Kisah Haru Keluarga 8 Tahun Tinggal di Bekas Kandang Sapi

Reporter : Sugiono
Rabu, 8 Juli 2020 12:03
Kisah Haru Keluarga 8 Tahun Tinggal di Bekas Kandang Sapi
Ayah hanya bisa bekerja serabutan, sementara anak tertua tidak sekolah karena membantu ekonomi keluarga.

Dream - Kemiskinan sebuah keluarga yang tinggal di bekas kandang sapi sejak delapan tahun lalu mendapat perhatian Ustaz Ebit Lew asal Malaysia.

Menurut satu postingan di Facebooknya, pendakwah terkenal itu mengungkapkan rasa terkejut dengan nasib yang menimpa keluarga di Pantai Cahaya Bulan, Kota Bharu, Kelantan itu.

" Terkejut membaca kisah delapan tahun tinggal di kandang sapi. Tak sangka ada orang tinggal di tempat seperti itu, dibersihkan untuk dijadikan tempat tinggal," kata Ustaz Ebit.

1 dari 4 halaman

Pernah Punya Rumah Tapi Terbakar 8 Tahun Lalu

Menurut Ustaz Ebit, rumah yang didiami keluarga itu sebelum ini musnah dalam satu insiden kebakaran pada delapan tahun lalu.

" Rumah yang dulu terbakar. Yang sekarang panas dan sempit, tapi bersih rapi. Kalau masuk harus tunduk karena sangat rendah.

" Yang tinggal di sini adalah pasangan suami istri bersama tiga anak masih kecil. Abang (yang tinggal di sini) bekerja serabutan," katanya.

2 dari 4 halaman

Anak Pertama Bantu Ekonomi Keluarga

Ustaz Ebit menambahkan anak sulung pasangan suami istri itu ikut bekerja untuk membantu keluarganya.

" Anak pertama laki-laki, berusia 12 tahun. Dia bekerja di toko orang. Dapat upah 10 ringgit (Rp34 ribu) sehari katanya.

" Rumah mereka ini membuat hati ini sedih. Betapa berbedanya hidup mereka dengan kita," kata Ustaz Ebit.

3 dari 4 halaman

Bisa Pindah di Rumah yang Lebih Layak

Namun Ustaz Ebit merasa lega dan senang karena bisa mendapatkan sebuah rumah yang layak untuk keluarga tersebut.

" Waktu membaca ada keluarga tinggal di kandang sapi di dekat Kota Bharu, saya merasa sedih. Langsung menuju ke sana.

" Syukur Alhamdulillah, hari ini kami bisa memindahkan mereka ke sebuah rumah dua lantai di Tumpat. Saya sudah bayar uang muka dan akan biayai bulan-bulan berikutnya, InsyaAllah," katanya.

Melalui postingan terbarunya, Ustaz Ebit juga membelikan beberapa alat rumah tangga dan perabotan untuk digunakan keluarga tersebut.

" Saya belikan untuk mereka dan anak-anak lemari es, mesin cuci, rice cooker, kipas angin dan lain-lain. Kasih sedikit uang belanja. Semoga jadi awal kebaikan hidup mereka," kata Ustaz Ebit.

4 dari 4 halaman

Mengundang Simpati Netizen

Postingan Ustaz Ebit Lew itu mengundang simpati dari netizen. Beberapa menyindir ketidakpedulian pemimpin kota dan anggota dewan.

" 8 tahun? Apa yang dilakukan oleh para pemimpin kota dan anggota dewan ketika rakyat mereka dalam kemiskinan? Sangat menyedihkan dan memilukan," kata seorang netizen.

" Jangankan anggota dewan. Tetangga sebelahnya itu rumahnya besar," kata netizen lainnya.

Ada juga netizen yang memuji keluarga itu yang tetap menjaga kebersihan meski tinggal di tempat yang identik dengan bau busuk dan kotoran.

" Alhamdulillah lihat keluarga ini, walaupun (hidup) susah tapi kebersihan tetap terjaga. Seperti yang saya lihat, lingkungan rumah sangat bersih. Sementara sebagian orang punya masalah, anak-anak sudah dewasa tetapi kebersihan mereka tidak terjaga," kata netizen tersebut.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar