Ketika Abu Jahal Tunduk Pada Perintah Rasulullah SAW

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 15 Mei 2019 12:00
Ketika Abu Jahal Tunduk Pada Perintah Rasulullah SAW
Abu Jahal mendengar suara sangat mengerikan ketika Rasulullah mengetuk pintu rumahnya.

Dream - Abu Jahal merupakan sosok petinggi Quraisy yang sangat membenci Rasulullah Muhammad SAW. Dia beranggapan Rasulullah telah merusak tatanan yang sudah ada sejak nenek moyangnya dengan menyebarkan ajaran baru.

Abu Jahal bahkan punya niat yang sangat jahat, ingin membunuh Rasulullah. Melihat bencinya Abu Jahal, tentu sangat tidak mungkin jika ia menuruti apapun perintah Rasulullah.

Nyatanya, dia juga patuh pada perintah Rasulullah. Tentu bukan soal keyakinan karena Abu Jahal tidak rela meninggalkan kepercayaan lamanya.

Suatu hari, Abu Jahal menemui pria bernama Al Arasyi untuk membeli unta. Tetapi, Abu Jahal selalu menunda-nunda pembayarannya.

Tidak sabar dengan Abu Jahal, Al Arasyi datang ke sekumpulan orang Quraisy untuk meminta bantuan. Dia ingin mereka menegus Abu Jahal agar segera membayar unta yang telah dibelinya.

1 dari 2 halaman

Minta Bantuan Rasulullah

Tetapi, mereka menyarankan Al Arasyi menemui Rasulullah. Niat mereka mengejek Rasulullah yang selalu menjadi korban keburukan Abu Jahal.

Al Arasyi menuruti saran mereka dan datang kepada Rasulullah. Dia pun meminta bantuan Rasulullah untuk menagihkan uang unta kepada Abu Jahal.

Rasulullah menerima permintaan Al Arasyi dan mengajak pria itu pergi ke rumah Abu Jahal. Sampai di rumah Abu Jahal, Rasulullah memanggil si empunya rumah.

" Siapa Anda?" ucap Abu Jahal dari dalam rumah.

" Muhammad," jawab Rasulullah.

2 dari 2 halaman

Wajah Pucat Abu Jahal

Abu Jahal lalu keluar rumah dengan wajah pucat. Rasulullah lalu meminta Abu Jahal untuk memenuhi kewajibannya kepada Al Arasyi.

" Berikanlah hak orang ini," kata Rasulullah.

" Jangan pergi dulu, aku akan mengambilnya," ucap Abu Jahal.

Rasulullah lalu menunggu Abu Jahal sampai uang itu diberikan.

Peristiwa itu rupanya dilihat oleh sejumlah orang Quraisy. Mereka heran dengan Abu Jahal yang patuh pada perintah Rasulullah.

" Celakalah engkau, Hai Abdul Hakam (Abu Jahal). Kami belum pernah melihat perlakuanmu yang sebaik itu terhadapnya," kata salah satu dari mereka.

Abu Jahal seketika menjawab, " Celakalah kalian ini, demi Allah sewaktu ia mengetuk pintu rumahku, tiba-tiba aku mendengar suara yang mengerikan sekali. Aku sangat takut dibuatnya, dan tiba-tiba di atas kepalaku terdapat unta pejantan yang belum pernah aku lihat ada unta sebesar itu."

Sumber: bincangsyariah.com

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'