Kisah Kakek Tua dengan Satu Kaki, Semangat Berjualan Koran demi Hidupi Keluarga

Reporter : Reni Novita Sari
Selasa, 14 September 2021 13:00
Kisah Kakek Tua dengan Satu Kaki, Semangat Berjualan Koran demi Hidupi Keluarga
Kisah Kakek Balki sungguh menguras air mata

Dream - Hidup sejahtera di hari tua adalah impian setiap orang. Sayangnya, tak semua orang mendapatkan keberuntungan tersebut. Kakek Balki salah satunya. Di usianya yang telah menginjak 73 tahun, Kakek Balki tetap harus bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga.

Ditambah lagi dengan keterbatasan fisiknya. Ya, Kakek Balki hanya punya satu kaki. Dengan bantuan tongkat, Kakek Balki terus berjuang dengan berjualan koran di sepanjang jalan.

Meski harus bersusah payah, hal tersebut tak menyurutkan semangat Kakek Balki demi istri tercinta yang setia menunggunya di rumah. Mau tahu kisah selengkapnya, simak ulasannya berikut ini!

1 dari 4 halaman

Berjualan Koran dengan Satu Kaki

ilustrasi© Foto : Donasionline.id

Sehari-harinya Kakek Balki berjualan koran demi memenuhi tanggung jawab sebagai seorang suami. Ia berjualan koran dengan bantuan tongkat yang selalu setia menemani tiap langkahnya. Kakek paruh baya ini berjualan dari pukul tujuh pagi hingga 12 siang.

Sebetulnya, kakek Balki sudah tidak sanggup lama-lama beraktifitas. Namun dia tak punya pilihan untuk terus melanjutkan kehidupan.

" Kakek punya istri di rumah yang harus dinafkahi. Kakek ingin terus sehat supaya bisa terus bekerja dan mencari nafkah yang halal,” ucapnya kakek Balki dilansir dari akun Instagram @rumahyatim.

2 dari 4 halaman

Keuntungan Menjual Koran

ilustrasi© Foto : Donasionline.id

Pekerjaan yang dilakukan oleh kakek Balki menghasilkan keuntungan yang jauh dari kata cukup. Untuk satu koran, Kakek Balki hanya mendapatkan upah seribu perak.

Biasanya, Kakek Balki hanya bisa menjual sebanyak 20 koran. Namun jika keadaan sedang sepi, kakek Balki terkadang hanya bisa menjual lima koran saja.

" Kadang 20 koran yang terjual, untungnya cuma seribu dari tiap koran buat kakek. Kalau lagi sepi, paling koran yang laku hanya 5,” ucap Kakek Balki, lirih.

3 dari 4 halaman

Kejadian Nahas yang Menimpa Kakek Balki

ilustrasi© Instagram/rumahyatim

Menurut laman Donasionline.id, Kakek Balki pernah mengalami kecelakaan 30 tahun silam. Saat itu, motor yang ia kendarai bersama temannya menabrak sebuah mobil. Nahasnya, Kakek Balki yang ada di belakang terjatuh ke tengah jalan. Belum sempat bangun, paha kakek tertabrak oleh mobil yang tengah melewati jalan.

Keadaan terus memburuk hingga akhirnya kaki bagian kiri kakek Balki harus diamputasi. Sejak saat itulah Kakek Balki kehilangan mata pencahariaannya yang utama sebagai buruh tani dan mulai berjualan koran.

" Awalnya kakek seorang buruh tani, tapi sejak kecelakan puluhan tahun lalu yang menyebabkan kakinya diamputasi, kakek tak bisa lagi jadi buruh tani," tulis keterangan akun Instagram.

4 dari 4 halaman

Tak Ingin Menyusahkan Orang Lain

ilustrasi© Foto : Donasionline.id

Kakek Balki sebenarnya memiliki anak, namun semuanya telah menikah dan tinggal terpisah dengannya. Selain itu, kondisi ekonomi anak Kakek Balki juga tak beda jauh dari kondisinya saat ini.

Setiap hari Kakek Balki berdoa agar senantiasa diberi kesehatan agar tetap bisa bekerja. Pasalnya ia tak pernah mau menggantungkan hidupnya kepada orang lain meski memiliki keterbatasan fisik.

 

Beri Komentar