Kisah Kapolres di Bangka Belitung Habiskan Gaji untuk Bangun Rumah Kakek Miskin

Reporter : Sugiono
Selasa, 21 Juli 2020 15:13
Kisah Kapolres di Bangka Belitung Habiskan Gaji untuk Bangun Rumah Kakek Miskin
"Mungkin sejarah kapolres bantu rumah ya, semoga beliau diberikan kesehatan."

Dream - Aksi seorang pejabat Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dapat pujian netizen dan viral. Di tengah pandemi Covid-19, dia menyumbangkan seluruh gajinya untuk masyarakat.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Babel, AKBP Ferdinand Suwarji, rela tidak mendapat gaji selama tiga bulan demi membantu warga yang membutuhkan.

AKBP Ferdinand menyisihkan gaji pokoknya selama tiga bulan untuk membangun rumah warga miskin bernama Kakek Alpa, yang tinggal di sebuah gubuk seluas 2x3 meter yang cukup memprihatinkan.

Warga RT 02 RW 04, Kampung Lalang, Kelurahan Tanjung Ketapang, Toboali, Basel, itu tinggal di rumah setinggi 1,5 meter dengan dinding plastik semen dan lantai tanah liat.

1 dari 4 halaman

Kasihan Lihat Kondisi Gubuk Tak Layak Huni

Kakek Alpa yang selama ini hidup sebatangkara sekarang telah menempati rumah baru yang jauh lebih layak dari gubuk lamanya.

Rumah permanen berukuran 5x6 meter yang dibangun Kapolres Basel itu berdiri di samping gubuk lamanya yang tanahnya berasal dari hibah keluarga pemilik lahan.

Mengenai aksinya ini, AKBP Ferdinand mengatakan bahwa dia merasa terpanggil melihat kondisi rumah Kakek Alpa setelah mendapat informasi dari rekan wartawan.

" Jadi tiga bulan gaji saya dedidikasikan bantu bangun rumah yang lebih layak huni," kata AKBP Ferdinand.

2 dari 4 halaman

Bagian dari Perayaan Hari Bhayangkara

Menurutnya, apa yang dilakukannya juga bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-74 yang jatuh pada 1 Juli lalu.

" Saya titip rumah sederhana ini semoga bermanfaat," kata AKBP Ferdinand setelah menyerahkan kunci rumah kepada Kakek Alpa.

Sementara itu, Kakek Alpa tampak masih tak percaya dengan rumah barunya itu. Hanya mengucapkan terima kasih berulang-ulang yang bisa dilakukannya.

" Terima kasih, terima kasih, terima kasih," kata Kakek Alpa sedikit terbata-bata akibat terlalu haru.

3 dari 4 halaman

Sejarah Baru di Lingkungan Kepolisian

Adi Sandra, Ketua RT setempat, mengatakan Kakek Alpa hidup berpindah-pindah bergantung pada empati warga.

" Kakek ini pindah-pindah numpang lahan warga, kalau di sini sudah tiga tahunan. Kalau tanah rumah yang dibangun ini hibah dari keluarga pemilik lahan," kata Adi.

Adi pun ikut bahagia dan sangat terharu karena warganya telah menempati rumah yang lebih layak huni.

4 dari 4 halaman

Sejarah Baru

Dia bahkan menyinggung bahwa ini mungkin sejarah baru seorang kapolres membantu warga membangun rumah.

" Saya hanya ingin mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres telah membantu warga kita dan mungkin sejarah kapolres bantu rumah ya, semoga beliau diberikan kesehatan, rezeki melimpah dan jadi panutan masyarakat," pungkas Adi.

Sumber: WowBabel.com

Beri Komentar