Kisah Anak Jenderal TNI Masuk Akmil Tanpa Bantuan Ayah

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 4 Juni 2021 10:12
Kisah Anak Jenderal TNI Masuk Akmil Tanpa Bantuan Ayah
Putra keduanya eks KASAD Jenderal TNI Mulyono diketahui mengikuti jejak sang ayah masuk ke akademi militer, namun ada kisah menarik dibeakangnya.

Dream - Buah tak jatuh dari pohonnya. Frasa ini yang berlaku bagi anak eks KSAD Jenderal (Purn) TNI Mulyono. Putra ke duanya mengikuti jejak sang ayah masuk ke akademi militer, namun ada kisah menarik di belakangnya.

Dalam video unggahan kanal YouTube Gultom82, Mulyono membeberkan kisah anaknya yang masuk akmil murni tanpa bantuannya.

" Saya punya anak nomor dua, dia mau masuk bukan karena saya. Dia saya gembleng habis-habisan, dari mulai dia renang tidak bisa. Dari dia kalau saya ajak lari dapat satu kilo 'Pa, sakit pa sebentar. Pulang' dan sebagainya. Tapi begitu dia enam bulan menjelang dia lulus, saya tanya 'kamu masuk taruna atau tidak?'," ungkap Mulyono.

 

 

1 dari 4 halaman

Latihan dan Ujian Sendiri

Mulyono mengaku melatih sendiri sang anak, mulai dari berenang hingga lari.

eks KASAD Jenderal TNI Mulyono© Merdeka.com

" Begitu dia ngomong 'Saya ingin masuk Taruna', mulai saat itu di belakang rumah saya kasih. Setiap minggu saya ajak lari, renang saya latih. Saya latih sendiri, saya siapkan sendiri," sambungnya.

2 dari 4 halaman

Lolos Akmil

Saking jujurnya, sang jenderal menyuruh anaknya mengikuti tes tanpa bantuan dirinya. Ia tidak mau sang anak diloloskan hanya karena dirinya ditugaskan di Pangdam Jaya.

" Anak saya murni lulus nomor 42, bukan karena saya," jelasnya.

" Saya Pangdam Jaya, kamu (anak) enggak boleh daftar sini. Kamu daftar di Bandung, daftar di sana enggak ada yang ikuti. Kamu renang sendiri, berarti tesnya di Brigif 15 di Cimahi. Kamu coba renang di sana sendiri bisa," ungkapnya.

 

3 dari 4 halaman

Beri Pesan Penting

Sang jenderal menegaskan, jika ada seseorang datang menghadap dirinya dan meminta bantuan untuk diloloskan ke Akademi Militer, secara tegas ia akan menolak.

" Jadi saya kalau ada orang menghadap saya 'Pak minta izin titip anak saya mau di Taruna', siapkan dengan baik. Yang bikin lulus bukan saya, tapi anak. Saya tidak bisa meluluskan orang yang tidak lulus, berdosa saya. Saya disumpah," tutupnya.

Sumber: Merdeka.com

4 dari 4 halaman

Ini Videonya

Beri Komentar