Kebiasaan Mulia Rasulullah SAW Saat Makan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 28 November 2018 16:02
Kebiasaan Mulia Rasulullah SAW Saat Makan
Perilaku Rasulullah mengajarkan tentang adab dalam makan.

Dream - Sebagai manusia kebanyakan, Rasulullah Muhammad SAW juga perlu makan. Bedanya, Rasulullah memiliki kebiasaan begitu mulia terkait makan.

Kebiasaan tersebut menjadi teladan bagi umat Islam yang berkaitan dengan adab. Sebab, dalam cara makan juga terkandung aspek kesopanan dan tata krama.

Salah satu kebiasaan mulia tersebut adalah berdoa sebelum dan sesudah makan. Lain dari itu, masih ada banyak lagi.

Dikutip dari bincangsyariah, Imam An Nawawi dalam kitab Al Adzkar menyebutkan ada tiga kebiasaan mulia Rasulullah terkait makan.

Kebiasaan pertama, Rasulullah SAW senang makan bersama-sama. Bahkan pernah terjadi mukjizat saat Rasulullah diundang makan di rumah Abu Thalhah.

Kisah ini termuat dalam kitab Shahih Muslim. Dalam kisah tersebut, Abu Thalhah dan istrinya, Ummu Sulaim, mengundang makan Rasulullah. Undangan tersebut dipenuhi Rasulullah namun tidak sendiri, melainkan bersama 70 sahabat, dalam riwayat lain disebutkan 80 orang.

Rasulullah SAW lalu berkata, " Izinkan sepuluh orang untuk makan." Sebelum masuk, Rasulullah SAW berkata, " Makan dan bacalah nama Allah (Bismillah)."

Para sahabat masuk rumah dan makan secara bergantian setiap sepuluh orang. Begitu terus sampai semua sahabat yang berjumlah 80 orang makan semua.

 

1 dari 1 halaman

Tidak Pernah Mencela Makanan

Kebiasaan kedua, tidak pernah mencela makanan. Rasulullah menyampaikan hal ini di setiap kesempatan.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Abu Hurairah RA pernah berkata demikian.

" Rasulullah SAW tidak sedikitpun menyampaikan celaan terhadap makanan. Kalau beliau berselera, beliau makan. Jika tidak, dia tinggalkan."

Rasulullah juga pernah menolak makanan karena tidak suka. Seperti ketika disuguhi dhabb atau kadal Arab.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW ditanya para sahabat apakah dhabb haram sehingga Rasulullah tidak mau memakannya. Rasulullah kemudian bersabda,

" Tidak! Hanya saja hewan ini tidak ada di tanah kaumku. Maka saya merasa enggan untuk memakannya."

Kebiasaan ketiga, mendahulukan kaum lemah dan terpinggirkan yang belum makan. Seperti dalam riwayat Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah.

" Jabir bin Abdullah RA berkata, 'Rasulullah SAW pernah mengajak makan orang kusta. Mereka sama-sama makan di atas qash'ah (wadah makanan) lalu makan bersama-sama. Rasulullah SAW berkata, 'Makan, baca bismillah, percaya dan berserahlah hanya kepada-Nya!"

(ism, Sumber: bincangsyariah.com)

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik