Kisah Cinta JK dan Mufidah Kalla, Jatuh Hati Pada Detik Pertama

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Minggu, 4 April 2021 16:00
Kisah Cinta JK dan Mufidah Kalla, Jatuh Hati Pada Detik Pertama
Cinta JK untuk Mufidah bagaikan samudera lautan.

Dream - Mantan Wakil Presiden Indonesia, Yusuf Kalla, dan istrinya, Mufidah, punya kenangan pertemuan pertama yang menarik untuk disimak. Kisah keduanya bermula saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri III Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat itu, benih-benih cinta mulai muncul pada tahun 1962 ketika JK masih duduk di bangku kelas dua SMA, sedangkan Mufidah merupakan murid baru di kelas satu SMA.

Mufidah merupakan perempuan keturunan Minangkabau yang lahir di Sibolga, 12 Februari 1943. Jusuf Kalla adalah pria kelahiran Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942. Mufidah bersama keluarganya lalu merantau ke Sulawesi Selatan dan bertemu dengan Jusuf Kalla.

" Kita bersebelahan kelas, karena kau adik kelasku. Aku terpesona dengan kesederhanaanmu. Walaupun kau sempat takut, aku menyukaimu pada detik pertama aku melihatmu," kata Jusuf Kalla dalam sajak berjudul " Setengah Abad yang Indah" .

1 dari 4 halaman

Berjuang Mati-matian Untuk Mufidah

Karakter Mufidah yang bersuara lembut dan selalu tampil tenang dinilai sangat cocok dengan sifat JK yang tangkas serta selalu bertindak cepat. JK juga bercerita betapa keras perjuangannya untuk menaklukkan hati Mufidah.

" Tujuh tahun lamanya aku berusaha untuk mendekati dan meyakinkanmu. Tapi engkau seperti jinak-jinak merpati, sama dengan nama jalan di depan rumahmu. Antara mau dan tidak, sering membingungkan tidak jelas. Aku bersabar berjuang dengan waktu," ujarnya.

JK pun harus bersabar dengan berbagai penolakan Mufidah ketika ingin mengajaknya pergi berkencan. Misalnya, Mufidah yang tak pernah mau dibonceng dengan vespa. Kemudian, adik-adik Mufidah yang seperti Paspampres karena selalu mengawalnya saat berkencan.

" Selama tujuh tahun kita hanya sekali nonton bioskop. Itu pun dengan teman-temanmu. Sehingga untuk bisa memegang tanganmu saja sulit," ucap Jusuf Kalla.

JK menuturkan harus bersabar mendengar petuah-petuah dari orangtua Mufidah tiap kali bertamu ke rumah. Dia menjelaskan bahwa perbedaan adat antara Bugis dan Minang membuat usaha pendekatannya makin sulit. Tak jarang beliau mendapatkan perlakuan yang cukup ketat dari mertuanya.

" Keras sekali perjuanganku tapi demi menatapmu akhirnya kau luluh juga. Ayahku akhirnya memahami perbedaan adat kita, selain Ibuku dan sahabatnya memberi nasihat. Mungkin juga setelah membaca buku Hamka Tenggelamnya Kapan Van Der Wijck. Semua itu karena untuk melihat senyummu," tutur Jusuf Kalla.

2 dari 4 halaman

Dijodohkan

Perjalanan kisah keduanya bak kisah Siti Nurbaya penu pilu, sebab Mufidah saat itu ternyata sudah dijodohkan dengan pria lain. Padahal, cinta JK kepada Mufidah sudah tak lagi terbendung.

Bahkan, JK sudah berniat untuk segera melamar dan mempersunting pujaan hatinya itu.

Cinta JK yang begitu mendalam tak menyurutkan niatnya untuk terus mengejar cinta Mufidah. Demi bisa bertemu Mufidah, JK pun rela mendaftar sebagai asisten dosen di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Mufidah pada saat itu memang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi UMI.

Bukan hanya itu, Jusuf Kalla juga menabung di bank tempat Mufidah bekerja.

 

 

3 dari 4 halaman

Berbuah Manis

Bak gayung bersambut, usaha dan perjuangan JK pun membuahkan hasil. Pada 1966, keduanya pun bertunangan dan akhirnya naik ke pelaminan pada 1967.

Mufidah menikah dengan JK saat karirnya di Bank BNI 46 sedang cemerlang. Saat itu, Mufidah sedang dipromosikan menjadi Wakil Pimpinan BNI 46 Cabang Sarinah, Makassar.

Mufidah selalu setia mendampingi Jusuf Kalla baik saat sang suami masih jadi pengusaha, politikus, dan menjadi Wapres. Mufidah sering kali terlihat mendampingi JK ketika bertugas ke luar daerah dan ke luar negeri.

 

4 dari 4 halaman

Hidangan Terenak di Dunia

Menurut JK, masakan sang istri adalah makanan terenak baginya. Hal itulah yang membuat keluarga JK jarang makan di resrotan. Dia menyebut Mufidah adalah ahli masak terbaik.

" Di kantor pun, setiap hari kau kirim makanan. Teman-teman selalu menunggu apa yang akan kau hidangkan. Kau tahu cintamu terus mengitariku karena hidangan yang kau buat," ucap JK.

Pernikahan Jusuf Kalla dan Mufidah akan memasuki usia ke-57 tahun. Pernikahan keduanya dikaruniai 5 orang dan 15 cucu. Setelah tak lagi menjadi Wapres, JK kini fokus menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia dan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia.

Sumber: liputan6.com

Beri Komentar