Kisah Nyata, Penggali Kubur Tiduri Jenazah Gadis Hingga Seperti Ini

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 29 April 2020 13:26
Kisah Nyata, Penggali Kubur Tiduri Jenazah Gadis Hingga Seperti Ini
Pada suatu hari, dia mencuri kain kafan jenazaha seorang gadis yang baru dikuburkan. Namun, saat itu membuat nafsunya bangkit.

Dream - Ini kisah yang tertulis dalam kitab Mukasyafah Al Qulub, karangan Imam Ghazali. Cerita tentang pemuda penggali makam yang suka mencuri kafan pembungkus jasad yang telah dia kuburkan.

Pada suatu hari, dia mencuri kain kafan jenazaha seorang gadis yang baru dikuburkan. Namun, saat itu membuat nafsunya bangkit. Pemuda itu lalu menyetubuhi jasad gadis itu.

Namun, pemuda itu kemudian menyesal. Dia terus menangis di depan rumah Rasulullah. Sehingga terlihat Umar Al-Khattab dan membuatnya menghadap Rasulullah SAW sambil menangis.

 

1 dari 4 halaman

Melihat Umar menangis, Rasulullah bertanya, " Wahai Umar, apakah yang membuat engkau hingga menangis seperti ini?"

Jawab Umar, " Ya Rasulullah, ada seorang di muka pintu ini yang yang sudah membakar hatiku."

Berkata Rasulullah, " Ya Umar, bawalah ia masuk." Lalu Umar membawa pemuda yang tengah menangis itu masuk.

Bertanya Rasulullah, " Apakah yang sudah engkau kerjakan hingga engkau menangis?"

2 dari 4 halaman

Pemuda itu menjawab, " Wahai Rasulullah, saya telah lakukan dosa yang besar! Saya sangat takut pada Allah SWT yang sangat murka kepadaku."

" Apakah Anda mempersekutukan Allah?"

" Tidak Ya Rasulullah."

" Apakah Anda membunuh jiwa yang Anda tiada hak membunuhnya?"

" Tidak Ya Rasulullah."

" Allah akan mengampunkan dosa anda meskipun sebesar tujuh petala langit dan bumi dan bukit-bukit."

" Wahai Rasul Allah, saya sudah lakukan dosa yang lebih besar dari langit, bumi dan bukit-bukitnya."

" Apakah dosamu itu semakin besar dari Arsy?"

" Dosaku lebih besar."

3 dari 4 halaman

Apakah dosamu lebih besar dari maaf Allah?

Maafnya lebih besar?

Sesungguhnya tidak bisa mengampun dosa besar kecuali Allah yang Maha Besar, yang besar pengampunan-Nya.” Rasulullah bersabda lagi “ Katakanlah wahai pemuda, dosa apakah yang sudah engkau lakukan?

Saya malu akan memberitahumu, Ya Rasulullah.

Rasulullah bertanya dengan kuat “ Beritahu saya apakah dosamu itu?

Begini Ya Rasulullah, kerjaku yaitu sebagai penggali kubur. Saya sudah lakukan kerja menggali kubur selam 7 tahun. Disuatu hari, saya menggali kubur seorang gadis dari kaum Ansar. Setelah saya menanggalkan kain kafannya, jadi saya tinggalkan ia. Tak jauh saya meninggalkannya, jadi naiklah nafsuku. Oleh kerana tidak bisa menahan nafsu, saya kembali pada mayat itu lantas akupun menyetubuhinya. Setelah saya memuaskan nafsu, jadi saya tinggalkan dia. Belum jauh saya mengedar dari situ, tiba-tiba gadis itu bangun dan berkata, ‘Celaka benar anda wahai pemuda! Bukankah anda berasa malu pada Tuhan yang bakal membalas pada hari pembalasan kelak! Apabila tiba masanya setiap orang yang zalim bakal dituntut oleh yang teraniaya! Kau biarlah saya telanjang serta kau hadapkan saya pada Allah S. W. T dalam kondisi junub!’ ”

4 dari 4 halaman

Usai Rasulullah mendengar info dari pemuda itu, dengan segera Rasulullah bangun sembari bersabda “ Hai orang yang fasik!, memang layak anda masuk neraka dan keluarlah anda dari sini

Sepanjang 40 hari pemuda itu memohon ampun pada Allah dan saat malam ke 44, ia melihat ke langit sambil berdoa “ Ya Allah, Tuhan pada Rasulullah, Nabi Adam dan Udara, bila Engkau sudah mengampunkannu, jadi beritahulah Rasulullah S.A.W dan para sahabatnya. Bila tak, jadi kirimkan pada saya api dari langit dan bakarlah saya didunia ini dan selamatkan saya dari seksa akhirat.”

Tak berapakah lama selepas momen itu, turunlah Malaikat Jibril A.S menjumpai Rasulullah. Selepas berikan salam Jibril A. S berkata “ Wahai Muhammad, Tuhanmu berikan salam padamu.

Baca kisah selengkapnya di sini.  

Beri Komentar