Kata-Kata Bijak dari Sinetron 'Preman Pensiun', Jadi Pedoman dan Petunjuk Hidup

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Jumat, 26 Juni 2020 16:47
Kata-Kata Bijak dari Sinetron 'Preman Pensiun', Jadi Pedoman dan Petunjuk Hidup
Berikut kata-kata bijak yang bisa dijadikan pelajaran bagi kehidupan.

Dream Preman Pensiun menjadi salah satu sinetron yang digemari pemirsa televisi Indonesia. Cerita ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat tayangan ini digandrungi berbagai kelompok usia.

Sinetron yang tayang sejak tahun 2015 ini awalnya menceritakan kisah kehidupan Kang Bahar, ketua preman yang ingin insaf. Sosok Kang Bahar yang diperankan oleh Didi Petet itu kemudian harus digantikan karena Didi Petet wafat pada 15 Mei 2015.

Semenjak itu, sinetron preman pensiun mendaulat sosok Kang Mus untuk menggantikan kepemimpinannya sebagai ketua preman di Kota Bandung. Alur cerita unik dan berkesan tersebut membawa sinetron ini mencapai seri ke empat. Keberhasilan ini tak lepas oleh tangan terampil sutradara, Aris Nugraha.

Dalam setiap episodenya, sinetron Preman Pensiun memberikan berbagai pelajaran hidup yang dapat diambil hikmahnya. Kang Mus, sosok yang paling ditakuti tersebut kerap mengeluarkan quotes bijak.

Berikut adalah kumpulan kata-kata bijak dari Sinetron Preman Pensiun yang telah Dream.co.id rangkum dari berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Kata-Kata Bijak dari Sinetron Preman Pensiun

Kata-kata bijak dari Sinetron Preman Pensiun© Instagram @premanpensiunquote

1. Bisnis kita bukan buat bikin orang susah, kita cari keuntungan dengan orang yang berbisnis dengan kita. Kalau ada yang mau curang dan menjual nama akang, bereskan Mus - Kang Bahar Preman Pensiun.

2. Meskipun hidup saya kacau gak pernah shalat, saya gak mau disebut lemah iman - Toni (Bos Kecil) Preman Pensiun.

3. Jangan berpikir untuk bohong, curang, atau tidak setia. Kalau tidak bisa, tidak mampu, tidak sanggup, kitab boleh pergi - Kang Mus Preman Pensiun.

4. Kita itu bisnis bukan hanya memeras orang yang lemah, jika tidak mampu berbisnis yang baik, kalian boleh pergi - Kang Mus Preman Pensiun.

5. Saya bukan jago berkelahi, tapi saya juga bukan pengecut -Kang Willy (Vokalis Terminal) Preman Pensiun.

6. Jangan menangis karena di masa lalu berbuat buruk, tapi menangislah karena di masa depan tidak bisa berbuat baik - Kang Mus Preman Pensiun. 

7. Hidup ini bukan tentang membalas yang buruk dengan yang buruk, tapi kamu harus membalas yang buruk dengan yang baik -  Kang Mus Preman Pensiun.

8. Kita bisa menghargai kesenangan itu, lebih bersyukur - Preman Pensiun.

9. Kita pernah susah, habis itu senang. Mungkin kita harus susah sekali lagi, lebih susah dari waktu itu. Supaya kalau kita senang lagi, benar-benar senang - Preman Pensiun.

10. Kita mau di mana, kita mau ke mana. Mau kumpul atau berpisah. Kita masih satu keluarga - Preman Pensiun.

2 dari 4 halaman

Kata-Kata Bijak Dari Sinetron Preman Pensiun

11. Menengok ke belakang itu boleh, untuk mengenang dan belajar. Tapi bukan untuk kembali - Preman Pensiun.

12. Tidak perlu menjadi pemimpin untuk disegani. Karisma dan kewibawaan diri lebih memiliki andil daripada kekuasaan - Preman Pensiun.

13. Anak itu bukan hanya diberi makan biar hidup. Tapi juga harus dididik biar bener - Preman Pensiun.

14. Seiring terbitnya fajar di hari nan fitri, melahirkan lagi jiwa yang suci dan bersih - Preman Pensiun.

15. Saya mau belajar bekerja sama dari tim sepakbola, bagaimana sekelompok orang berjuang bersama-sama untuk meraih sebuah kemenangan. Bukan dengan saling mengandalkan, tapi saling mendukung dan mempercayai - Preman Pensiun.

16. Jangan berlagak jagoan, kalau nyali cuman pas-pasan - Preman Pensiun.

17. Ingat, ketika kita akan berubah, tidak serta merta jalan menjadi mudah - Preman Pensiun.

18. Terkadang masalah itu datang hanya untuk mengetahui seberapa berani kamu untuk menghadapinya - Preman Pensiun.

19. Kalau dekat dengan gadis itu, kamu harus hati-hati. Jangan sampai dia terluka, apalagi kalau yang terluka itu hatinya - Preman Pensiun.

20. Kalau kita lupa bersyukur, setidaknya kita punya kenangan. Pernah jadi orang susah  - Preman Pensiun.

3 dari 4 halaman

Kata-Kata Bijak Dari Sinetron Preman Pensiun

Kata-kata bijak dari Sinetron Preman Pensiun© Instagram @premanpensiunquote

21. Jangan keluhkan hidup susah kamu pada saya. Saya pernah merasakannya sendiri dalam waktu yang cukup lama. Mungkin lebih lama dari masa hidup susah kamu - Preman Pensiun.

22. Setiap anak berhak bangga pada orangtuanya - Preman Pensiun.

23. Jika tidak membuat orang itu jatuh kepadamu, janganlah kau membuatnya bersedih - Preman Pensiun.

24. Kalau tetap kumpul, kita harus akur. Kalau terpaksa berpisah, kita saling mendoakan saja - Preman Pensiun.

25. Papih selalu duduk, di tempat teteh sekarang duduk - Preman Pensiun.

26. Belajar masak buat perempuan itu bukan hobi, tapi keharusan - Preman Pensiun.

27. Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, adanya di samping untuk jadi pendamping. Bukan di punggung untuk jadi tulang punggung - Preman Pensiun.

28. Kalo dia nggak suka sama kamu, jangan bikin dia merasa terganggu. Kalau kamu bisa buat dia jatuh cinta, jangan buat dia sedih! - Preman Pensiun.

29. Senang itu biasa. Yang luar biasa itu kita bisa bersyukur di keadaan sedang susah - Preman Pensiun.

30. Bisnis kecimpring ini harus dipertahankan sebisanya. Jangan sampai tutup. Sebab banyak orang yang nafkah keluarganya datang dari sini - Preman Pensiun.

 

4 dari 4 halaman

Kata-Kata Bijak Dari Sinetron Preman Pensiun

31. Kuat atau tidak harus tetap dijalani, itulah perjuangan - Preman Pensiun.

32. Kita harus dapat mengalahkan rasa takut tapi jangan hilangkan rasa takut itu. Kecuali kamu mau berhenti jadi manusia - Preman Pensiun.

33. Hidup itu netral saja nggak takut sama orang. Tapi jangan sok jagoan - Preman Pensiun.

34. Kenapa kamu ngasih hukuman, sebelum kamu tahu dia salah apa - Preman Pensiun.

35. Hidup kalau nggak ada susahnya, nggak ada perjuangannya  - Preman Pensiun.

36. Utamakan kopi jangan utamakan cinta. Karena otak butuh inspirasi, bukan air mata - Preman Pensiun.

37. Kalo mukulin orang jangan sampai mati, ingat yang mencabut nyawa bukan kita - Preman Pensiun.

38. Kenapa kamu mengambil kesimpulan, sebelum kamu tahu masalahnya - Preman Pensiun.

39. Jika kita mencintai seseorang dan orang itu tidak mencintai kita, jangan kamu ganggu kehidupannya - Preman Pensiun.

40. Kejahatan bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan dimana saja. Korbannya pun bisa siapa saja - Kang Mus Preman Pensiun.

Dari berbagai sumber

Beri Komentar