Pasang Harga Seporsi Cuma Rp 200 Perak, 2000 Bungkus Makanan Ludes Sehari

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 28 Oktober 2020 14:12
Pasang Harga Seporsi Cuma Rp 200 Perak, 2000 Bungkus Makanan Ludes Sehari
Orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat mengantre di luar restoran Shyam Rasoi Nangloi untuk menikmati makan siang.

Dream – Shyam Rasoi Nangloi merupakan tempat makan semi gratis di Bahooto Wali Gali, New Delhi, India. Di tempat ini si penjual menyajikan makanan lengkap dengan harga yang lumayan super murah yakni satu Rupee atau sekitar Rp 200 saja.

Tidak hanya kalangan fakir miskin yang datang ke tempat makan ini. Banyak juga orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat mengantre di luar restoran Shyam Rasoi Nangloi untuk menikmati makan siang.

Dilansir dari laman India Times, tempat makan Shyam Rasoi dijalankan oleh Parvin Kumar Goyal selama dua bulan terakhir ini. Ia mengatakan setiap hari bisa menghidangkan seporsi makanan kepada 1.000 hingga 1.100 orang.

Tak cukup menjual makanan berharga murah, Goyal juga membagikan parcel di daerah setempat seperti Inderlok, Sai Mandir, melalui transportasi online. Dalam serhari, Goyal memberikan makanan gratis kepada 2.000 orang.

1 dari 4 halaman

Dapat Sumbangan

“ Setiap hari kami memberi makan 1.000 hingga 1.100 orang di sini dan juga memberi parcel di daerah terdekat seperti Inderlok, Sai Mandir, melalui e-becak. Totalnya sekitar 2.000 orang Delhi makan di sini dari Shyam ki Rasoi,” ucap Parvin Kumar Goyal.

Ilustrasi© ANI/ India Times

Selain itu Goyal juga mengaku mendapatkan sumbangan dari banyak orang untuk menjalankan program sedekah tersebut.

“ Kami mendapat sumbangan dari orang-orang. Kemarin ada wanita tua datang menawarkan sumbangan. Di lain hari seseorang memberi gandum, dan karena bantuan-bantuan itulah kami bisa menjalankannya sampai dua bulan lamanya,” katanya.

“ Banyak orang mengirim sumbangan melalui mode pembayaran digital. Kami masih memiliki stok dana untuk menjalankan program ini selama tujuh hari ke depan. Jadi saya meminta bantuan kepada smeua orang untuk memberi kami sumbangan supaya bisa melanjutkan layanan ini,” jelas Goyal.

2 dari 4 halaman

Seharga Rp 200 Seporsi

Ilustrasi© ANI/ India Times

Parvin Kumar Goyal memiliki enam pembantu yang ia bayar 400 Rupee atau sekitar Rp 80 ribu per hari tergantung pada penjualan. Namun ternyata banyak orang yang berbondong-bondong membantu Goyal untuk melayani pelanggan. Para mahasiswa dan masyarakat datang untuk membantunya.

Sebenarnya Goyal mematok harga 10 Rupee atau sekitar Rp 2.000 saja per paket nasi. Tetapi ia mengubah harganya menjadi Rp 200 saja untuk menarik banyak orang.

Goyal kebetulan mendapat sebuah tempat bekas pabrik yang cocok untuk layanan makanan gratis itu dari seorang pengusaha bernama Ranjeet Singh.

“ Karena NGT telah menutup pabriknya, sehingga pabrik itu menjadi kosong. Kemudian dia meminta izin menggunakan tempat ini dan saya membolehkannya,” ucap Singh.

3 dari 4 halaman

Lokasi Bekas Pabrik

Ilustrasi© ANI/ India Times

Ternyata Ranjeet Singh secara cuma-cuma menyediakan tempat itu untuk dipergunakan Goyal dalam mengelola layanan makanan gratis tersebut.

Bisa dibayangkan kan Sahabat Dream, dengan harga yang super duper murah bahkan terasa hampir gratis, tentu banyak orang yang terbantu dengan layanan makanan yang disediakan Goyal.

“ Kami tidak mengambil uang sepeser pun dari mereka. Kami membuka sumbangan, meskipun dana dikirim lewat digital namun kami tidak akan mengambil sedikitpun. Banyak orang dari daerah ini datang ke sini untuk makan setiap harinya dan kami tentu saja senang,” tambah Singh.

4 dari 4 halaman

Bantu Masyarakat Sekitar

Satu porsi makanan yang ditawarkan adalah berupaka nasi, roti, soya pulao, paneer, kedelai dan halwa. Semua itu adalah makanan sehari-hari masyarakat India. Selain itu menu akan berubah-ubah setiap harinya.

Salah satu pelanggan yang datang, Narenderlal Sharma mengatakan dirinya sudah empat hari terakhir menikmati makanan di Shyam Rasoi.

“ Saya makan di sini hanya dengan satu rupee. Rasanya sangat enak dan sejauh ini kami tidak mengalami masalah kesehatan. Bahkan anak-anak kami semuanya juga makan di sini dan baik-baik saja,” jelas Sharma.

Jika mau semua orang bisa duduk santai di lantai dalam bangunan bekas pabrik itu. Selain makan siang, morning tea juga disajikan di sini senile satu Rupee saja.

Ini merupakan layanan yang sangat bagus untuk masyarakat apalagi disediakan dengan makanan yang dijamin sehat dan memuaskan. Semoga semakin banyak orang yang bersedekah, sehingga orang miskin bisa menikmati seporsi makanan untuk sekedar mengganjal perutnya.

Beri Komentar