CONNECT WITH US!

Kisah Nyata! Makam Dibongkar, Mayat Duduk Bersila Baca Yasin

Reporter : Sandy Mahaputra | Sabtu, 2 April 2016 07:02
(sumber: Dunia7misteri.com)

Jasad Pacar yang Dibunuh di Bekasi Ditolak Tukang Gali Kubur

Dream - Pemuda asal Kabupaten Bekasi nekat menghabisi nyawa pacarnya yang berinisial RR (20). Pelaku kesal setelah korban meminta mengakhiri hubungan asmaranya. 

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi, Iptu Makmur menjelaskan, pembunuhan itu berawal saat pelaku bernama Jatmiko, datang ke kontrakan korban.

Lokasi kontrakan korban berada di Kampung Cijingga Rt 002/003 Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Maksud kedatangan pelaku untuk memastikan hubungannya.

" Sebelumnya keduanya sempat cek-cok mulut, sampai akhirnya pelaku membunuh korban dengan cara mencekik leher dan membekap mulut dengan jaket," kata Makmur, hari ini.

Pelaku yang berhubungan dengan korban sejak pertama kali bekerja di sebuah perusahaan sama sekitar 6 bulan lalu itu, tak terima ketika korban meminta putus. Apalagi, korban memilih lelaki lain.

" Korban sudah punya calon lagi dan bertunangan, pelaku tak terima," jelasnya.

Saat korban telah meninggal pelaku ini sempat berniat menolong nyawa korban dengan membawanya ke RS Siloam Cikarang. Namun, karena takut pelaku mengurungkan niatnya dan memilih membawa korban dengan mobil sewaan jenis Honda Mobilio ke kampung halamannya di Tasik, Jawa Barat.

" Saat sampai di Tasik dia ketemu orang yang biasa menguburkan jenazah di TPU Cinehel. Tapi tukang gali kuburan itu menolak karena mayat korban belum dikafani," jelas Makmur.

Selanjutnya, pelaku disarankan membawa korban ke RSU dr Sukardjo untuk mengkafani jenazah dan saat itu dia diantar oleh orang ke rumah sakit tersebut. Saat ditanya di rumah sakit, pelaku beralasan korban mengalami kecelakaan.

Kecurigaan muncul saat petugas di kamar jenazah hendak memandikan dan mengkafani korban. Petugas melihat ada bekas jeratan di leher. Petugas bernama Asep itu langsung melaporkan ke pihak kepolisian Tasikmalaya.

Saat diinterogasi polisi, pelaku mengakui jika telah membunuh korban di Bekasi. " Karena kasusnya di Bekasi pelaku pun dilimpahkan ke kami dan untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan lebih dalam," tambah Makmur.

Jatmiko yang sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Cikarang Selatan dikenakan pasal 338 sub 351 (1), (3) KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. (Ism)



Merdeka Update - Kisah tragis Zoya hingga GIIAS 2017