Kenapa Puasa Wajib Ada di Bulan Ramadan?

Reporter : Dwi Ratih
Minggu, 2 Mei 2021 16:51
Kenapa Puasa Wajib Ada di Bulan Ramadan?
Berikut penjelasan lengkapnya.

Dream - Pertanyaan seperti 'Kenapa puasa diwajibkan saat Ramadan saja?', 'Kenapa Ramadan jadi bulan paling spesial di antar bulan Islam lainnya?', 'Kenapa dan kenapa lainnya?', tampaknya pernah ada di benak Sahabat Dream waktu kecil atau justru masih terngiang-ngiang sampai sekarang?

Sejarah puasa Ramadan bagi umat Islam memiliki makna yang sangat mendalam. Terutama untuk mempercayai adanya kewajiban atas pelaksanaan perintah Allah SWT.

Puasa juga dilakukan tidak hanya saat waktu bulan Ramadan saja. Umat Islam juga melakukan puasa lain di luar bulan Ramadan namun hukumnya adalah sunah.

Perintah untuk melaksanakan puasa sendiri sudah tercantum dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183 berikut ini:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.

1 dari 2 halaman

Sejarah puasa Ramadan

Pada awalnya puasa Ramadan mulai disyariatkan pada 10 Sya'ban tahun kedua Hijriah Sekitar setengah tahun setelah umat Islam berhijrah dari Mekah menuju Madinah.

Atau pada saat setelah umat Islam diperintahkan untuk memindahkan kiblat yang sebelumnya mengarah ke Masjid Al-Aqsa ke Masjidil Haram.

Kemudian menurut hadis yang diriwayatkan dari Mu'adz bin Jabal, sebelum mendapatkan perintah untuk puasa Ramadan, Nabi Muhammad SAW telah melaksanakan puasa 'Asyura dan puasa tiga hari setiap bulannya.

Kemudian puasa Ramadan mulai diwajibkan pada tahun ke-2 Hijriah atau 624 Masehi. Hal ini juga bersamaan dengan disyariatkannya sholat Id, zakat fitrah, dan kurban.

2 dari 2 halaman

Hadis tentang Puasa Ramadan

Sejarah puasa Ramadan juga dijelaskan melalui beberapa hadis. Hadis-hadis ini menyebutkan puasa Ramadan adalah amalan wajib umat Islam, seperti hadis riwayat Ahmad, Nasa’i, dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ Nomor 55

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: " Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, di mana Allah mewajibkan puasa di bulan itu kepada kamu. Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan durhaka dibelenggu. Di bulan itu terdapat suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barangsiapa dihalangi mendapatkan kebaikannya, maka ia telah terhalangi."

Demikian pula dalam hadis diriwayatkan Bukhari dan Muslim

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, " Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."

Sumber: Liputan6

Beri Komentar