Amalkan Doa Ini di Malam Pertama Menikah, Jangan Cuma Asal 'Tempur'!

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 13 Juni 2021 06:00
Amalkan Doa Ini di Malam Pertama Menikah, Jangan Cuma Asal 'Tempur'!
Malam pertama selalu jadi momen istimewa bagi pengantin baru.

Dream - Namanya pengantin baru, pasti ada rasa penasaran melewatkan momen malam pertama. Momen di mana dua insan lawan jenis melewati malam sebagai pasangan suami istri.

Banyak yang menganggap momen ini sangat penting. Sehingga sebisa mungkin berlalu dengan penuh kesan.

Hal ini wajar, mengingat ini adalah momen ketika sepasang suami istri untuk pertama kalinya berhubungan intim secara halal. Sebuah aktivitas mendatangkan kenikmatan lahir batin sekaligus jalan meraih berkah.

Meski sudah halal, jangan terburu nafsu sampai mengabaikan adab. Ini penting karena adab berhubungan suami istri dapat menambah keutamaan maupun kenikmatan.

Sehingga, jangan asal 'tempur' di malam pertama. Lafalkan doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah ini.

 

1 dari 6 halaman

Doa Malam Pertama Pengantin Baru

Doa Malam Pertama Pengantin Baru© Dream.co.id

Allahumma inni as aluka min khoiriha wa khori ma jabaltaha 'alaih, wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaih.

Artinya,

" Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiat yang dia bawa, dan aku berlindung dari keburukan dan keburukan tabiat yang dia bawah."

Sumber: Rumaysho.com.

2 dari 6 halaman

Doa Usai Akad Nikah Agar Pasangan Raih Berkah

Dream - Menikah selalu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi setiap pasangan. Setelah lama menunggu, akhirnya ada seseorang yang mendampingi hingga akhir hayat. Kita tak lagi sendiri. Ada seseorang yang siap jadi apapun untuk kita.

Ketika mengalami masalah rumah tangga, suami dan istri bersama-sama mencari jalan keluar. Di kala mendapat kebahagiaan, dinikmati bersama pasangan.

Sebelum memasuki dunia rumah tangga, momen pernikahan yang sangat menegangkan adalah saat mengucapkan akad nikah. Biasanya, usai akad nikah baik mempelai pria maupun wanita akan sama-sama merasa canggung.

Ketika hal ini terjadi, perlu dicarikan jalan keluar. Ada baiknya suami membaca doa ini usai akad nikah agar pernikahan mendapat berkah.

3 dari 6 halaman

Doa Usai Akad Nikah

Doa Usai Akad Nikah© Dream.co.id

Barakallah li kullin minna fi shahibihi.

Artinya,

" Ya Allah, berikanlah keberkahan pada kami satu sama lain untuk pasangan kami."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 6 halaman

Menikah di Bulan Syawal Dianjurkan dalam Islam, Ini Alasannya

Dream - Pernikahan tidak semata jalan bersatunya insan lawan jenis menjadi suami istri. Lebih dari itu, menikah merupakan bentuk ibadah dalam Islam.

Pernikahan juga menjadi salah satu sunah Rasulullah Muhammad SAW yang dicontohkan umat Islam. Mengikuti sunah tersebut, maka kita termasuk dalam golongan umat Rasulullah.

Dalam Islam sendiri, pernikahan memiliki derajat sangat tinggi. Bahkan dinyatakan setengah dari amalan ibadah seseorang sepanjang hidupnya.

Hal itu disinggung dalam hadis yang diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik RA. Di hadis tersebut, Rasulullah menyatakan seseorang yang menikah berarti telah menyempurkan setengah dari agamanya.

Menikah dapat dilakukan pada bulan apapun. Tetapi, ada bulan-bulan tertentu yang dianjurkan bagi Muslim untuk menikah.

Salah satu bulan itu adalah Syawal. Ada beberapa alasan di balik anjuran tersebut.

 

5 dari 6 halaman

Bulan pernikahan Rasulullah dengan Aisyah RA

Syawal menjadi istimewa karena Rasulullah melangsungkan pernikahannya dengan Aisyah binti Abu Bakar RA. Inilah yang jadi dasar dianjurkannya menikah di bulan Syawal.

Hal ini seperti disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dari Aisyah RA.

Aisyah RA berkata, " Rasulullah SAW menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan Syawal pula. Maka istri-istri Rasulullah yang manakah lebih beruntung di sisinya dariku?"

Aisyah sendiri diketahui suka menikahkan wanita di bulan Syawal. Sedangkan bagi umat Islam menikah pada Syawal maka dinilai menjalankan sunah Rasulullah.

 

6 dari 6 halaman

Membantah Tahayul

Ibnu Katsir dalam kitabnya, Bidayah Wan Nihayah, menjelaskan Rasulullah punya maksud tertentu dengan menikahi Aisyah di bulan Syawal. Maksud tersebut yaitu membantah mitos yang diyakini masyarakat jahiliyah.

Di masa jahiliyah, terdapat kepercayaan untuk tidak menikah di waktu antara dua Id, sementara Syawal termasuk di dalamnya. Alasannya, ada kekhawatiran akan terjadi perceraian.

Masyarakat jahiliyah menganggap unta betina mengangkat ekornya di bulan Syawal, pertanda tidak mau dikawini unta jantan. Para orangtua memahami anggapan ini sebagai pertanda kesialan.

Mereka tidak mau menikahkan anaknya di bulan Syawal karena menganggap waktu ini dapat mendatangkan kesialan. Demikian pula para wanita, tidak mau dinikahi di bulan Syawal karena anggapan tersebut.

Rasulullah ingin menghilangkan kepercayaan tersebut. Sehingga, pernikahan di bulan Syawal sangat dianjurkan.

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar