya Uqudul Lujain fi Bayani Huquqiz Zaujain menjelaskan Rasulullah Muhammad SAW pernah berpesan kepada putri kesayangannya, Fatimah, untuk mempersiapkan diri secara ikhlas kepada suami.

Rasulullah SAW bersabda, " Wahai Fatimah, tiada seorang perempuan yang 'menyiapkan' diri untuk suaminya dengan senang hati kecuali seorang (malaikat) menyeru dari langit, 'Mulailah beraksi!' niscaya Allah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang terkemudian."

Sumber: NU Online

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham