CONNECT WITH US!

Kelahirannya Mengislamkan Ribuan Penduduk Afrika

Reporter : Ayik | Jumat, 12 September 2014 10:30
Syarifuddin Khalifah
Di tengah kebiasaan bayi-bayi belajar mengucapkan satu suku kata seperti panggilan 'Maa...'atau lainnya, Syarifuddin Khalifah pada usianya yang baru empat bulan mulai mengeluarkan lafal-lafal 'aneh'

Dream - Seorang anak dari keluarga non Muslim tiba-tiba mampu menghafal Al Qur’an dan salat secara benar di usia 1,5 tahun. Tak cukup, dia juga menguasai lima bahasa asing pada usia lima tahun. Pengaruhnya telah mengislamkan lebih dari 1.000 orang. 

Itulah kenyatannya hingga dia disebut sebagai bocah ajaib, sebuah tanda kebesaran Allah. Siapa dia ? 

Syarifuddin Khalifah, nama bocah itu. Ia dilahirkan pada tahun 1993 di kota Arusha, Tanzania. Tanzania adalah sebuah negara di Afrika Timur yang berpenduduk 36 juta jiwa. Hanya sekitar 35 persen penduduknya yang beragama Islam.

Di tengah kebiasaan bayi-bayi belajar mengucapkan satu suku kata seperti panggilan “ Ma” atau lainnya, Syarifuddin Khalifah pada usianya yang baru empat bulan mulai mengeluarkan lafal-lafal “ aneh.”

Beberapa tetangga serta keluarga Domisia dan Francis terheran-heran melihat bayi itu berbicara. Mulutnya bergerak pelan dan berbunyi:”Fatuubuu ilaa baari'ikum faqtuluu anfusakum dzaalikum khairun lakum ‘inda baari-ikum, fataaba ‘alaikum innahuu huwat tawwabur rahiim.”

Kini usianya menginjak 21 tahun, bayi itu sudah remaja, setelah ribuan orang di Tanzania-Kenya memeluk agama Islam berkat dakhwahnya semenjak kecil. Ia pun pandai berceramah dan menterjemahan al-Quran ke berbagai bahasa tersebut. Hal pertama yang sering ia ucapkan adalah: “ Anda bertaubat, dan anda akan diterima oleh Allah Swt.”

Bagaimana kelanjutan Syarifuddin Khalifah, Ingin tahu kisahnya lebih lanjut? Yuk simak disini http://bit.ly/1AAXmjL

 

Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res

Laporan Khusus - Pertumbuhan Muslim di Benua Biru