Nasib Bocah Keturunan HIV/AIDS, Sendiri Hadapi Dunia

Reporter : Ayik
Jumat, 19 September 2014 19:04
Nasib Bocah Keturunan HIV/AIDS, Sendiri Hadapi Dunia
Ah Long harus mengurus kehidupannya sehari-hari sndiri karena kedua orang tuanya telah meninggal dunia akibat penyakit HIV/AIDS.

Dream - Kisah memilukan datang dari negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Seorang anak kecil berusia 6 tahun harus hidup sebatang kara di kaki bukit Gunung Malu, Liuzhou di provinsi Guanxi.

Lahir dari kedua orangtua yang mengidap penyakit mematikan HIV/AIDSmembuat perjalanan bocah kecil ini penuh haru.

Ah Long harus mengurus kehidupannya sehari-hari sendiri karena kedua orangtuanya telah meninggal dunia akibat penyakit itu. Kerabat serta masyarakat sekitar enggan berinteraksi dengan Ah Long, karena dianggap akan menularkan virus yang diturunkan kedua orangtuanya.

Nenek kandung Ah Long yang berusia 84 tahun sering mengunjunginya. Namun hanya sekadar memberikan makan lalu meninggalkannya sendiri di gubuk kaki bukit Gunung Malu. Ah long hanya tinggal bersama anjing kesayangan yang setia menemani yakni Lao Hei.

Teman-temannya sontak menjauhi bocah laki-laki itu. Bahkan seorang dokter pun enggan datang jika Ah Long mengalami kondisi kurang sehat

Penasaran dengan kisang malang yang dialami Ah Long? Yuk baca selengkapnya disini http://bit.ly/1uhA5B2 (Ism)

 

Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting