Cinta Suami Istri Ini Bersemi di Depan Makam Keluarga

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 12 Agustus 2021 10:00
Cinta Suami Istri Ini Bersemi di Depan Makam Keluarga
Kisah romansa satu ini memang benar-benar tak tertebak!

Dream - Pertemuan seseorang lelaki atau perempuan dengan pasangan hidupnya memang tak pernah bisa ditebak. Ada yang bertemu di saat-saat tak terduga seperti sepasang kekasih yang dipertemukan di depan pusara orang tua.

Kisah romansa ini diceritakan seorang pria bernama Maxx melalui akun Twitter, @sixthformpoet. Tanpa pernah diduga, Maxx bertemu bertemu istrinya saat keduanya berada di areal pemakaman.

Kala itu Maxx mengaku sedang mengunjungi makam ayahnya dan membawa bunga untuk berziarah. Kegiatan ini rutin dilakukan Maxx dalam hidupnya selepas sang ayah meninggal dunia.

Suatu hari Maxx baru menyadari jika kuburan di sebelah pusara ayahnya tidak pernah mendapat kiriman bunga atau keluarga yang melayat.

1 dari 4 halaman

Berziarah 2 Minggu Sekali

Dilansir dari Daily Star, Selasa 10 Agustus 2021, Matt mengatakan bahwa makam itu dihuni seorang pria yang meninggal di usia 37 tahun. Selama berziarah ke makam orang tuanya, Maxx melihat tak pernah ada seorang pun yang datang berziarah ke makam tersebut.

Prihatin melihat kondisi itu, Matt memutuskan untuk membelikannya bunga untuk diletakkan di makam tersebut. Setiap dua minggu selama lebih dari dua tahun, ia tidak pernah absen membawakan bunga untuk pria yang bahkan tidak dikenalnya.

" Jadi, saya mulai membelikannya bunga. Aku tahu kedengarannya aneh tapi aku mulai menganggapnya sebagai tema," ujar Matt.

© Dream
2 dari 4 halaman

Ternyata Penghuni Makam Seorang Pembunuh

Hingga pada suatu titik, Matt penasaran dengan sosok pria tersebut dan mencari tahu melalui mesin pencarian Google.

Bulu kuduk Matt langsung berdiri mendapati hasil yang ditampilkan Google. Alasan kuburan itu tidak pernah ada yang mendatangi pun terjawab sudah.

Rupanya penghun makam di sebelah mendiang ayahnya adalah seorang pembunuh yang telah menghabisi nyawa istri, orang tua, lalu melompat di depan kereta pada Hari Natal.

" Saya merasa sedih pada istri dan orang tuanya," katanya.

 

3 dari 4 halaman

Momen Pertemuan dengan Istri

Merasa bersalah atas apa yang dia lakukan dan berutang permintaan maaf pada ketiga korban pembunuhan tersebut, Matt akhirnya mencari tahu dimana ketiga korban dimakamkan.

Sambil membawa bunga, ia berziarah dan meminta maaf atas apa yang telah ia lakukan.

" Ketika saya berdiri di kuburan mereka bergumam minta maaf, seorang wanita muncul di belakang saya."

" Dia ingin tahu siapa aku dan mengapa aku meninggalkan bunga untuk bibinya dan kakek-neneknya. Canggung."

 

© Dream
4 dari 4 halaman

Kini Menjadi Istrinya

Terkejut dengan kedatangan wanita tersebut, Matt pun menjelaskan maksud dan tujuan ia melakukan ziarah. Mencari kesempatan, ia pun langsung mengajak wanita tersebut untuk pergi berkencan dengannya.

" Luar biasa, dia menjawab ya. Dua tahun kemudian dia menjawab 'ya' lagi ketika saya memintanya menikah dengan saya."

Sekarang, pasangan itu telah menikah dan telah menjadi orang tua.

Sumber: Daily Star

Beri Komentar