Daftar Online Tak Ada HP, Kakek di Makassar Bersepeda 15 Km Biar Bisa Vaksinasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 30 Juli 2021 11:36
Daftar Online Tak Ada HP, Kakek di Makassar Bersepeda 15 Km Biar Bisa Vaksinasi
Kakek Safaruddin awalnya ragu-ragu mengikuti vaksin karena belum daftar online untuk menjadi pendaftar vaksinasi

Dream - Perjuangan Kakek Safaruddin, 67 tahun, membuat warganet terharu. Demi mendapatkan vaksinasi Covid-19, Kakek Safaruddin rela bersepeda 15 kilometer meski fisiknya sudah lanjut usia.

" Saya sangat berterima kasih kepada panitia vaksinasi di NIPAH ini, saya akhirnya bisa ikut vaksin juga," ujar Kakek Safaruddin.

Keinginan Kakek Safaruddin untuk mendapatkan vaksinasi sungguh besar. Dia langsung berangkat menuju sentra vaksinasi di NIPAH di hari pertama pelaksanaan vaksinasi pada Rabu, 28 Juli 2021.

" Sebenarnya dari dulu mau ikut vaksin, tapi sering ditakut-takuti sama orang-orang," kata dia.

 

1 dari 6 halaman

Tak Punya Ponsel Buat Daftar Online

Kakek Safaruddin tiba di lokasi paling dulu ketika sentra vaksinasi masih sepi. Tetapi, dia hampir mengurungkan niat begitu mengetahui proses pendaftaran harus secara online.

Daftar online jadi masalah tersendiri bagi Kakek Safaruddin. Sebab, dia tidak memiliki ponsel.

Saat di lokasi, Kakek Safaruddin sempat mendekat namun terkadang menjauh. Dia tidak sempat bertanya apapun ke panitia dan hanya terdiam.

Kebimbangan melanda hatinya, antara pulang atau tetap di lokasi. Berat baginya kembali pulang lantaran niatnya untuk divaksinasi sudah terlalu kuat namun terkendala prosedur.

 

2 dari 6 halaman

Keresahannya Sirna Saat Petugas Izinkan Vaksin

Rupanya kebingungan Kakek Safaruddin diketahui seorang panitia. Panitia tersebut menghampiri Kakek Safaruddin dan bertanya kepadanya.

Kakek Safaruddin mengungkapkan keinginannya mengikuti vaksinasi namun terkendala prosedur karena tak punya ponsel. Dia pun sempat khawatir ditolak panitia.

Seketika, panitia mengantarkan Kakek Safarudin ke bagian pendaftaran. Jadilah Kakek Safaruddin mengikuti vaksinasi.

" Sekarang saya mulai berpikir dan yakin kita semua bisa bebas dari Corona ini, salah satunya dengan ikut vaksin," kata dia.

Vaksinasi di NIPAH digelar atas kolaborasi Yayasan Hadji Kalla dengan IDI Kota Makassar, yang menjadi bagian dari Program 10 Ribu Vaksinasi. Kolaborasi ini juga melibatkan Universitas Hasanuddin dan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Program ini digelar serentak selama dua hari di empat titik sekaligus. Selain di NIPAH, vaksinasi dilaksanakan di Mal Ratu Indah, Masjid Al Markaz, dan Graha IDI Makassar.

3 dari 6 halaman

Pria Ini Gowes 15 Km demi Ikut Vaksin, Semula Ragu karena Tak Bisa Daftar Online

Dream - Mungkin masih ada sebagian orang yang ragu mengikuti vaksinasi Covid-19. Tapi, banyak orang yang semangat mengikuti vaksinasi untuk memberikan imunitas pada tubuh dalam menghadapi pandemi.

Seperti bapak-bapak yang sedang viral berikut ini. Pria dalam video yang diunggah akun TikTok @dr.helmiyadi_spot itu rela mengayuh sepeda 15 kilometer hanya untuk mengikuti vaksinasi di Mal Nipah, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam video itu, sang kakek yang berdiri menyaksikan proses vaksinasi. Dia seolah ingin mendekat namun merasa ragu.

" Saat kami melaksanakan vaksinasi massal Covid-19, tampak seorang Bapak Tua ingin mendekat tapi ragu," tulis keterangan pada badan video.

Saat ditanya petugas tujuan kedatangannya, rupanya kakek itu ingin mengikuti vaksinasi namun tidak bisa mendaftar secara online lantaran tidak memiliki handphone.

" Kami pun membantu beliau dengan senang hati," sambungnya.

4 dari 6 halaman

Rela Bersepeda 15km

Saat hendak menerima suntikan vaksin, kakek yang tidak diketahui namanya ini pun bercerita perjuangannya menuju sentra vaksin dan bagaimana ia yakin vaksin merupakan salah satu cara mengatasi pandemi.

" Kepada petugas, kakek ini bercerita bahwa dia datang ke lokasi vaksinasi dengan mengayuh sepeda sejauh 15 km. Tak ayal, hal itu membuat kakinya pegal. Namun, dia yakin vaksinasi adalah salah satu cara ikhtiar mengatasi pandemi Covid-19.," tulis keterangan video.

Sang kakek yang mengenakan kaus putih itu juga bercerita bagaimana orang-orang di sekelilingnya selalu menakut-nakuti dirinya soal vaksin.

" Dari dulu beliau ingin vaksin, tapi selalu di takut-takuti orang sekitarnya. Tapi beliau yakin pandemi dapat segera berakhir salah satunya dengan vaksinasi. Salam sehat selalu ya Pak, semoga pandemi segera berakhir," pungkasnya.

5 dari 6 halaman

Ramai Komentar Netizen

Video ini pun viral di media sosial dan mendapat beragam reaksi dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang berniat mengirimkan donasi serta merasa kagum atas tekadnya.

" Tuh bapaknya aja bela2in sepedaan sejauh itu, masa yg udah dipermudah punya kendaraan, dekat lagi jaraknya pada ga mau:( gara2 percaya hoax," ungkap seorang netizen.

" Apa nggak malu yg punya kases mudah untuk vaksin dan bisa cari tau sendiri manfaat vaksin tapi masih nggak mau vaksin. Kalah sama Bapak ini," ujar netizen.

" Lihat ini lihat!!! Beliau aja PAHAM betapa pentingnya vaksin loh,kalian yg hidupnya lbh enak dri bapak itu msh susah d bilangin," cetus netizen lain.

" sehatkanlah bapak ini yaalloh amin..semoga rezekinya lancar ya pak," doa seorang netizen.

" Dokterrr please open donasi buat beli motor gitu dok pleasee," sahut netizen meminta.

" Ada kah yg mau open donasi?gatega liatnya," minta netizen lain.

Sementara itu, berdasarkan keterangan akun Twitter @SupirPete2, pihak panitia vaksinasi akan menjemput kakek tersebut untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua. Sehingga dirinya tak pelu lagi menempuh perjalanan jauh dengan sepeda.

 

Beri Komentar